🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile
🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩

@tsantosa844

Mendahulukan adab dari ilmu artinya berendah-hatilah meski kau berpengetahuan, sebab bisa jadi orang lain jauh lebih berilmu daripada dirimu.

ID: 762473520102191104

calendar_today08-08-2016 02:20:28

17,17K Tweet

2,2K Takipçi

2,2K Takip Edilen

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Bila kita sekedar menunggu keteladanan yg baik dari orang lain betapapun terhormatnya ia, jurang kekecewaan telah menjebak kita. Bila kita mulai dari diri sendiri betapapun kecilnya sifat baik itu, bukankah itu lebih bermanfaat? Paling tidak bagi diri dan lingkungan kecil kita.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Mempelajari pengetahuan itu hendaklah dengan merendahkan diri demi menghaluskan hatimu. Tunjukkan baktimu kepada guru. Mengikuti dengan sungguh2 semua pengajarannya, menetapi spirit hidayah di bimbingannya. Barakallah, salam.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Cegahlah lisan dan tangan dari menzalimi sesama. Cegahlah sejak dari pintu awalnya, yakni dg mewaspadai terbentuknya niat di dalam hati. Barakallah, salam.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Pemahaman kita mengenai dienullah ini belumlah sampai ke derajad 'alim dan 'arif. Karenanya tidaklah layak kita meninggalkan rujukan2 bersumber nash dan ijma' para ulama terdahulu. Nuwun.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Kalau tabungan di bank dibobol orang, wow ributnya setengah hidup. Kalau tabungan amal bobol dan masuk ke rekening orang (lantaran gemar ber-ghibah), eee... malah girang dan bangga... Yuk, kendalikan lisan dan pena. Barakallah, salam.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Cahaya itu tak mengikuti langkah kita. Ia mendahului lalu menunggu kita melangkah maju. Kadang ia mengiringi kala langkah berpacu dlm arah yg sesuai. Dlm harap, ia menyatu dgn diri yg senantiasa langkahkan kaki, tak henti oleh kerikil dan duri, dg tujuan pasti... Sang Sejati.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Adakah kesimpulan yg terbebas dari bias? Bila dg akumulasi kesimpulan2 itu kau bangun pendapatmu, seberapa lebar bias terbentang dlm perumusanmu? Lalu kenapa kau mutlakkan bangunan pengetahuanmu? Mari lebih ber-hati² krn setiap kata menyandang pertanggung jawaban. Salam.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

"Pujian bagi orang beriman, adalah (bentuk) penghiburan". Bila kebanggaan telah diam dan bermetamorfosis menjadi kesyukuran, bila hadap hati telah berpagarkan kerelaan, maka tak lagi pepujian mengandung bara. Pupus terhembus kesejukan merasuk jiwa. Segala puji hanyalah bagi-Nya.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

"Sesiapa beriman kpd Allah dan hari akhir, hendaklah mengatakan perkataan yg baik atau diam. Sesiapa beriman kpd Allah dan hari akhir, hendaklah memuliakan tetangganya. Dan sesiapa beriman kpd Allah dan hari akhir, hendaklah memuliakan tetamunya". (HR. Bukhari - Muslim).

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Menjaga hati dan fikiran, menjaga lisan dan anggota tubuh, agar tidak menyakiti sesiapa di dekat kita. Meniatkannya sebagai bagian upaya meneladani sang Nabi.

🇮🇩 Teguh Santosa🇮🇩 (@tsantosa844) 's Twitter Profile Photo

Bumi kita bertalikan rahmah. Tersimpul di ujungnya dua putaran, bukan simpul mati agar tali tak berubah fungsi mjd belenggu, agar simpul2 itu mematri peta sejarah keilmuan dan amaliah kita. Agar pula tampak jelas kapulauan nusantara kita, tempat berpijak, tempat kita berkhidmat.