Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile
Rihan Azzahra🍁

@rihan_azzahra

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

ID: 780429385

calendar_today25-08-2012 14:32:27

22,22K Tweet

4,4K Takipçi

0 Takip Edilen

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Terkadang hidup terasa seperti berada di labirin. Tapi bagaimana jika kebingungan ini sebenarnya Allah sedang membimbing langkahmu menuju takdirmu sesungguhnya? Maka, teruslah berjalan.... Percaya pada rencana Allah..

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Allah akan membuka pintu - pintu yang dulu kamu pikir telah terkunci selamanya. Tetaplah berbaik sangka. Karena sebentar lagi, kamu akan melihat doamu akan menjadi kenyataan

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

“Kadang kita ranking 2 biar bisa belajar ridho. Dan justru karena ridho itulah, Allah gantiin dengan sesuatu yang lebih indah. Manusia boleh punya perhitungan, tapi Allah yang nulis skenario. Dan Dia selalu tau momen terbaik buat ngasih hadiah-Nya. Kang Ranggazagal

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Tenanglah. Bila saatnya tiba, Allah akan membelamu dengan cara yang tidak pernah kamu sangka. Jangan sedih Jangan putus asa Allah mendengar aduanmu.

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Jangan tangisi orang yang tak jadi bagian dari hidupmu, jika seluruh langit sudah ikut menangis bersamamu saat kamu mendoakannya.” Yang kamu perjuangkan itu indah. Yang kamu doakan itu tulus. Tapi yang Allah pilihkan, pasti jauh lebih tepat untukmu.

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Mungkin panen itu bukan selalu datang di tanggal yang kita tandai di kalender. Tapi saat hati kita sudah cukup sabar, dan jiwa kita cukup ridha, maka Allah akan menjatuhkan buahnya, kadang dari arah yang tak kita lihat...

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Jika cinta yang dulu datang hanya untuk menguji sabar, semoga cinta yang datang setelahnya, adalah hadiah dari Allah. Bukan yang minta dimaafkan, tapi yang datang untuk menyembuhkan. Karena lebih baik menerima sepasang sepatu baru, daripada harus menjahit sepatu yang menganga

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Karena terkadang, pertolongan itu bukan datang dalam bentuk yang kita harap, tapi Allah menuntun kita untuk lebih mengerti dengan cara-Nya. Bahkan, ketika kamu merasa belum tertolong pun, adalah bagian dari cara Allah memperhalus hatimu agar jadi lebih sabar dan ridha.

Karena terkadang, pertolongan itu bukan datang dalam bentuk yang kita harap, tapi Allah menuntun kita untuk lebih mengerti dengan cara-Nya. 

Bahkan, ketika kamu merasa belum tertolong pun, adalah bagian dari cara Allah memperhalus hatimu agar jadi lebih sabar dan ridha.
Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Doa itu seperti benih yang sudah ditanam. Kadang tumbuhnya diam-diam di balik tanah yang tampak sepi. Kamu mungkin merasa Allah diam, padahal Dia sedang bekerja dalam senyap, menyiapkan waktu yang paling tepat untukmu.

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Jangan berhenti. Kalau pun harus diam, diamlah dalam doa. Kalau pun hancur, hancurlah dalam sujud. Karena bisa jadi, dari situlah semua hal indah biasanya berawal. Keep waiting. ...

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Terkadang, hal - hal paling berharga dalam hidup adalah hal - hal yang tidak bisa kita posting di sosial media. Hanya bisa dirasakan oleh hati dan disyukuri setiap saat. Karena tidak semua hal berharga layak untuk dikonsumsi ramai - ramai.

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Percayalah, meski gelap masih mengelilingi, cahaya fajar sudah bergerak mendekat. Allah tahu kapan harus mengubah air matamu menjadi senyum. Selama Allah di sisimu, tak ada rintangan yang tidak bisa kamu lewati.

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Bagaimana jika istana pink itu adalah surga yang dijanjikan Allah untukmu, bukan cinta. Bagaimana yang kamu pikir indah, hanya sekadar fatamorgana. Indah dari jauh, tapi sebenarnya semu. Maka, berserahlah kepada Allah. Tetap minta dibimbing dan ditolong oleh Allah.

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Pernah nggak, orang yang nyakitin kamu malah bersikap seolah dia adalah korban dan kamu penjahatnya? Yang salah dia, tapi yang disalahkan kamu. Lucu ya! Fenomena ini aku bahas di buku terbaruku Sembuh Tanpa Balas Menyakiti. Yuk ikutan PO dg klik 👇 bit.ly/46pPHfW

Pernah nggak, orang yang nyakitin kamu malah bersikap seolah dia adalah korban dan kamu penjahatnya? 

Yang salah dia, tapi yang disalahkan kamu. Lucu ya! 

Fenomena ini aku bahas di buku terbaruku Sembuh Tanpa Balas Menyakiti. Yuk ikutan PO dg klik 👇
bit.ly/46pPHfW
Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Jangan pernah meremehkan atau menertawakan musibah orang lain. Bisa jadi, Allah balikkan keadaan agar kita merasakan apa yang dulu kita jadikan bahan ejekan.

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Manusia bisa berbohong, tapi Allah tidak akan pernah membiarkan kebohongan bertahan selamanya. Kemarin kamu menerima hinaan & fitnah. Tapi itu tidak selamanya Kebenaran itu seperti matahari yang terbit perlahan. Mungkin lama tertutup awan, tapi akhirnya akan bersinar juga ☀️

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Ketika matahari telah tenggelam, maka bulan yang sebenarnya akan muncul dengan cahayanya yang indah. Yang kamu pikir sudah selesai, ternyata itu adalah awal untuk cerita yang lebih baik. Don't lose hope. Kamu belum game over. Allah bisa perbaiki segalanya

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Gagal itu bukan akhir, tapi proses untuk jadi lebih baik. Kamu tidak harus sempurna, tapi kamu harus terus bangkit apapun yang terjadi. Sambil berjuang, tetaplah bersikap lembut kepada orang lain. Karena kehadiranmu bisa jadi cahaya untuk sekitar.

Rihan Azzahra🍁 (@rihan_azzahra) 's Twitter Profile Photo

Manusia mungkin memaafkan kesalahanmu setelah minta maaf, tapi belum tentu mencintaimu lagi. Sedangkan Allah mengampuni dosamu, menerima taubatmu, dan tetap mencintaimu. Syeikh Mutawally Syarawy