liv (@aliipaw) 's Twitter Profile
liv

@aliipaw

gamada ir 23

ID: 1342314163859668995

linkhttps://open.spotify.com/playlist/5YfzRE2DmxgKGbIyTj4041?si=ydxrQF3STtaflBD_8utrjw&pi=1YBfDk5jRpaMl calendar_today25-12-2020 03:40:25

7,7K Tweet

803 Followers

985 Following

BABAH👽✨ (@ustadchen) 's Twitter Profile Photo

Yes membahayakan nyawa orang. Yes he could’ve died. But don’t blame these people for working hard. You should KNOW and UNDERSTAND what they’re going through. Blame the fucking government. Orang-orang di luar sini nyoba sebisa mungkin untuk bertahan hidup.

Tyas🧡 (@oceansweil) 's Twitter Profile Photo

Kl cewek juga berkali kali lipat lagi layernya: “Dia paham consent gak ya? What about their view on marital rape? On reproductive control? What’s their view on feminism? Apakah mereka consume media/contents by influencer2 ngabers? Do they laugh on sexual/sexist jokes?” AND SO ON

🌷 (@jjielglowcy) 's Twitter Profile Photo

Guys ini pemerintah udah gak ngasih perhatian ke aceh, ya? 🥲 ini ada beberapa daerah yang kemaren belum terpulihkan, tapi ini udah banjir lagi. Banyak rumah tenggelam, ini gimana? Masa tiap hujan harus luntang-lantung.

Яizal do (@afrkml) 's Twitter Profile Photo

Tau ga ironinya apa? Sebagian ada yg milih dia krn gamau milih capres yg menurut mereka 'omon2' & 'ga bisa kerja' Gamau milih capres yg 'pinter ngomong krn biasanya ga jago kerja' Guess what? What a blessing kita skrg dapet yg both ga pinter ngomong, omon-omon, dan gabisa...

Ravi (@xziaomao) 's Twitter Profile Photo

Begini panduan menikmati Jogja, jika kalian suka membaca buku: 1. Jangan menginap dekat Tugu, jauh dari mana-mana. Menginap di Palagan saja, atau Kaliurang. Soalnya Shira, Solusi, Mojok, Buku Akik, dan Toko Bukunya Bu Kalis Mardiasih itu di Kaliurang semua!

Rifka Annisa Women's Crisis Center (@rawcc) 's Twitter Profile Photo

Mungkin di depan semua keliatan baik-baik aja, sampai kita tahu cerita aslinya. Sampai kita tahu, ternyata banyak yang lagi berjuang diam-diam. Sampai kita benar-benar tahu, teman kita sehat dan bahagia.

Mungkin di depan semua keliatan baik-baik aja,
sampai kita tahu cerita aslinya.

Sampai kita tahu, ternyata banyak yang lagi berjuang diam-diam.

Sampai kita benar-benar tahu, teman kita sehat dan bahagia.
BINGUNG (@bingungharaboji) 's Twitter Profile Photo

mungkin gue sebenernya uda hidup di doa dan mimpi yg gue harapkan itu cuma ga sadar aja. soalnya ketika kita grow, ekspektasi kita berubah lagi ke referensi lain. padahal yg sekarang mungkin harapan kita yg waktu dulu.

adolf (@asyncawaitx) 's Twitter Profile Photo

men to men: tolong banget evaluasi isi obrolan tongkrongan atau grup WA (or apapun) circle lo pada. kalo temen lo udah mulai objektifikasi perempuan, ngelecehin fisik pake bahasa kotor buat becandaan, and you do absolutely nothing about it? you're part of the problem jangan

DrHS (@buruhsiluman) 's Twitter Profile Photo

Perempuan dianalogikan di sini sbg kopsus ya,ges, alias sebagai objek/thing/komoditas/barang. Kata antropolog feminis, Rita Segato, ketika perempuan dipandang sbg barang & teritori yg ingin dikuasai,ini a/ bag dr pedagogi kekejaman, yg berikutnya dpt berkontribusi pd femisida.

savi jeruk 🍊 (@miffiyi) 's Twitter Profile Photo

the bar is so low sampe lu ngerasa ngelecehin perempuan di private group chat adalah hal yang “masih mending”. kalo manusia waras betulan, lu ga akan ngelakuin atau kepikiran hal itu on the first place 😹