Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile
Seruput Kopi Panas

@sruputkopipanas

secangkir kopi panas adalah identitas

ID: 942660011016077312

calendar_today18-12-2017 07:37:15

1,1K Tweet

612 Followers

53 Following

Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Daripada jadi api yang membakar jembatan antar hati, lebih mulia jadi air yang menyejukkan dan menyambungkan. Mengadu domba hanya meninggalkan luka dan keretakan, sementara mendamaikan membuka pintu keberkahan dan rasa percaya.

Daripada jadi api yang membakar jembatan antar hati, lebih mulia jadi air yang menyejukkan dan menyambungkan. Mengadu domba hanya meninggalkan luka dan keretakan, sementara mendamaikan membuka pintu keberkahan dan rasa percaya.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Kita tidak perlu mengatur bagaimana semuanya akan terjadi. Cukup percaya, bahwa ketika waktunya tiba, Allah akan menjawab, dan pintu-pintu keindahan akan terbuka dengan cara yang tak pernah diduga, asal kita terus melangkah dalam sabar, doa, dan ikhtiar terbaik.

Kita tidak perlu mengatur bagaimana semuanya akan terjadi. Cukup percaya, bahwa ketika waktunya tiba, Allah akan menjawab, dan pintu-pintu keindahan akan terbuka dengan cara yang tak pernah diduga, asal kita terus melangkah dalam sabar, doa, dan ikhtiar terbaik.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Ingat, saat lelah itu datang, berhentilah sejenak untuk menarik napas, menenangkan pikiran, dan mengisi ulang tenaga. Gunakan jeda itu untuk mengevaluasi langkah, memperbaiki strategi, lalu lanjutkan perjalanan. Kita hanya butuh istirahat untuk bangkit, bukan menyerah dan pasrah

Ingat, saat lelah itu datang, berhentilah sejenak untuk menarik napas, menenangkan pikiran, dan mengisi ulang tenaga. Gunakan jeda itu untuk mengevaluasi langkah, memperbaiki strategi, lalu lanjutkan perjalanan. Kita hanya butuh istirahat untuk bangkit, bukan menyerah dan pasrah
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Kadang, hidup terasa begitu lancar hingga kita lupa bertanya: apakah ini berkah atau justru istidraj? Sebab, nikmat tanpa ketaatan bisa jadi jalan sunyi menuju kelalaian. Tetaplah waspada—iringi setiap kemudahan dengan syukur dan taubat, agar langkah tetap terjaga di jalan-Nya.

Kadang, hidup terasa begitu lancar hingga kita lupa bertanya: apakah ini berkah atau justru istidraj? Sebab, nikmat tanpa ketaatan bisa jadi jalan sunyi menuju kelalaian. Tetaplah waspada—iringi setiap kemudahan dengan syukur dan taubat, agar langkah tetap terjaga di jalan-Nya.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Kita tidak bisa menyalakan semangat orang lain jika api keyakinan dalam diri sendiri masih redup. Mulailah dengan membangun kepercayaan diri, baru energi itu akan menular pada sekitar. Subang, 11 Agustus 2025 Kang JJS

Kita tidak bisa menyalakan semangat orang lain jika api keyakinan dalam diri sendiri masih redup. Mulailah dengan membangun kepercayaan diri, baru energi itu akan menular pada sekitar.

Subang, 11 Agustus 2025
Kang JJS
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Melapangkan hati adalah seni merelakan tanpa merasa kehilangan diri. Saat kita berhenti menimbang siapa yang salah dan siapa yang benar, lalu fokus pada langkah berikutnya, hidup terasa lebih lega. Bukan karena masalah hilang, tapi karena kita memilih membawa hati yang lapang.

Melapangkan hati adalah seni merelakan tanpa merasa kehilangan diri. Saat kita berhenti menimbang siapa yang salah dan siapa yang benar, lalu fokus pada langkah berikutnya, hidup terasa lebih lega. Bukan karena masalah hilang, tapi karena kita memilih membawa hati yang lapang.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Rezeki itu sudah tertakar, tidak akan tertukar, apalagi nyasar. Terlalu sibuk menanti yang belum datang sering membuat kita lupa mensyukuri yang sudah ada. Percayalah, yang pergi memang bukan untuk kita, dan yang tiba selalu datang tepat pada waktunya.

Rezeki itu sudah tertakar, tidak akan tertukar, apalagi nyasar. Terlalu sibuk menanti yang belum datang sering membuat kita lupa mensyukuri yang sudah ada. Percayalah, yang pergi memang bukan untuk kita, dan yang tiba selalu datang tepat pada waktunya.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Kompas tidak akan membawa kita ke mana-mana kalau kita tidak mulai melangkah. Begitu juga mimpi, hanya akan jadi angan kalau kita terus menunggu waktu yang tepat. Peta tidak harus lengkap, yang penting kita mulai jalan. Kadang diperjalananlah kita menemukan arah yang sebenarnya.

Kompas tidak akan membawa kita ke mana-mana kalau kita tidak mulai melangkah. Begitu juga mimpi, hanya akan jadi angan kalau kita terus menunggu waktu yang tepat. Peta tidak harus lengkap, yang penting kita mulai jalan. Kadang diperjalananlah kita menemukan arah yang sebenarnya.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Sedekah bukan sekadar memberi, tapi mengingatkan kita bahwa semua yang kita punya hanyalah titipan. Saat tangan terbuka untuk memberi, hati pun terbuka untuk menerima ketenangan.

Sedekah bukan sekadar memberi, tapi mengingatkan kita bahwa semua yang kita punya hanyalah titipan. Saat tangan terbuka untuk memberi, hati pun terbuka untuk menerima ketenangan.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Mengeluh tak pernah menyelesaikan masalah, justru membuat hati semakin berat. Tapi ketika kita berhenti mengeluh, pikiran menjadi lebih jernih dan hati terasa lebih ringan.

Mengeluh tak pernah menyelesaikan masalah, justru membuat hati semakin berat. Tapi ketika kita berhenti mengeluh, pikiran menjadi lebih jernih dan hati terasa lebih ringan.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Kalau kita punya cita, harapan, dan tujuan, mari kita perjuangkan sekuat tenaga sampai batas kemampuan kita. Sertakan doa, krn hanya Allah yang berhak menentukan. Dan saat hasilnya tiba, kita belajar berbaik sangka. Di balik setiap ketentuan pasti tersimpan kebaikan untuk kita.

Kalau kita punya cita, harapan, dan tujuan, mari kita perjuangkan sekuat tenaga sampai batas kemampuan kita. Sertakan doa, krn hanya Allah yang berhak menentukan. Dan saat hasilnya tiba, kita belajar berbaik sangka. Di balik setiap ketentuan pasti tersimpan kebaikan untuk kita.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Kerap kali ujian datang pada celah paling rapuh dalam hidup kita. Bukan tanpa maksud, melainkan agar kita belajar rendah hati, mengenali kelemahan, dan menengadah pada Sang Maha Kuat.

Kerap kali ujian datang pada celah paling rapuh dalam hidup kita. Bukan tanpa maksud, melainkan agar kita belajar rendah hati, mengenali kelemahan, dan menengadah pada Sang Maha Kuat.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Kadang, cara Allah mengabulkan doa bukan dengan memberi apa yang kita minta, tetapi dengan menahannya agar kita terhindar dari bahaya yang tak kita lihat. Karena Dia Maha Tahu, setiap takdir yang tertunda justru menyelamatkan kita dari sesuatu yang tak sanggup kita tanggung.

Kadang, cara Allah mengabulkan doa bukan dengan memberi apa yang kita minta, tetapi dengan menahannya agar kita terhindar dari bahaya yang tak kita lihat. Karena Dia Maha Tahu, setiap takdir yang tertunda  justru menyelamatkan kita dari sesuatu yang tak sanggup kita tanggung.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Kadang kita membandingkan diri dengan orang lain, lalu merasa kalah dan kecewa. Padahal, kekalahan yang paling merugikan bukanlah saat kita tertinggal dari mereka, tetapi saat kita berhenti berusaha, menyerah pada rasa malas, atau mengkhianati potensi kita sendiri.

Kadang kita membandingkan diri dengan orang lain, lalu merasa kalah dan kecewa. Padahal, kekalahan yang paling merugikan bukanlah saat kita tertinggal dari mereka, tetapi saat kita berhenti berusaha, menyerah pada rasa malas, atau mengkhianati potensi kita sendiri.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Pohon tinggi pasti diterpa badai, langkah jauh pasti diuji rintangan. Hidup bukan soal cepat sampai, tapi tetap taat meski badai menghadang.

Pohon tinggi pasti diterpa badai, langkah jauh pasti diuji rintangan. Hidup bukan soal cepat sampai, tapi tetap taat meski badai menghadang.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Semua orang mulai dari nol. Bedanya, ada yang berhenti saat angka nol terasa terlalu panjang, ada pula yang terus menapaki meski jalannya pelan. Justru dalam proses yang lambat itulah lahir ketahanan, strategi, dan keahlian yang tak bisa dibeli oleh jalan pintas.

Semua orang mulai dari nol. Bedanya, ada yang berhenti saat angka nol terasa terlalu panjang, ada pula yang terus menapaki meski jalannya pelan. Justru dalam proses yang lambat itulah lahir ketahanan, strategi, dan keahlian yang tak bisa dibeli oleh jalan pintas.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Setiap orang pernah memiliki hari yang tidak baik-baik saja. Don't give up. Pause. Rest. Reset. Restart. But, never quit. Always pick yourself up and keep going. Kuy, gasss! #KeepGoing #NeverQuit #Motivation #Inspiration #PantunMotivasi #SeruputKopiPanas #Subang #KangJJS

Setiap orang pernah memiliki hari yang tidak baik-baik saja.  Don't give up. Pause. Rest. Reset. Restart. But, never quit.
Always pick yourself up and keep going.  Kuy, gasss!

#KeepGoing #NeverQuit #Motivation #Inspiration #PantunMotivasi  #SeruputKopiPanas #Subang #KangJJS
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Setiap perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten. Alih-alih memaksa diri mengubah hidup sekaligus, mulailah dari satu langkah sederhana: membaca 10 menit setiap pagi, berjalan kaki 15 menit setelah makan, atau menyisihkan Rp10.000 setiap hari.

Setiap perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten. Alih-alih memaksa diri mengubah hidup sekaligus, mulailah dari satu langkah sederhana: membaca 10 menit setiap pagi, berjalan kaki 15 menit setelah makan, atau menyisihkan Rp10.000 setiap hari.
Seruput Kopi Panas (@sruputkopipanas) 's Twitter Profile Photo

Hidup itu seperti roda: kadang di atas, kadang di bawah. Kuncinya sederhana: syukur saat diberi, sabar saat diuji. Dengan begitu, nikmat terasa cukup, ujian pun jadi lebih ringan.

Hidup itu seperti roda: kadang di atas, kadang di bawah. Kuncinya sederhana:  syukur saat diberi, sabar saat diuji. Dengan begitu, nikmat terasa cukup, ujian pun jadi lebih ringan.