Puisi Ef (@sebatasuntaian) 's Twitter Profile
Puisi Ef

@sebatasuntaian

Dalam penantian diujung lembar sajak Sapardi. Aku bertanya, akankah kau kembali? seperti sekembalinya hujan dibulan juni.

ID: 1591642796

calendar_today13-07-2013 19:04:40

1,1K Tweet

1,1K Takipçi

65 Takip Edilen

Puisi Ef (@sebatasuntaian) 's Twitter Profile Photo

~Ada kalanya, merindumu itu adalah sebuah kesedihan yang paling dingin. Ketika disana tubuhmu hangat dipeluknya, sedang disini aku digigilkan lukanya. ~Pelangi Puisi~

~Pelangi Puisi~ (@pelangipuisi) 's Twitter Profile Photo

Ada kalanya, merindumu adalah sebuah kesedihan yang paling dingin. Ketika di sana tubuhmu hangat dipeluknya, sedang di sini aku digigilkan lukanya. Puisi Ef

Mags Aneka Puisi (@mags_ap) 's Twitter Profile Photo

RT ~Pelangi Puisi~: Ada kalanya, merindumu adalah sebuah kesedihan yang paling dingin. Ketika di sana tubuhmu hangat dipeluknya, sedang di sini aku digigilkan lukanya. Puisi Ef

Puisi Ef (@sebatasuntaian) 's Twitter Profile Photo

Jika nanti kau merindukanku Jenguklah aku kapan saja Bahkan jika kembalimu serupa angin yang berlalu Kemarilah, kunjungi aku sebagai angin itu.

Puisi Ef (@sebatasuntaian) 's Twitter Profile Photo

Diluar sana kekasih Hujan sedang membicarakan kita kepada angin Tentang kita yang daun Yang tak lama lagi akan digugurkan sebuah musim.

Diluar sana kekasih 
Hujan sedang membicarakan kita kepada angin

Tentang kita yang daun

Yang tak lama lagi akan digugurkan sebuah musim.
Puisi Ef (@sebatasuntaian) 's Twitter Profile Photo

Aku mencoba menuliskan sebuah kisah mengenai ketiadaanmu Baru saja paragraf pertama Tinta sudah bercampur air mata Aku berhenti ... Aku tak ingin ada paragraf kedua.

Aku mencoba menuliskan sebuah kisah mengenai ketiadaanmu

Baru saja paragraf pertama
Tinta sudah bercampur air mata

Aku berhenti ...
Aku tak ingin ada paragraf kedua.
Puisi Ef (@sebatasuntaian) 's Twitter Profile Photo

𝙆𝙖𝙪 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙣𝙟𝙖 𝘿𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙘𝙖𝙢𝙖𝙧 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞𝙢𝙪 𝙆𝙞𝙩𝙖; 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙥𝙖𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙗𝙖𝙝𝙖𝙜𝙞𝙖𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙠𝙖𝙡𝙖 𝙨𝙤𝙧𝙚 𝙞𝙩𝙪.

𝙆𝙖𝙪 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙣𝙟𝙖
𝘿𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙘𝙖𝙢𝙖𝙧 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞𝙢𝙪
𝙆𝙞𝙩𝙖; 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙥𝙖𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙗𝙖𝙝𝙖𝙜𝙞𝙖𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙠𝙖𝙡𝙖 𝙨𝙤𝙧𝙚 𝙞𝙩𝙪.
Puisi Ef (@sebatasuntaian) 's Twitter Profile Photo

𝘽𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙩𝙖 𝙎𝙖𝙥𝙖𝙧𝙙𝙞 "𝙎𝙚𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙖𝙗𝙖𝙙𝙞" 𝙎𝙚𝙙𝙚𝙩𝙞𝙠 𝙨𝙚𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙖𝙠𝙪 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙢𝙪 𝘼𝙠𝙪 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙡𝙪𝙧𝙪𝙝 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪𝙠𝙪.

𝘽𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙩𝙖 𝙎𝙖𝙥𝙖𝙧𝙙𝙞
"𝙎𝙚𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙖𝙗𝙖𝙙𝙞"

𝙎𝙚𝙙𝙚𝙩𝙞𝙠 𝙨𝙚𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙖𝙠𝙪 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙢𝙪
𝘼𝙠𝙪 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙡𝙪𝙧𝙪𝙝 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪𝙠𝙪.