N30 (@nuherwan) 's Twitter Profile
N30

@nuherwan

Lidah orang yang berakal berada di belakang hatinya, sedangkan hati orang bodoh berada di belakang lidahnya. – Ali bin Abi Thalib

ID: 2547128168

calendar_today05-06-2014 01:31:55

5,5K Tweet

98 Takipçi

324 Takip Edilen

Maria A. Alkaff (@mariaalkaff_) 's Twitter Profile Photo

😭😭 Bahkan jurnalis pun, tak mampu mebendung tangisnya. Airmata Irine Wardani, jurnalis CNN Indonesia, tumpah berkali-kali di liputan bencana Sumatra. Ini live Irine dan kameraman Urip Handoyo dari Aceh. Tetap tegar saudara-saudara korban bencana Sumatra! Sc: imandnugroho

alfatih@ (@alfatih212426) 's Twitter Profile Photo

Dokter Tifa Arsip KR di amankan bariskrin kok bisa ya .. ada yg mungkin punya arsip KR yg sesuai tanggal tersebut .. Monggo di bantu netizen ada koran nasional tanggal 18 Juli 1980 ..?

Rismon Hasiholan Sianipar (@sianiparrismon) 's Twitter Profile Photo

EKSKLUSIF, SURAT KETERANGAN PENYETARAAN IJAZAH SMK GIBRAN, LANGSUNG DARI SOLO. SUKET LEGALISIR TERSEBUT DIPAKAI GIBRAN UNTUK CAWALKOT SURAKARTA PADA 2020 LALU. Inikah calon pemimpin masa depan RI? Tak punya ijazah SMA, suket pun jadi.

EKSKLUSIF, SURAT KETERANGAN PENYETARAAN IJAZAH SMK GIBRAN, LANGSUNG DARI SOLO. SUKET LEGALISIR TERSEBUT DIPAKAI GIBRAN UNTUK CAWALKOT SURAKARTA PADA 2020 LALU.

Inikah calon pemimpin masa depan RI? Tak punya ijazah SMA, suket pun jadi.
🇮🇩PAPUA MUSLIM🇮🇩 (@papuamuslim95) 's Twitter Profile Photo

Yang setujui retweet Perilaku Parcok sangat memaluhkan.. Harga diri Insitusi Polri Sudah Tidak Bagus.. segala yang terjadi Akibat pemimpin polri tidak becus urus Anggota nya. Lebih memaluhkan Lagi, membunuh siswa anak di bawah umur. Model seperti ini biasanya takut di Medan

Yang setujui retweet

Perilaku Parcok sangat memaluhkan..
Harga diri Insitusi Polri Sudah Tidak Bagus..  segala yang terjadi Akibat pemimpin polri tidak becus urus Anggota nya.

Lebih memaluhkan Lagi, membunuh siswa anak di bawah umur. 
Model seperti ini biasanya takut di Medan
Never (@neveral0nely) 's Twitter Profile Photo

SRAGEN – Kasus dugaan peng*niayaan anak bikin geger warga Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Kamis (19/2/2026). Korbannya bukan orang dewasa, tapi balita. Kondisinya memprihatinkan. Seorang pria berinisial P (48), diketahui bernama Purwanto, diduga jadi pelaku. Ia disebut

Wanan (@maspay19) 's Twitter Profile Photo

Ulil Abshar-Abdalla Padahal org NU itu biasa mengkaji kitab kata demi kata. Tapi memahami kalimat UU haji bisa gagal berjamaah. Pdhl kalimatnya jelas dan sederhana. Coba tunjukkan frasa mana dlm UU itu yg bisa diartikan menag boleh merubah kuota selain 92:8?

<a href="/ulil/">Ulil Abshar-Abdalla</a> Padahal org NU itu biasa mengkaji kitab kata demi kata. Tapi memahami kalimat UU haji bisa gagal berjamaah. Pdhl kalimatnya jelas dan sederhana. 

Coba tunjukkan frasa mana dlm UU itu yg bisa diartikan menag boleh merubah kuota selain 92:8?
Ironi Man (@pernah_berharap) 's Twitter Profile Photo

Ulil Abshar-Abdalla Karena gus ulil ulama, sebaiknya dari pada pakai diksi “saya yakin seyakin2nya” lebih baik bilang “Demi Allah saya bersaksi” biar pertanggungjawabannya langsung ke Gusti Allah🙏

Monica (@nenkmonica) 's Twitter Profile Photo

KENAKALAN REMAJA TOLONG DISELESAIKAN DG PENDEKATAN HUMANIS, JANGAN PERLAKUKAN MEREKA SEPERTI KKB. Tindakan oknum TNI yang menganiaya pelajar hingga memohon ampun dengan dalih menertibkan permainan "perang sarung" adalah sebuah bentuk kemunduran profesionalisme. Sangat ironis

Barack Djabal Tira (@barack_dt) 's Twitter Profile Photo

NataliusPigai Kasus oknum todong pistol & aniaya warga, menunjukkan penyalahgunaan wewenang yg mengancam hak sipil. Sejln dgn upya Bpk evaluasi penggunaan senjata api, apa respons & rekom KemHAM agar kasus ini ditangani transparn, korban dilindungi, serta mencegah impunitas serupa di masa dpn?

<a href="/NataliusPigai2/">NataliusPigai</a> Kasus oknum todong pistol &amp; aniaya warga, menunjukkan penyalahgunaan wewenang yg mengancam hak sipil. Sejln dgn upya Bpk evaluasi penggunaan senjata api, apa respons &amp; rekom KemHAM agar kasus ini ditangani transparn, korban dilindungi, serta mencegah impunitas serupa di masa dpn?