Asta. (@thedeiusion) 's Twitter Profile
Asta.

@thedeiusion

23โ†‘ | Her Majesty The Tsaritsa's employee of the month.

ID: 1580526058138238977

linkhttps://x.com/mymzidraws/status/1868239901747282186?t=8aJaHDRq2h9TBjDlDEl2BQ&s=19 calendar_today13-10-2022 11:49:23

3,3K Tweet

126 Followers

129 Following

Mas Gres (@erlanishere) 's Twitter Profile Photo

Jumlah difabel di Malaysia ada 640 rb jiwa, anggarannya 4.1 triliun. Di Indonesia ada 23 jt jiwa difabel tapi anggarannya cuma 3 miliar. Alias 1 difabel hanya kebagian Rp130 perak.

Jumlah difabel di Malaysia ada 640 rb jiwa, anggarannya 4.1 triliun. Di Indonesia ada 23 jt jiwa difabel tapi anggarannya cuma 3 miliar.
Alias 1 difabel hanya kebagian Rp130 perak.
Aurelia V (@senjatanuklir) 's Twitter Profile Photo

Orba jahat banget. Bikin hoax Gerwani nyiksa jenderal, joget-joget sambil nyanyi telanjang di Lubang Buaya, kebiri para jenderal. Padahal hasil visum bisa diliat, gada gini-ginian. Zaman dulu kalo media nyuapin info, gampang ditelan mentah2 soalnya susah buat nyari narasi

East Dawn (@eastdawn2) 's Twitter Profile Photo

Aurelia V Sangatยฒ jahat. Bayangkan, Vietnam kehilangan 2 jutaan orang dalam perang melawan amerika. Sementara Indonesia kehilangan 3 juta orang. Bkn mati dlm perang melawan penjajah. Tapi mati dibunuh saudara sebangsa sendiri karena dituduh sebagai anggota PKI

eaJ (@eajpark) 's Twitter Profile Photo

Gaza, Surabaya and tomorrow your home. Basic human rights are starting to disappear. PLEASE ANYONE WITH A PLATFORM SPEAK UP NOW. We need you more than ever

lele ๐ŸŽค๐ŸŽธ๐ŸŽถ | 2nd acc (@namazu_sensei) 's Twitter Profile Photo

Walaupun ga demo langsung ke lapangan, sekadar berisik di sosmed aja sudah ngaruh banget kok untuk counter narasi rezim. Jangan berhenti untuk berisik karena kekuatan rakyat memang ada pada kuantitas. Jangan pernah diam sampai negara ini beres. Kita halau terus propaganda mereka!

KontraS #StopGenocide๐Ÿ‰ (@kontrasupdates) 's Twitter Profile Photo

#Indonesia๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ Police intimidated medical volunteers by searching their bags and ambulances without any evidence or a proper warrant. Once again, the Indonesian police are not acting proportionally, and the world must see this.