Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile
Ima Madani

@morfemima

—mengutip dan menulis buku. 𐙚

ID: 983920925656494081

linkhttp://instagram.com/ima.madani calendar_today11-04-2018 04:13:23

803 Tweet

3,3K Followers

96 Following

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Malah inget tamparan puisi yajugaya; “Lekuk badan, siapa tak doyan.” “Tapi kecerdasan, bikin penasaran.” “Karena isi kepala, ada-ada saja.” “Karena isi celana, itu-itu saja” May Allah protect all Muslim women. 🙌🏻

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Halo #PajakKitaUntukKita, saya sudah melakukan pemadanan NPWP dan NIK, namun ketika ingin mengirim NPWP elektronik via email, saya sudah tidak memiliki akses ke email yang tertaut. Sedangkan untuk penggantian email baru, kode verifikasi dikirim ke email yang lama. Mohon bantuanya.

ᅠᅠ 𝖓𝖆ᅠᅠ (@therapeuticsoul) 's Twitter Profile Photo

pantas saja tidak mendapatkan ketenangan, rupanya dzikir tidak ada penghayatan. kita hanya fokus di lisan, tidak pakai hati, sholatpun hanya sekedar gerakan. bagaimana bisa hatinya akan tenang? —Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri حفظه الله

KaryaKarsa (@karyakarsa_id) 's Twitter Profile Photo

Antara Al-Quran yang membuat kita jauh dari dosa dan maksiat, atau dosa dan maksiat yang menjauhkan kita dari Al-Quran. - Shazil Medina.

KaryaKarsa (@karyakarsa_id) 's Twitter Profile Photo

"Kisah Sakinah, di tanah Madinah." Tentang seorang wanita yang menikah dengan pria namun tidak pernah mengetahui wajah suaminya. "Shazil Medina" karya @amimomile di KaryaKarsa.✨ Baca di sini 👉 karyakarsa.com/amimomile/seri… #KaryaKarsa #ceritaislami #novelreligi #novelfiksi

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Hal yang paling sulit dari banyaknya diamanahi perkara dunia adalah perasaan memiliki dan menyadari bahwa hal tersebut hanyalah titipan.

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Satu nasihat yang aku dapat dari seseorang dan ngerasa kebantu banget untuk membuat diri nggak merasa lebih baik dari orang lain; Nggak semua yang kamu kira “benar” itu lawannya “salah”, bisa jadi lawan dari “benar” itu “dia lebih benar”.

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Karena, jika kepada urusan yang sunnah kita berani meremehkan maka akan berimbas juga pada urusan yang diwajibkan, kemudian akan meremehkan urusan yang difardhukan, kemudian akan meremehkan ajaran Islam secara keseluruhan. —Dr. Abdullah Nashih Ulwan | Pendidikan Anak dalam Islam

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Allahku.ﷻ Yang mendinginkan api untuk Ibrahim. Ia yang membelah lautan untuk Musa. Ia pula yang menyelamatkan Yunus dari dalam perut Paus. Hanya saja, doa tidak berhasil saat yang mengucapkan tidak yakin. —Ima Madani | ايم مدنيـﮯ

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

“Justru keimanan kita perlu ditantang, diuji sampai mentok. Apakah kita menyembah Allah hanya karena ikut-ikutan, atau karena kita terlahir sebagai seorang muslim, atau karena Islam ini agama yang benar?” —may Allah blessings him. 🤍

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Manusia bergulat dengan pikiran, hasrat, pendapat, dan kebencian; manusia memiliki kemampuan berbicara. Tetapi dalam jarak beberapa detik (kematian) manusia bisa berkurang menjadi sesuatu yang sangat sederhana, potongan daging tak bernyawa. (84) —John Connor | A Child's Game

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Kita tidak berdoa kepada Tuhan untuk cinta-Nya, kita berdoa kepada Tuhan karena telah mengalami cinta-Nya. —A. Helwa | Secrets of Divine Love

Ima Madani (@morfemima) 's Twitter Profile Photo

Baik buruknya kita itu nggak ditentukan oleh opini orang lain, pun baik buruknya orang lain seharusnya tak dinilai hanya dari opini kita.