Tarren!! (@tarrentata) 's Twitter Profile
Tarren!!

@tarrentata

Yoga Practioner,
Books Addict,
Makeup Entushiast,
Still learning about parenting....

ID: 1017958686

calendar_today17-12-2012 17:48:45

1,1K Tweet

430 Takipçi

250 Takip Edilen

Keluarga Kita (@keluargakitaid) 's Twitter Profile Photo

Anak-anak semakin intensif memasuki dunia digital terutama di masa #belajardirumah saat ini.Apa yg perlu orangtua ketahui terlebih dahulu? Bagaimana bersikap tepat untuk memenuhi kebutuhan belajar anak? Ikuti kelas online kami di GRATIS di >> sekolah.mu/courses/kelasm…

Anak-anak semakin intensif memasuki dunia digital terutama di masa #belajardirumah saat ini.Apa yg perlu orangtua ketahui terlebih dahulu? Bagaimana bersikap tepat untuk memenuhi kebutuhan belajar anak? 

Ikuti kelas online kami di GRATIS di >> 
sekolah.mu/courses/kelasm…
Tarren!! (@tarrentata) 's Twitter Profile Photo

Namun, ada hal yg membuatku pensaran. Pengaruh apakah yg telah kuberikan untuk rekan" kerjaku? Pengalaman apa yg mereka rasakan melalui aku? kuharap, aku memberikan pengaruh dan pengalaman yang bagus dan menyenangkan untuk mereka. Malas Itu Perlu - BUP

Disya Arinda (@disyarinda) 's Twitter Profile Photo

Terkait cinta, ada 5 hal yg kita butuhkan sejak kecil dan itu bertahan hingga dewasa. Apa yg kita butuhkan saat kecil sama persis dgn yg kita butuhkan pada saat ini & seterusnya. Dikenal sebagai The Five A’s: 1. Attention 2. Acceptance 3. Appreciation 4. Affection 5. Allowing

Disya Arinda (@disyarinda) 's Twitter Profile Photo

1) Attention Maksudnya adl kita menyadari adanya orang lain, diri sendiri, dan menjadi fokus perhatian seseorang yg mencintai kita. Atensi itu memerhatikan dengan melihat dan mendengarkan yang meliputi berbagai perasaan dan pengalaman.

Disya Arinda (@disyarinda) 's Twitter Profile Photo

Atensi bukan sekadar memerhatikan. Atensi dlm hal ini termasuk memahami diri sendiri & orang lain. Kita perlu fokus. Itulah knp mindfulness jadi intinya. Kita perlu berada di sini & kini utk bisa memberikan perhatian. Atensi yg otentik bisa tumbuh jadi empati, belas kasih, dsb.

Disya Arinda (@disyarinda) 's Twitter Profile Photo

Atensi yg penuh cinta di dalamnya ada kebutuhan rasa hormat dan ketulusan. Bukan cuma keinginan utk didengarkan. Maksudnya? Bayangin, kita lagi bad luck, pas curhat didengerin sih tapi setelahnya malah dikatain atau disalahkan. Seolah kita ga ada harga diri :(

Disya Arinda (@disyarinda) 's Twitter Profile Photo

Parenting: Banyak ortu yg merasa sudah memerhatikan anaknya. Padahal hanya sekadar melihat dan mendengar. Mengamati setiap gerakan kita, bahkan kalaupun itu niatnya utk melindungi kita, belum tentu itu perhatian/atensi. Tapi lebih tepatnya itu pengawasan. Beda, ya.

Disya Arinda (@disyarinda) 's Twitter Profile Photo

Saat kecil, ketika kita merasa kurang perhatian kita akan berusaha terus untuk mendapatkan perhatian. Entah itu dengan menangis, coret-coret dinding, apapun lah agar ortu memerhatikan kita. Kayak… “Hello, I’m here!” atau “Perhatiin aku dong!”

Disya Arinda (@disyarinda) 's Twitter Profile Photo

Karena anak kecil ga bisa bilang begitu, makanya yang ditunjukkan adl perilaku yg sebagian ortu menganggapnya sebagai bentuk kenakalan atau misbehave. Oh iya, perhatian/atensi itu maknanya adl kehadiran, terutama secara emosional.

Disya Arinda (@disyarinda) 's Twitter Profile Photo

2) Acceptance Penerimaan artinya kita bisa diterima dgn penuh hormat atas segala perasaan, pilihan, dan sifat-sifat yg kita miliki yg kemudian didukung oleh ortu/pasangan. Ini yg bikin kita merasa aman saat akan ‘memberikan’ diri kita kepada orang lain.