πŸŽ€ (@ilalylac) 's Twitter Profile
πŸŽ€

@ilalylac

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.

ID: 4244492534

linkhttp://www.nonciofficial.com calendar_today15-11-2015 10:15:40

4,4K Tweet

121 Followers

199 Following

πŸŽ€ (@ilalylac) 's Twitter Profile Photo

Saya setuju dengan pernikahan komunikasi dua arah. Istri patuh sama suami. Iya, memang begitu. Itu Hadist Rasulullah. Namun, dalam sebuh pernikahan komunikasi harus dibangun. Tidak ujuk-ujuk suami semau-maunya. Rasulullah tidak pernah menyakiti hati Istrinya.

πŸŽ€ (@ilalylac) 's Twitter Profile Photo

Saya setuju pernikahan dengan komunikasi dua arah. Istri patuh sama suami. Iya, memang begitu. Itu Hadist Rasulullah. Namun, dalam sebuh pernikahan komunikasi harus dibangun. Tidak ujuk-ujuk suami semau-maunya. Ingat, Rasulullah tidak pernah menyakiti hati Istrinya.

πŸŽ€ (@ilalylac) 's Twitter Profile Photo

Remun kecil, itupun harus ngejar beban kerja yang segunung. Tukin belum jelas saat pengisan DRH. (PTN BH dan PTN BLU remun juga nggak dapat Tukin) Gaji di bawah UMR. Ngambil pekerjaan sampingan buat modal publikasi.

πŸŽ€ (@ilalylac) 's Twitter Profile Photo

Istighfar mbak. Saat hijrah di awal, pasti ada rasa menggebu-gebu ingin mendakwahi semua hal. Pelan-pelan. Lebih baik kita melihat diri kita dulu, Ada begitu banyak kesempatan kita berbuat dosa, maka jagalah agar tidak terjerumus, termasuk adab untuk berdakwah.

πŸŽ€ (@ilalylac) 's Twitter Profile Photo

Knp dulu Usdtadz Salaf bnyk dikecam ceramahnya? Krn tdk menggunakan metode pendekatan. Awal medsos mulai booming, ceramah salaf diminati. Namun, Jama'ah tdk baik mencernah akhirnya muncul "kamu kafir, kamu bid'ah". Padahal yah Salaf itu adem banget, cuma memang butuh pendekatan.

πŸŽ€ (@ilalylac) 's Twitter Profile Photo

Khawatirlah jika Allah membalas sesuatu tanpa melalu perantara manusia lagi tapi Allah langsung yang membalas semuanya.

πŸŽ€ (@ilalylac) 's Twitter Profile Photo

Rasanya ingin pergi ke rumah sendiri. Mata mereka tidak bisa berbohong. Ada isyarat mudah terbaca. Belum seribu langkah ku di rumah ini, aku sudah lelah. Bukan kaki ku, indra perasaku menguat.