Dar Nusaiti (@memorisiam) 's Twitter Profile
Dar Nusaiti

@memorisiam

ID: 1841836357536428032

calendar_today03-10-2024 13:43:13

427 Tweet

2 Takipçi

68 Takip Edilen

Tim Wijaya (@itstimwijaya) 's Twitter Profile Photo

Orang Indonesia suka pamer kenalan. Ini karena: > Business in Indo runs on gossip. > Access to gossip is limited to ordal. > Harus pamer kenalan biar diterima ordal. People who often say “Gua baru ketemu X” are status-signaling. They want to show that they're in the circle

Dr. Minh Tran (@minhdr18) 's Twitter Profile Photo

South Korean President says they’ll start cracking down on Chinese fishing vessels, citing ‘Indonesia blew up Chinese ships & they stopped showing up.' Here’s a picture of Indonesia actually blowing one up. Always teaching us how to deal with Chinese pirates

South Korean President says they’ll start cracking down on Chinese fishing vessels, citing ‘Indonesia blew up Chinese ships & they stopped showing up.'

Here’s a picture of Indonesia actually blowing one up. Always teaching us how to deal with Chinese pirates
Aakash Gupta (@aakashg0) 's Twitter Profile Photo

The math on this image is insane. New Horizons transmitted at 2,000 bits per second from 3 billion miles away. Slower than a 1990s dial-up modem. It took 16 months to download all the flyby data. The spacecraft had to hit a target box 100km wide, arriving within 150 seconds

Dosen Pembimbing (@tiarapphoto) 's Twitter Profile Photo

Panduan Singkat Penyampaian Kritik di Ruang Digital 1. Hindari menyerang individu, fokus pada kebijakan. ❌ “Pejabat ini tidak kompeten.” ✅ “Kebijakan ini menunjukkan kelemahan dalam perencanaan dan eksekusi" 2. Hindari tuduhan langsung. ❌ “Mereka sengaja merugikan rakyat.”

Licypriya Kangujam (@licypriyak) 's Twitter Profile Photo

For decades, cities around the world have poured concrete over rivers, believing it would control floods, improve drainage, and modernize urban landscapes. What we didn’t realize is that concrete riverbanks silently destroy ecosystems, worsen flooding, and cost taxpayers billions

For decades, cities around the world have poured concrete over rivers, believing it would control floods, improve drainage, and modernize urban landscapes. What we didn’t realize is that concrete riverbanks silently destroy ecosystems, worsen flooding, and cost taxpayers billions
finplanner Magang 🇰🇮 (@edzulfikar) 's Twitter Profile Photo

Tinggal nunggu respon rusia dan china. Mau kau apakan barang ini. Kalo gaada, artinya dibalik meja ada deal2 negara gede. Misal "lu jangan ganggu gw ambil venezuela, ntar lu dapet ukraina timur dan china dapet taiwan" Kalo semua setuju, selesai itu barang

Jean-Pierre Clotaine (@jpclotaine) 's Twitter Profile Photo

Aku pikir, kalau orang lupa mengunci rumahnya, lalu ia kecurian, yang salah tetaplah si pencuri; Tak ada "Salah keduanya", karena orang dari awal berhak buat tidak dicuri, berhak merasa aman Lantas, kenapa ada yang masih bilang "salah dia juga, tak kunci pintu, tak punya CCTV,

Hoteliercrypto (@hoteliercrypto) 's Twitter Profile Photo

Ini adalah template strategi Barat dan dulu sejarahnya pilot projectnya adalah Indonesia. Setelah Bung Karno Tumbang, investasi berdatangan, rakyat bahagia makmur tanpa mengerti kalau itu semua dari hutang dan emas yang dikeruk demi menyenangkan generasi baby boomer dengan exit

Kalameta 😿 (@calametha) 's Twitter Profile Photo

Siapa yang baru tahu kalau bahasa Indonesia punya imbuhan "lir-" yang bermaksud menyerupai, seperti, atau mendekati. Sepadan dengan imbuhan -like, -esque, -ious, near-. Jangan bingung sama imbuhan "nir-" ya ! #bahasaindonesia

Siapa yang baru tahu kalau bahasa Indonesia punya imbuhan "lir-" yang bermaksud menyerupai, seperti, atau mendekati. 

Sepadan dengan imbuhan -like, -esque, -ious, near-. 

Jangan bingung sama imbuhan "nir-" ya !
#bahasaindonesia
Fauzan Al-Rasyid (@fauzanalrasyid) 's Twitter Profile Photo

Halo! Lulusan linguistik di sini dan saya perlu angkat bicara soal ini. Saya menemukan banyak sekali konten semacam ini di media sosial yang mengarah pada “nyinyirin” pemerintah daripada menjelaskan soal “kenapanya” — yang hampir pasti enggak banyak orang yang paham.

Fauzan Al-Rasyid (@fauzanalrasyid) 's Twitter Profile Photo

kumparan Contoh lain yang menarik itu Uruguay. Di bahasa Indonesia, namanya jadi Uruguai. Kenapa? Karena huruf y di akhir kata hampir enggak pernah dipakai dalam ejaan bahasa Indonesia. Kita menulis sungai, pantai, santai, bukan sungay, pantay, santay. Jadi bukan cuma soal bunyinya mirip

Dar Nusaiti (@memorisiam) 's Twitter Profile Photo

Koar2 paling tua, ternyata kamus Melayu Malaysia pertama sudah memasukan Bahasa Indonesia dan disusun oleh orang Indonesia tepatnya orang Aceh

Koar2 paling tua, ternyata kamus Melayu Malaysia pertama sudah memasukan Bahasa Indonesia dan disusun oleh orang Indonesia tepatnya orang Aceh
Dar Nusaiti (@memorisiam) 's Twitter Profile Photo

Sebab malas mecari kata dari wilayah sendiri, tengok KBBI, ambil di KBBI, lebih banyak kata dari bahasa2 di Indonesia ketimbang wilayahnya sendiri wkwkw pada kamus dewan perdana (2020) alias kamus terbaru

Sebab malas mecari kata dari wilayah sendiri, tengok KBBI, ambil di KBBI, lebih banyak kata dari bahasa2 di Indonesia ketimbang wilayahnya sendiri wkwkw pada kamus dewan perdana (2020) alias kamus terbaru
Rudi Hartono (@rhmardika) 's Twitter Profile Photo

Ketika Indonesia merdeka, posisi AS di bawah Presiden Harry Truman secara resmi netral. Sjahrir pernah mendesak Truman agar AS memihak Indonesia, dengan mengingatkan pidato Roosevelt bahwa hak setiap bangsa di muka bumi untuk menentukan nasib sendiri. Namun, AS bergeming.

Fauzan Al-Rasyid (@fauzanalrasyid) 's Twitter Profile Photo

Fenomena ini dalam linguistik disebut kesenjangan leksikal (lexical gap), yaitu ketika suatu konsep tidak memiliki padanan satu kata dalam bahasa lain, tetapi tetap bisa diekspresikan melalui frasa atau konstruksi perifrastis (dinyatakan dengan kata-kata terpisah dan bukan dengan