Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile
Yuli Rahmi Mochtar

@ulimochtar

Ibu Jeje dan Aga

ID: 236705137

calendar_today11-01-2011 05:27:37

13,13K Tweet

289 Followers

329 Following

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

: Pak, Ibuk mau gini gini, terus gini gini, udah jelas kan langkahnya musti gini gini Sudah panjang lebar dijelasinb ke si Bapak, e ga respon : Pak, dengerin Ibuk ga sih? : Denger buk, bagus, tapi apa gunanya rencana bagus tanpa eksekusi? cuma bualan belaka buk : duh iya 🥲

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

: Pak, zaman sekarang yg kaya makin kaya, yg miskin makin terhimpit yaa Pak : Buk, ada yg pernah blg, kalau org kaya ibadahnya dg kedermawanannya, sdgkan org miskin ibadahnya dg kesabarannya, kalo semua menerapkan hal ini, pasti tak akan terlihat kesenjangannya : iya ya Pak :"

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

org yg pernah ditertawakan, tak kan mudah menertawakan org yg pernah dicaci, tak kan mudah mencaci org hebat adalah org yg selalu menghargai sesama

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

: Buk, kapan terakhir kalinya kamu merasa paling beruntung di dunia ini? dan kapan terakhir kalinya kamu merasa paling malang di dunia ini? : Bapak pasti sudah tau jawabannya : Bukankah kita selalu punya kesempatan utk memilih menjadi yang paling beruntung, Buk? : 🙂

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

Sakit merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Karena ketika sakit itulah Allah mengutus empat malaikat secara khusus untuk menjenguk manusia

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

Menikah dan punya anak satu, Semesta masih mendukungmu untuk bersuka cita dan berbahagia, Menikah dan punya anak dua, tiga, empat, Semesta akan membawamu ke dirimu yg lebih kuat, yg sama sekali tak pernah kau pikirkan ketika gadis, menikah dan punya anak satu wkwk #renunganpagi

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

Aku baru menyadari, kenapa selama ini aku sulit berdamai dg hal hal buruk, ternyata selama ini aku belum menemukan "cara termudah" utk menaklukkannya, salah satunya; yakin bahwa hal-hal buruk menjadikan kita selangkah lebih kuat dari diri kita sebelumnya

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

yang keliatannya berilmu belum tentu ilmunya diamalkan, soalnya aku yakin bahwa ilmu itu spt air, tidak akan bisa mengalir ke orang yg tinggi hatinya, dia cuma bisa mengalir ke orang yang rendah hatinya.

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

Orang orang berotak cerdas dan bisa menghasilkan pemikiran luar biasa ttg hal lain seperti plato, aristoteles, claude galien saja, tidak punya kejernihan akal ketika bicara ttg perempuan

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

Aku sudah bertemu dengannya Lalu kita membuat sayap bersama Tapi ada sesuatu yang menahan Katanya menguji seberapa besar keyakinan Hidup memang semakin dijalani semakin rumit DenganNya semua menjadi lebih sederhana -Ibu Jeje, 2024

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

Orang orang lebih mudah berempati untuk merayakan kebahagiaan yaa, dibandingkan berempati "merayakan penderitaan" Begitulah, kalau berharap penilaian pada manusia, mereka hanya menilai hasil yg telah dicapai, bodo amat sama proses lika liku penderitaannya

Yuli Rahmi Mochtar (@ulimochtar) 's Twitter Profile Photo

Sedangkan penilaian Allah meliputi segalanya, baik yg tampak diluar maupun yg tersembunyi di dalam; keikhlasan, kesabaran, pengorbanan, semuanya Allah nilai dan Allah reward dengan pahala. Sesayang itu Allah sama kita, kok masih menghambakan diri pada penilaian manusia?