Kanina 🍉 (@sheiskanina) 's Twitter Profile
Kanina 🍉

@sheiskanina

ID: 1336234620690464768

calendar_today08-12-2020 09:02:33

9,9K Tweet

183 Takipçi

267 Takip Edilen

tempo.co (@tempodotco) 's Twitter Profile Photo

#TempoThread Presiden Prabowo berencana memperluas lahan sawit dan mengorbankan pohon hutan. Katanya, sawit juga pohon yang dapat menyerap karbondioksida🌳 Tapi, emang pohon sawit dan pohon hutan itu beneran sama, ya?🤷‍♀️ A Thread

#TempoThread 

Presiden Prabowo berencana memperluas lahan sawit dan mengorbankan pohon hutan. 

Katanya, sawit juga pohon yang dapat menyerap karbondioksida🌳

Tapi, emang pohon sawit dan pohon hutan itu beneran sama, ya?🤷‍♀️

A Thread
Media Indonesia (@mediaindonesia) 's Twitter Profile Photo

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengalami efisiensi anggaran 2025 sebesar 43%. Dari yang tadinya pagu anggaran sebesar Rp1,4 triliun, kini BPNPB hanya mendapatkan anggaran sekira Rp800 miliar. mediaindonesia.com/humaniora/7414…

꒰ঌ ℬia (@revairie) 's Twitter Profile Photo

Halo teman-teman, apakah boleh minta RT-nya? Hari ini terjadi longsor dan banjir di Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Namun sepertinya masih kurang pemberitaannya, jadi mohon bantuannya untuk RT agar beritanya tersebar luas 🙏

Lone Wolf (@mythicalforest) 's Twitter Profile Photo

Jadi gimana? Orang yang kemarin melabeli aktivis peduli krisis iklim dan sosio ekologis sebagai "wahabi lingkungan" dan "alarmisme global" itu masih bisa omong besar gak lihat realitas semacam ini? Susah memang kalau akal dan keberpihakannya udah dibeli sama kekuasaan

Keyya 🌾 (@koentji__) 's Twitter Profile Photo

PRAY FOR INDONESIA PRAY FOR SUMATERA PRAY FOR SUMUT DAN SEKITARANNYA PRAY FOR ACEH PRAY FOR SIBOLGA PRAY FOR TAPANULI PRAY FOR NIAS PRAY FOR PADANG

PRAY FOR INDONESIA
PRAY FOR SUMATERA
PRAY FOR SUMUT DAN SEKITARANNYA
PRAY FOR ACEH
PRAY FOR SIBOLGA
PRAY FOR TAPANULI
PRAY FOR NIAS
PRAY FOR PADANG
Panggil aja Purbo (@piyopikavet) 's Twitter Profile Photo

Banjir longsornya jelas karena ketidakmampuan tanah untuk meresapi curah hujan tinggi. Karena apa? Hutannya gundul gada pohon.. Di sisi lain gundulnya hutan pohon bikin gas karbon terperangkap+bikin efek rumah kaca makin parah, bumi makin panas, pola cuaca berantakan+ iklim

A★ (@saturngguk) 's Twitter Profile Photo

Teman-teman, please help highlight this too. Beberapa wilayah di Aceh juga lagi banjir parah. Banyak keluarga/kerabat yang nggak bisa dihubungi karena listrik dan jaringan blackout Ada info beberapa daerah airnya udah setinggi bahu, dan hujan masih belum berhenti. Please stay

RIZ (@rizkidwika) 's Twitter Profile Photo

Negara terbesar keempat di dunia. Negara paling rentan terancam bencana nomor dua di dunia. Negara dengan gempa terbanyak 2023-2024 di dunia. Negara dengan gunung api terbanyak ketiga di dunia. Ini yang bodoh siapa?

NCTzen Humanity & Help Indonesia (@nctzenhumanity) 's Twitter Profile Photo

❗️#PrayForSumatera ❗️ Yuk ramaikan terus supaya kawan kita di Sumatera mulai dari Sibolga, Padang sampai Aceh supaya dapat bantuan dan perhatian serius dari pemerintah. Kamu bisa bantu donasi melalui : bit.ly/donasibanjirin…

Trend Asia (@trendasia_org) 's Twitter Profile Photo

Duka mendalam menyelimuti Sumatra. Hujan sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi akibat Siklon Tropis Senyar menghantam sejumlah wilayah, menyebabkan kerusakan dan kehilangan yang berat bagi banyak keluarga dan kawan. Di tengah duka ini, sejumlah fakta lapangan

Jejak digital. (@arsipaja) 's Twitter Profile Photo

Arsip Prabowo, Senin (30/12/2024): "Saya kira ke depan kita juga harus tambah tanam kelapa sawit, nggak usah takut apa itu namanya membahayakan, deforestation. Namanya kelapa sawit ya pohon, ya kan? Benar nggak? Kelapa sawit itu pohon, ada daunnya kan?"

Marlistya Citraningrum (@mcitraningrum) 's Twitter Profile Photo

Siklon di dunia intensitasnya makin tinggi (menguat) dan wilayah yg tadinya “aman” jadi berisiko. Pemanasan global (akibat aktivitas manusia) memperparah siklon yg sudah ada. Lebih lanjutnya jangan percaya saya tapi laporan 254 halaman ini aja. ipcc.ch/report/ar6/wg1…