Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile
Gubuk Kata

@goebookata

Book Reviewer | Book Affiliate

ID: 1859647594986864642

calendar_today21-11-2024 17:18:54

1 Tweet

85 Followers

87 Following

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

neohistoria Indonesia BTW, dulu pernah hampir berantem sama temen kerja yang udah bapak-bapak gara-gara omongannya mesum. Saking muaknya, pernah juga ngebentak temen satu divisi, "Lu kalo cuma mau ngomongin cewek jangan depan muka gua, Tolol!"

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

bia Gua paling ga suka dengar berita kekerasan, sampe-sampe gua ga mau tau detailnya kek apa. Apalagi KS, terlalu menjijikkan buat dikomentari. Tapi kali ini si cabul bener-bener kurang ajar, menganggap diamnya korban sebagai persetujuan adalah hal TERBODOH yang pernah gua dengar.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

Tanyarlfes Sebanding kok. Kalo kita sepakat bahwa pelecehan seksual dan pencemaran nama baik adalah dua hal yang problematik, kenapa grup mesum "diberangus"? Tapi grup gosip "diperbagus"? Privasi grup tidak membuat anggotanya kebal hukum jika kontennya merugikan atau melecehkan pihak lain.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

Mbak kun Memiliki anak adalah sesuatu yang memang bisa direncanakan dan diusahakan, tapi ngga bisa dipastikan. Sekandung-kandungnya orang tua kandung, sama sekali ga punya hak menuntut ini. Beranak-pinak atau ngga, itu urusan pasutri, ga usah dibikin ribet dan ga perlu dibuat ribut.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

Mbak kun Dari dua orang ini gua belajar dua hal: Dari orang pertama gua belajar tentang pentingnya menghindari generalisasi. Dari orang kedua gua belajar bahwa menjawab pertanyaan tidak harus dengan kata yang rapi, tapi bisa dengan bukti prestasi.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

#99 MinDos Muslim to muslim: Ingat al-Maidah ayat 8 ya. Jangan sampai kebencian kita terhadap sesuatu membuat kita berlaku tidak adil. Ketidaksukaan kita terhadap pemerintah jangan sampai membuat kita enteng menyebar fitnah. Please, saring sebelum sharing.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

🦧kemenkeu.near🐐 wiii | bimbel online & private ⋆ ִֶָ ๋𓂃🎐 ⋆ Gua selalu berpikir bahwa setiap orang tu pada asalnya baik, sampe terbukti dia melakukan kesalahan. Tapi sebaik apa pun seseorang, dia punya potensi melakukan kejahatan. Ini bukan soal stranger. Waspada tu harus, curiga boleh, tapi jangan sampe ketakutan berujung pada tuduhan.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

Tanyarlfes Moga-moga siapa pun yang lagi berjibaku menghalalkan seseorang, diberi kemudahan dalam usahanya, biar ngga nyusahin diri sendiri, orang tua, apalagi tetangga. Allāhumma yā ghaniyyu yā hamīd, aghninā bi halālika 'an harāmika.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

Tanyarlfes "Adu bacot pake bahasa Inggris biar dikira pinter." Ini yang paling menjengkelkan. Nyadar ga sih kalo bahasa itu ga otomatis bikin pinter? Bahasa memudahkan lu berkomunikasi, nyari informasi, ini gua akui. Tapi debat pake full english atau jakselian english, itu pseudo-intelek.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

"Tersesat adalah salah satu cara untuk menemukan," katamu di sore itu. Aku setuju. Saat menapaki jalan yang belum pernah kita lalui, 'sesat' adalah hal yang sering kita temui. Namun begitulah cara Tuhan, memapah kita untuk sampai pada tujuan.

Gubuk Kata (@goebookata) 's Twitter Profile Photo

YAPPINGFESS Keresahan ini pernah gua alami, "Orang yang iri ngapa gua yang tersakiti? Ga masuk akal." Sampe gua menyadari fenomena perokok pasif. Bayangin, lu peduli dengan kesehatan, rutin olahraga, dan selalu mengonsumsi MBG, terus lu duduk di sebelah perokok aktif, apa yang terjadi?