anya🍓 (@delancyblair_) 's Twitter Profile
anya🍓

@delancyblair_

🍉 bismillah ipk baguss

ID: 858207095182639104

linkhttps://open.spotify.com/playlist/2ZQgwSoqRUYQCgcWdiTVmu?si=9FNtYjZfQz6JCLI5MRxaVQ calendar_today29-04-2017 06:31:31

2,2K Tweet

538 Followers

571 Following

anya🍓 (@delancyblair_) 's Twitter Profile Photo

you’ve worked really really hard, and now it’s time to enjoy your life. may your life always be filled with happiness mark🥹❤️‍🩹

dhanya 🦢 (@typingmybest) 's Twitter Profile Photo

Sebenernya yg bikin sedihnya lg: kenapa ya saat defending case KS, kita seringkali perlu bawa narasi “bayangin kl itu terjadi ke ibu/kakak/adik/pasangan kalian” dulu cuma utk nyadarin hati nurani laki-laki about how fucked up sexual violence is.. Why isnt basic humanity enough :(

Ayas (@aromapetrikorr) 's Twitter Profile Photo

perempuan selama ini tuh hidup dalam diskriminasi berlapis, tapi saat kami mengekspresikan rasa marah aja masih diatur-atur caranya. diaturnya juga oleh kelompok yang selama ini mendominasi struktur sosial, punya privilege berlapis, dan middle class tentunya.

UG FESS (@ug_fess) 's Twitter Profile Photo

yuji! Ngeliat yang lagi rame sekarang jadi ikutan sedih karena gundar juga salah satu kampus yang melindungi pelaku KS :(

pep ✮⋆˙ (@herclementines) 's Twitter Profile Photo

Speaking up means A LOT guys, ayo semuanya jadi perempuan yang gak ‘seru’ itu yang gk bisa di ajak jokes misogynistic. Let’s all be mad when we hear any of that stuff.

kira (@krougee) 's Twitter Profile Photo

you had a chance to speak up against the sexual harassment of men, but you chose to start a gender war instead. masa harus nunggu perempuan dulu buat stand up for fellow men? lame as fuck

sasa (@cinnamongirlc) 's Twitter Profile Photo

Kalau kuliah hanya untuk mencetak buruh-buruh yang relevan dengan industri, mending ga usah ada universitas sekalian. Rezim ini memang ingin memelihara kebodohan.

Aisa!★ (@sorenavistha) 's Twitter Profile Photo

Temen-temen, gak ada namanya politik tidak mempengaruhi kita, siapapun presidennya. Mungkin bukan hari ini, bisa jadi hari esok. Bukan kita, tapi bisa jadi anak-anak kita. Jadi jangan asal pilih, jangan masa bodoh. Jangan gak peduli. Hidup kita itu diikat politik.

Rukks (@rukks90) 's Twitter Profile Photo

Normalise reading “Bismillah, tawakkaltu 'ala Allah, wa la hawla wa la quwwata illa billah” before you leave the house, we live in crazy world.

Nur Hasyim (@kangmasbo) 's Twitter Profile Photo

Menghakimi para ibu yang anaknya menjadi korban kekerasan di daycare Jogja adalah bentuk sikap misoginis atau membenci perempuan karena sikap serupa tidak ditujukan kepada para ayah.

cha (@miniscalico) 's Twitter Profile Photo

memeluk erat semua perempuan; ibu, istri, anak, kakak, adik. yang seringkali mau teriak minta tolong tapi tahu kalau keliatan ngeluh dikit aja akan dihujat sama sekitar. yang seringkali harus nelen mentah-mentah apa yang dirasain karena terpaksa kuat 💔🫂

B25 | Terminal Bekasi - Galunggung via Tol (@tijeb25) 's Twitter Profile Photo

Barusan denger statement aneh dari mentri PPPA soal Kereta Khusus Wanita (KKW). Oke KKW dipindahkan ke tengah, tapi kenapa statement ny "laki laki di ujung, perempuan di tengah" seakan kalo laki laki meninggal duluan juga ga masalah 💀💀💀💀