rough (@oxbims) 's Twitter Profile
rough

@oxbims

just another failure tales

ID: 1830764157303693312

calendar_today03-09-2024 00:26:29

863 Tweet

211 Followers

280 Following

Ndoro Kakung (@ndorokakung) 's Twitter Profile Photo

Homeless media pun boleh bekerja sama dengan pemerintah, asal berani bilang: ini kerja sama, ini paid partnership, ini undangan audiensi, ini forum industri, ini bukan kontrak, ini bukan editorial. Jangan ingin uang, akses, dan legitimasi, tapi alergi pada konsekuensi reputasi.

rough (@oxbims) 's Twitter Profile Photo

Calling it “not genocide, dumbass” is a bold way to announce you prefer confidence over historiography. Matthew Restall has already shown that the narrative around Spanish conquest of the Aztec Empire is far more complex than heroic conquest storytelling or its

rough (@oxbims) 's Twitter Profile Photo

Orang Indonesia itu pecinta hal-hal mistis, contoh saja acara outdoor mau skala RT ataupun internasional, pasti penyelanggara meng-hire seorang jujutsu sorcerer untuk mencegah hujan turun. Bahkan waktu dulu pihak berwajib sedang memburu teroris pun juga minta bantuan jujutsu

Kamil Galeev (@kamilkazani) 's Twitter Profile Photo

The idea that you can "return" to your "ancestral homeland" after 3,000 years, killing and displacing its current inhabitants, is absurd and incompatible with the international peace. Being unacceptable as a general principle, it is unacceptable in this particular case as well

Dosen Kesayanganmu (@direktoridosen) 's Twitter Profile Photo

ngomong panjang lebar soal pendidikan, kemajuan ini itu tai ledig. tapi sinis pas ada yang memperjuangkan gaji guru. bego banget. hak dasar ga dipenuhi, kok ngoceh soal kemajuan pendidikan.

Erasmus Napitupulu (@erasmus70) 's Twitter Profile Photo

Letkol ini tidak punya jurisdiksi dan kewenangan seperti yg disampaikan Pejabat yang tidak memiliki kewenangan kemudian memaksa warga sipil utk melakukan atau tidak melakukan sesuatu yg bertentangan dgn hak warga negara adalah sebuah pelanggaran hukum

rough (@oxbims) 's Twitter Profile Photo

Waktu kecil saat tayangan mistis macam Dunia Lain, Uka-Uka, orang kesurupan yang mulai masuk mode bijuu cloak dan jujutsu sorcerer dengan atribut nangkepin jin lalu dimasukin ke botol. Saya jadi punya pertanyaan, dengan kekuatan supranatural sebesar itu mosok Indonesia masih bisa

Waktu kecil saat tayangan mistis macam Dunia Lain, Uka-Uka, orang kesurupan yang mulai masuk mode bijuu cloak dan jujutsu sorcerer dengan atribut nangkepin jin lalu dimasukin ke botol. Saya jadi punya pertanyaan, dengan kekuatan supranatural sebesar itu mosok Indonesia masih bisa
rough (@oxbims) 's Twitter Profile Photo

A national leader who builds, or allows others to build, statues of themselves while still in office is often associated with authoritarian tendencies and a lack of substantive positive achievements during their tenure.

rough (@oxbims) 's Twitter Profile Photo

Pemikiran seperti ini kategorinya pandir dan dangkal. Negara dengan sistem pendidikan yang baik itu ada karena profesionalitas tenaga pengajarnya, pendidik bertanggung jawab mengajar dengan baik dan benar serta negara/institusi membayar gaji dengan layak. Term guru/dosen harus

rough (@oxbims) 's Twitter Profile Photo

Sebagai muslim saya merasa aneh dengan komentar ini, soalnya sebagai dalam Islam itu wajib tabayyun dulu sebelum komentar, tapi maaf ya ini cuma pemikiran saya saja.

rough (@oxbims) 's Twitter Profile Photo

Saya tidak mengikuti lore Ultraman, jadi di pikiran saya Ultraman itu superhero besar yang melawan kaiju dan cuma punya waktu 3 menit. Film Ultraman: Rising memberi persepsi baru ke saya soal Ultraman, film ini heartwarming dan pas ditonton santai tanpa takut dibubarkan tanpa

Saya tidak mengikuti lore Ultraman, jadi di pikiran saya Ultraman itu superhero besar yang melawan kaiju dan cuma punya waktu 3 menit. Film Ultraman: Rising memberi persepsi baru ke saya soal Ultraman, film ini heartwarming dan pas ditonton santai tanpa takut dibubarkan tanpa
rough (@oxbims) 's Twitter Profile Photo

Saya pernah jadi moderator talkshow, yang jadi narasumber almarhum bang Irwansyah Harahap (dosen etnomusikologi USU) dan ibu Junita Batubara (dosen musik Nomensen). Karena saya memanggil bang Irwansyah dengan "Abang" dan Bu Junita dengan "ibu", di tengah talkshow beliau protes