Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile
Rizkyandi Kasih M.I

@rizkyandikasil

27 Y.O, Dropped Out learning Japanese, love playing computer and photography, starting to post R-18 rated content!

ID: 219281363

calendar_today24-11-2010 12:38:13

11,11K Tweet

275 Followers

1,1K Following

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Kayaknya ini jadi concern sendiri Gila aja udah nggak ada sopan santun, malah ngatain orang lain anjing, keluarga sendiri padahal Baru kue, gimana yang lain? Kalau saya sih revengenya abisin makanan/ bensin dari dia, terus balikin kata-katanya, biar tau rasa Tapi ya gitu deh

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Buzzers makin ngeri kalo udah dibayar buat matiin opini Gila aja masalah 98 udah kayak ga ada harganya, malah ada yang bilang diuntungin pas zaman Soeharto lagi, padahal kan semu yak Terus suarakan kawan, sampai pemerintah seperti bumi gonjang-ganjing!

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Kadang ada juga yang emang menggunakan karangannya sebagai pelarian dari masalahnya atau malah membuat masalah Cuma lebih bodoh lagi kalo udah tahu itu ngarang, malah dianggep serius, kayak seolah kemampuan memilahnya gak ada dan jadi sebuah kehebatan, padahal itu hal dasar

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Yang bilang "salah sendiri" itu pada iri, atau menormalisasikan dan meromantisasi sistem yang korup dari negara Indonesia ini Semua nalar kita dimatiin sama pemerintah lewat buzzer dan bansos

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

MBG Tidak dibuat untuk masalah gizi Tapi cuci uang masuk kantong sendiri Orang program belum setshun semua pegawainya jadi PPPK, guru yang 50-60 tahun ngajar statusnya ya honorer aja digaji 200 ribu sampe diincer pinjol Emang dari awal udah salah ngelola program

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Kritik=Nyinyir Padahal tujuan kritik itu memberikan tamparan dan introspeksi Masyarakat tidak akan skeptis, kalau PEMERINTAHNYA BERJALAN SESUAI KEINGINAN MASYARAKAT! Yang terjadi sekarang di Indonesia adalah Negara Oligarki berbalut Republik Semua berpartai Semua punya partai

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Ini paling keras Yang beneran terjun dan niat ke dunia V-Tuber itu ya punya kerjaan juga buat nopang hidup, karena penghasilan mereka dari konten itu dikit di indo Beda sama yang jadi V-tuber cuma buat nyari pasangan terus kalo dapet ngilang

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Lah, kan emang dari dulu juga gitu MUI kemana aja dah? Sibuk ngelobi fatwa biar masyarakat percaya gitu? Giliran BoP ga ada fatwanya, gilak emang lobi-lobi olivarki jual-beli fatwa

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Penyakitnya orang sini emang gitu Sakit hati dikit malah bawa-bawa hal personal, padahal yang dibahas bukan personalnya Jangan dibiasain ya adick-adick, nanti Indonesia kehilangan orang cerdas dan makin banyak orang baperan

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Tapi pak, masih banyak Rakyat yang gajinya dibawah UMR jauh, bahkan di beberapa daerah, UMR/UMK nya juh banget dari kata layak Terus, uang pajak kita yang dipakai bapak dan nggota bapak dikemanain?

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Ini bener nih, seharusnya udah jadi golden standard parenting di dunia sejak dulu Anak itu masih dianggap objek Anak dituntut untuk tidak membantah, anak dituntut untuk menurut, sekarang coba dipikir lagi pakai logika ini Jadi sekarang, siapa yang tidak terbuka dengan kritik?

Rizkyandi Kasih M.I (@rizkyandikasil) 's Twitter Profile Photo

Udah semua, kecuali ke luar negeri, karena geo-politiknya ga stabil, disamping ga punya uang Udah tahu rasanya di-scam, udah tahu rasanya tidak aman, udah tahu rasanya was-was Alasan orang males keluar kota sendirian, karena kondisi Indonesia belum stabil secara adabnya