Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile
Marissa Echa

@marisseng

Berbenahlah untuk Rabb - mu.

الله

ID: 628017392

linkhttp://echongchae.blogspot.com calendar_today06-07-2012 04:01:03

15,15K Tweet

288 Takipçi

141 Takip Edilen

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Kdg suka sedih kalo lg ksh makan kucing liar trs dia makan sampe ada suara bunyinya. Kek ya Allah brp hari ya cing km ga makan, selapar inikah cing? :’(

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Kdg kalo lg liat gambar2 pemandangan disana , terbesit rindu. Dan rasanya udh hafal bgt sm udara disana , aroma disana, sunyi tp ramai. Aneh tp nyata.

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Sebenernya ada 1 kota yg bikin aslinya gue ga sanggup buat pijakin Kaki lg disana selama gue harus berpijak sendiri. Krn, sejatinya gue mengenal kota tsb bkn sendirian. Tiba tiba jd rindu.

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Rasanya Jakarta akan tetap Kalah. Semua hanya karena permasalahan waktu. Perlahan perasaan ku ingin tetap berada di kota ini memudar.

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Males ketemu org. Males chat. Males angkat tlp. Males ngomong. Siapapun yg msh gue iyain buat ketemu, buat ngbrol random,msh gue bls chatnya, msh minat buat angkat tlp nya. Selamat. Huehehe

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Memang betul bbrp orang disana pernah menaruh duri yg begitu tajam, tp mereka jg sering memberi payung di kala teriknya panas matahari, dan diri ini pun mengerti sejatinya bagaimana situasi kehidupan sesama. Tanpa saudara sedarah, tanpa bimbingan orang tua. Semua di lepaskan sj

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Lalu tiba tiba aku kembali ke kota di mana tdk ada yg mengerti bagaimana caranya aku mencabut duri di hidup ku, bagaimana aku mengobati rasa sakit ku, bagaimana aku bertahan di bawah terik. Dan seakan semua yg terjadi disini hanya mau melihat hasil bahagianya saja.

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Dan aku sudah muak membeli tawa, cinta, penilaian, cerita, bahkan sekedar sapa. Semua disini serba ada harganya. Tp tdk ada satu pun yg pernah benar benar mencoba bertanya apa aku baik baik saja ?Bahkan sekali saja ? Tidak ada. Maka dr itu ku katakan.Perantauan adalah tempatku

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Walau aku mulai mengerti apa arti Luka sebenarnya ketika aku disana. Tp aku tau arti bahagia karena diri sendiri. Apa makna perasaan selalu merasa cukup. Karena segalanya jgn sampai berat sebelah. Dan disana aku mati matian menyeimbangkan semuanya. Dan aku berhasil melewatinya.

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Aku selalu memimpikan utk bs singgah di kota ini, krn aku fikir disini lebih baik. Namun hanya sekedar label harga yg hrs aku tebus. Aku telah bersahabat dgn luka, dan luka jg memberiku senyum paling ikhlas. Tp luka tdk pernah munafik. Tdk pernah menarik ku utk membeli bahagia.

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Bkn berarti aku ingin membagi luka yg pernah ku rasa, masing masing ada luka yg terjadi aku tahu itu. Aku jg tdk ingin membahas hal2 yg percuma jk tdk akan ada yg mengerti. Tp sepertinya aku merasa begitu banyak kepalsuan disini. Sekali aku terjun. Mereka ingin 2x aku terjun

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Lalu aku kembali lg dengan sayap sayap patah. Dan ketika aku kembali dengan susah payah. Mereka hanya akan memberi cinta tawa bahagia sapa jika memang semua ada harga. Lantas,utk apa aku disini. Membeli kepuasan utk ego ku atau ego mereka. Selamat tinggal utk Dunia Tipu Tipu.

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Perlahan aku menarik diri,hilang (selamanya). Dan aku sedang membuat diri ku utk belajar berdamai dgn kesunyian dan mencintai diri ku lebih dan lebih. Krn ternyata sunyi itu tdk perlu di beli. Aku terlalu mengejar keramaian,aku lupa ada harga yg hrs aku bayar secara tdk logika

Marissa Echa (@marisseng) 's Twitter Profile Photo

Suara itu berbisik kpd ku. Jgn kan sebuah pelukan utk mengatakan kamu hebat/sekedar elusan tangan di punggung sambil mengatakan aku bangga pada mu. Sekedar bertanya apa aku baik baik saja. Tdk pernah ku dapati disini Ternyata org2 di kota ini lebih buruk. Tp urusan hasil, no 1