Ray (@kkimray) 's Twitter Profile
Ray

@kkimray

ID: 1956942066

calendar_today12-10-2013 16:12:52

329 Tweet

26 Followers

4 Following

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ seperti bisikan, "Aku juga tidak mengerti." "Maksudmu apa, sih?" "Bagaimana aku masih bisa berkata bahwa aku mencintaimu setelah apa +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ yang kita lewati beberapa bulan belakangan." Dan gadis itu terdiam. Aku cukup mengerti akan menerima reaksi seperti itu. Karena +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ beberapa bulan belakangan yang aku maksud adalah beberapa bulan tanpa kebersamaan. Beberapa bulan tanpa ada kata 'kita', hanya ada 'aku' +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ dan 'dirinya' dalam dua kosakata yang terpisah. Disaat situasi semakin kaku akan kesunyian, aku meraih tangannya. Menggenggam jemari +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ rampingnya erat. "Maaf." Itu adalah lirihanku. Satu kata yang selalu aku ucapkan, namun sepertinya dia –dan aku, sudah terlalu lelah +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ mendengar kata itu terucap dari bibir masing-masing sehingga tidak berusaha untuk mendalami makna dari kata tersebut. Tak terkecuali +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ saat ini. Gadis itu menghela nafas berat. "Kau tau aku sudah lelah. Dengan semuanya. Dengan kau, dan- aku. Dan apapun yang terjadi +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ dengan kita selama ini." Aku tersenyum. Sedikit kecut, tapi setidaknya aku tersenyum. "Aku sudah bilang itu yang terakhir." Saat gadis +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ ini tidak membalas, maka aku pikir aku bisa melanjutkan. "Aku akan mencoba melepasmu. Sepenuhnya. Tidak akan ada lagi Kim Ray dalam +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ kehidupanmu setelah ini." "Kim Ray, akan selamanya menjadi kenanganmu. Entah terbaik, atau terburuk." Kalimat itu berhasil aku ucapkan +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ dengan sempurna. Tegas dan penuh keyakinan. Dan itu membuatku dapat bernafas lega. Kulihat gadis itu tidak memasang ekspresi apapun, +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ atau sebenarnya ia berekspresi, tapi aku tidak bisa menangkap maksudnya. "Suatu saat nanti, kalau kau mengalami patah hati, tolong +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ ingat bahwa seorang lelaki tampan namun bodoh bernama Kim Ray ini, pernah mencintaimu. Kau dicintai. Disaat 7 miliyar orang di dunia ini +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ memilih untuk membencimu, setidaknya satu orang bodoh ini pernah mencintaimu. Jadi bergembiralah, dan temukan cinta barumu." Itu sebuah +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ reaksi kecil, namun aku dapat menangkap kepalanya mengangguk cepat. "Aku akan mengatakan hal yang sama untukmu, Ray." Dan itu lebih +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ dari cukup untukku. Sudah lebih dari cukup untuk membuatku tersenyum lega. Perlahan, kulepas genggamanku dari tangannya. Mungkin tangan +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ ini tidak akan pernah menyentuh miliknya lagi. Tapi tidak masalah. Selama ada tangan lain yang mampu menggenggam tangannya lebih erat, +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ dan lengan yang dapat merengkuhnya lebih kuat. "Aku benci mengucapkan selamat tinggal, jadi... sampai jumpa lagi. Dimanapun dan +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ kapanpun takdir akan mempertemukan kita lagi." Dan self plot ini, saya dedikasikan untuk @keinagawa, yang pernah memiliki 80% dari +

Ray (@kkimray) 's Twitter Profile Photo

+ kasih sayang seorang Kim Ray. Terimakasih. Anggap ini sebagai hadiah atas ulangtahunmu, dan failed monthsarry kita. Adios! @keinagawa