Bachot (@mumtazzhashh) 's Twitter Profile
Bachot

@mumtazzhashh

yapping only

ID: 1204814449242038272

calendar_today11-12-2019 17:25:35

3,3K Tweet

53 Takipçi

235 Takip Edilen

Bachot (@mumtazzhashh) 's Twitter Profile Photo

theotown mengingatkanku pada city skyline sama open ttd cuma versi yang lebih lite dengan fitur fitur yang cukup menarik

Info Karir (@karirfess) 's Twitter Profile Photo

BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan

BREAKING: Seorang siswa SMK di Kudus bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi menulis surat terbuka kepada Presiden Prabowo, menolak jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk dirinya dan meminta anggaran tersebut (sekitar Rp6,75 juta untuk 1,5 tahun) dialihkan sebagai tambahan
Iman Zanatul Haeri (@zanatul_91) 's Twitter Profile Photo

Siswa kita tidak punya ruang aman untuk berpendapat di ruang publik. Keamanan fisik, digital dan psikosisial mereka sangat rentan ketika mengkritik program pemerintah. Begitupula guru.

Siswa kita tidak punya ruang aman untuk berpendapat di ruang publik. Keamanan fisik, digital dan psikosisial mereka sangat rentan ketika mengkritik program pemerintah. Begitupula guru.
adit (@dittolongdit) 's Twitter Profile Photo

ternyata negara ini MAMPU loh ya ngasih tunjangan sarana prasarana layak ke satu aspek kalau ada POLITICAL WILLnya. bayangin betapa makmurnya guru-guru kita di pedalaman. bayangin akan betapa majunya pendidikan dan sdm kita kalau fasilitasnya jor-joran gini. what a dream. 🤤

Maarkoa (@solaolwe) 's Twitter Profile Photo

Guys, ada yang baru terjadi di Mahkamah Konstitusi hari ini dan ini adalah salah satu pernyataan paling berani dan paling jujur yang pernah diucapkan di depan sidang resmi oleh seorang akademisi hukum Indonesia. Guru Besar Hukum Tata Negara UGM, Profesor Zainal Arifin,

Guys, ada yang baru terjadi di Mahkamah Konstitusi hari ini dan ini adalah salah satu pernyataan paling berani dan paling jujur yang pernah diucapkan di depan sidang resmi oleh seorang akademisi hukum Indonesia.

Guru Besar Hukum Tata Negara UGM, Profesor Zainal Arifin,