wantonly waste, intention erased ⑂ (@willthesheeple) 's Twitter Profile
wantonly waste, intention erased ⑂

@willthesheeple

a sheeple. replies, likes, follows are for bookmarks.

ID: 1564577058646212610

calendar_today30-08-2022 11:33:44

9,9K Tweet

123 Takipçi

608 Takip Edilen

TWINKATRON6969 (@mingifisipol) 's Twitter Profile Photo

Sama kayak cowo2 yg nyari cewe alt woke tp pengen convert mereka jd konservatif tertutup, atau dapet cewe2 karir mapan tapi nyuruh supaya resign dan stay at home, banyak sumpah examplenya. Kalo lu udah punya tipe kenapa gak nyari yang dari awal tipe lu aja sih…

Rin | 🦁🎈YiboShinki (@dyanasthasia) 's Twitter Profile Photo

Tbh, the same thing also happened with parents. Mereka berdoa mau anak pinter dan cerdas, terus stres dan marah-marah kenapa anak 'pinter dan cerdas' itu nggak mau nurut dan banyak nanya/ngelawan. They don't want smart kids, they just want academically bright kids 😂

Faizal (@zalkad) 's Twitter Profile Photo

"Indonesia Terang, Bukan Gelap" Yang bikin heran ini bukan video lama, ternyata ini video baru, aku dapet dari METRO TV barusan, ketika beliau berpidato di acara Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional di Cilacap (29/4) atau hari ini. Prabowo udah berkali-kali bilang

Faizal (@zalkad) 's Twitter Profile Photo

Pemimpin berlatar militer punya kecenderungan memproses kritik sebagai serangan personal, bukan masukan kebijakan. Dalam psikologi ini disebut narcissistic injury, Luka pada citra diri yang dibangun bertahun-tahun. Masih inget gak ketika selesai Pemilu 2014. Prabowo tidak

Pemimpin berlatar militer punya kecenderungan memproses kritik sebagai serangan personal, bukan masukan kebijakan.  

Dalam psikologi ini disebut narcissistic injury,
Luka pada citra diri yang dibangun bertahun-tahun.

Masih inget gak ketika selesai Pemilu 2014.
Prabowo tidak
Faizal (@zalkad) 's Twitter Profile Photo

Perhatikan: Prabowo tidak menyebut nama siapapun. "Pihak-pihak yang menimbulkan kegaduhan" sengaja dibiarkan abstrak. Ini teknik klasik yang disebut scapegoating through ambiguity. Musuh yang kabur lebih berguna dari musuh yang konkret. Efeknya: siapapun yang kritis bisa

Perhatikan: Prabowo tidak menyebut nama siapapun.

"Pihak-pihak yang menimbulkan kegaduhan" sengaja dibiarkan abstrak.  

Ini teknik klasik yang disebut scapegoating through ambiguity. 

Musuh yang kabur lebih berguna dari musuh yang konkret.  

Efeknya: siapapun yang kritis bisa
Faizal (@zalkad) 's Twitter Profile Photo

Foucault pernah bilang: kekuasaan sejati bukan dari senjata, tapi dari siapa yang berhak mendefinisikan realitas. Pemimpin yang merasa wacana publik tidak terkontrol mengalami cognitive dissonance: gap antara citra diri mereka dan citra yang beredar. Pidato berulang adalah

dr. V.K. Sp.KT (@vctrkmng) 's Twitter Profile Photo

Itu kalo di meeting kantor swasta lalu ada yang ngasi stetmen stetmen ajaib macam pejabat pejabat publik sini keknya langsung kena mutasi/rotasi minimal dimaki 🤣

rumi (@cieduoti) 's Twitter Profile Photo

orang dengan profesi begini harusnya yang pulang dianter jemput alphard bukan menteri2 goblok yang ga bisa jawab pertanyaan gampang

-KMPL- (@randy_kempel) 's Twitter Profile Photo

melihat dengan mata kepala sendiri: sam oemar, bima, faiz, dan kawan-kawan lain dibui, diulur-ulur prosesnya, dipaksa sidang berbulan-bulan, masuk lapas lagi hingga akhirnya ditangguhkan— belum ngitung framing sosial yang ngecap mereka perusuh. how can i not agree with this?

Video Sejarah (@videosejarah) 's Twitter Profile Photo

Uniknya, ayahanda Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo pun pernah melarikan diri ke luar negeri karena menjadi buronan pemerintah Orde Lama. Bermula dari ketidaksetujuan Soemitro terhadap kebijakan Presiden Soekarno yang dianggapnya terlalu dekat dengan kelompok kiri, ketimpangan

Uniknya, ayahanda Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo pun pernah melarikan diri ke luar negeri karena menjadi buronan pemerintah Orde Lama.

Bermula dari ketidaksetujuan Soemitro terhadap kebijakan Presiden Soekarno yang dianggapnya terlalu dekat dengan kelompok kiri, ketimpangan
acep gepeng ★ (@yearnforjoo) 's Twitter Profile Photo

gw sebenernya agak gedek ya kalo influencer-influencer begini enggan dikerasin. iya, kita sama-sama rakyat. tapi posisi lu-lu pada itu lebih dekat ke atas daripada ke bawah. lebih mudah bagi lu untuk menjadikan pergerakan sebagai pilihan. wajar kalo orang skeptis.

ܒܘܪܟܬܐ (@purebprince) 's Twitter Profile Photo

“Laki-laki tidak bercerita, tiba-tiba ditabrak kereta.” Yang meninggal semua perempuan. Yang ditinggalkan 100% teman, kolega, dan keluarga dari buruh perempuan. Gak usah mimpi basah jadi korban. You are the system.

mel (@gerwanidyke) 's Twitter Profile Photo

Influencer libs kontol pelaku pelecehan juga kontol dan kalian semua kontol karna jadiin ini spectacle dan nge downplay/make trauma korban buat argumen mu

α 🤡🌹🍉 (@_alvacentury) 's Twitter Profile Photo

for oomfies who will be on the street tomorrow, please DO NOT UNDERESTIMATE the importance of preparing before a protest for your own safety. i learned it the VERY hard way through last year's protest and i want more folks to protest safely!!!

for oomfies who will be on the street tomorrow, please DO NOT UNDERESTIMATE the importance of preparing before a protest for your own safety. i learned it the VERY hard way through last year's protest and i want more folks to protest safely!!!
txtdaritax (@txtdaritax) 's Twitter Profile Photo

Gw ga ngerti fungsi tim komunikasi blio Padahal yaa, kl ada yg teriak Indonesia Gelap, bisa dibalas dgn elegan: "Jika hari ini terasa gelap, jadilah lilin. Tak perlu besar, tapi cukup menerangi sekitar, daripada hanya sibuk mengutuk gelap” Dibanding bales "Matanya burem" 🙃🙃