HRH Duchess Acintya of Godean 🪷 (@swastiacintya) 's Twitter Profile
HRH Duchess Acintya of Godean 🪷

@swastiacintya

Living in the present. ☸️

ID: 1553457590

linkhttp://instagram.com/jeng.ancis calendar_today28-06-2013 16:15:06

65,65K Tweet

10,10K Takipçi

657 Takip Edilen

Kevinnn (@riderkulineran) 's Twitter Profile Photo

Sate taichan andalan dari jaman kuliah. Sambelnya Taichan Bagor ini emg beda dari lainnya, bukan yg encer tapi kentel. Sate ayam bakarny masih gede-gede juga dan rasanya sangat stabil sampe sekarang. Tempat barunya luas dan nyaman banget, dari rasa dan harga menurutku ini enak!

Sate taichan andalan dari jaman kuliah. Sambelnya Taichan Bagor ini emg beda dari lainnya, bukan yg encer tapi kentel. Sate ayam bakarny masih gede-gede juga dan rasanya sangat stabil sampe sekarang. Tempat barunya luas dan nyaman banget, dari rasa dan harga menurutku ini enak!
Young Buddhist Association (@ybaindonesia) 's Twitter Profile Photo

Konten Ini Untuk Hatimu yang Lagi Hancur Kalau kamu merasa tidak kuat… itu karena kamu masih mencoba kuat. Kadang melepaskan bukan berarti menyerah, melainkan bentuk awal mencintai diri sendiri.

Konten Ini Untuk Hatimu yang Lagi Hancur
Kalau kamu merasa tidak kuat… itu karena kamu masih mencoba kuat.
Kadang melepaskan bukan berarti menyerah, melainkan bentuk awal mencintai diri sendiri.
PETER EMMANUELLA ( Obong añwaan ) (@adiaha637780) 's Twitter Profile Photo

“You look so slim.… What slimming tea have you been taking” Me: pover tea 😂😂😂😂😂please😂😂😂😂😂 laugh😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂

BNPB Indonesia (@bnpb_indonesia) 's Twitter Profile Photo

Namaku Sorry, istri Jo dari masa depan. Hadirku mungkin tak mampu mengubah takdir. Tapi jika harus mengulang ribuan kali, aku akan tetap kembali, untuk memperingatkan Jo tentang ancaman bencana di masa depan.

Young Buddhist Association (@ybaindonesia) 's Twitter Profile Photo

Mantra “Om Mani Padme Hum” artinya “Permata di dalam Teratai” Simbol bahwa pencerahan lahir dari penderitaan, dan kebijaksanaan bertumbuh dari kehidupan duniawi. Makna tiap suku kata mantra (6 unsur sucinya): • Om – menyucikan tubuh (generosity, ego) • Ma – ucapan (etika,

Mantra “Om Mani Padme Hum” artinya “Permata di dalam Teratai”
Simbol bahwa pencerahan lahir dari penderitaan, dan kebijaksanaan bertumbuh dari kehidupan duniawi.

Makna tiap suku kata mantra (6 unsur sucinya):
 • Om – menyucikan tubuh (generosity, ego)
 • Ma – ucapan (etika,
Ansh (@pvt_insaann) 's Twitter Profile Photo

I can never go on a museum date with my girlfriend because what if they don't allow me to take her back home, since she's a work of art that should be displayed on a museum wall?

Young Buddhist Association (@ybaindonesia) 's Twitter Profile Photo

Luka tak pernah sembuh… selama kita masih menyimpan pisau di dalam hati. Buddha mengajarkan: “Tak seorang pun bisa membersihkan dirinya sendiri dengan alat yang sama yang melukainya.” Selama kita menyimpan memori lama — dendam, kemarahan, penyesalan — Kita seperti pisau yang

Kevinnn (@riderkulineran) 's Twitter Profile Photo

Masih underrated, agak jauh dari kota, tapi menurutku tergolong proper dan enak. Menu-menu dagingnya begini enak, smokynya kerasa dan ga ganggu, saus bbqnya juga mantep meski agak sedikit kemanisan dikkkiiiit. Kalo deket kota, well bener sih Sakeca ini. Aku cocok👍🏼

Masih underrated, agak jauh dari kota, tapi menurutku tergolong proper dan enak. Menu-menu dagingnya begini enak, smokynya kerasa dan ga ganggu, saus bbqnya juga mantep meski agak sedikit kemanisan dikkkiiiit. Kalo deket kota, well bener sih Sakeca ini. Aku cocok👍🏼
Buddhis Garis Lucu (centang biru) (@buddhisgl) 's Twitter Profile Photo

Om Pelik kenapa menuhankan patung buddha? Padahal umat Buddha sendiri ga pernah menjadikan Buddha apalagi patung buddha sebagai tuhan. Untuk jadi bijak umat buddha itu latihan meditasi, bukan puasa. Trus sebelum nampilin patung, mestinya riset dulu patung sakyamuni dan mettaya.

Buddhis Garis Lucu (centang biru) (@buddhisgl) 's Twitter Profile Photo

Lintang Divisi Humas Polri Ga penting banget dikecam. Kata Sang Buddha,"keserakahan, kebencian dan kedelusian, yang muncul dari dalam dirinya, akan merugikan orang yang berpikiran jahat, seperti buah bambu menghancurkan tumbuhnya pohon itu sendiri".

Young Buddhist Association (@ybaindonesia) 's Twitter Profile Photo

Arian Felix Siauw Buddhisme pada dasarnya memang nonteistik — artinya tidak meletakkan konsep Tuhan Pencipta sebagai pusat keyakinan atau tujuan tertinggi. Fokusnya adalah pada hukum sebab-akibat (kamma) dan pembebasan dari penderitaan melalui pengembangan kebijaksanaan dan welas asih. Nah,