mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile
mahandis

@mahandisyoanata

Journey l Exploration l Historical Sites l Natural History l Managing Editor at National Geographic Indonesia & Editor in Chief at INTISARI

ID: 370553296

calendar_today09-09-2011 06:51:21

11,11K Tweet

1,1K Takipçi

488 Takip Edilen

mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Barangkali kita telah melupakan sosok perempuan dalam kedaulatan budaya peramu, peladang, pesawah, dan maritim. Silakan mendaftar via bit.ly/bincangredaksi…

Barangkali kita telah melupakan sosok perempuan dalam kedaulatan budaya peramu, peladang, pesawah, dan maritim. Silakan mendaftar via bit.ly/bincangredaksi…
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Setelah menghilang hampir 80 taon lamanja, Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger XII e Bataljon, Meester Cornelis, Batavia memboeka anggauta baroe. Versterkt onze gelederen!

Setelah menghilang hampir 80 taon lamanja, Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger XII e Bataljon, Meester Cornelis, Batavia memboeka anggauta baroe. 

Versterkt onze gelederen!
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Cerita di balik 'KNIL Vakantie' yang digelar komunitas reka ulang sejarah Bangor. Mereka mengajak kita menyaksikan sejarah dari sisi yang berbeda. nationalgeographic.grid.id/read/132978110…

mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Stearman Seorang KNIL sedang memeriksa mesin pesawat latih mula bertahun pembuatan 1944 dari pabrikan Boeing. Pesawat bersayap ganda ini terbang dengan membawa dua awak. Nama bekennya 'Boeing Stearman'.

Stearman
Seorang KNIL sedang memeriksa mesin pesawat latih mula bertahun pembuatan 1944 dari pabrikan Boeing. Pesawat bersayap ganda ini terbang dengan membawa dua awak. Nama bekennya 'Boeing Stearman'.
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Reka ulang adegan kakek buyut, Sikin Soemojitno bersama Mannlicher kesayangannya. Seorang spaandrig KNIL di tangsi Fort Cochius di Gombong, 1938.

Reka ulang adegan kakek buyut, Sikin Soemojitno bersama Mannlicher kesayangannya. Seorang spaandrig KNIL di tangsi Fort Cochius di Gombong, 1938.
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Kisah tentang Jaap Kunst yang mencari, mendengar, dan merekam musik-musik tradisi Nusantara 1919-1934. Apa yang harus kita kerjakan selanjutnya? Majalah Nat Geo Indonesia edisi Maret 2022, Renjana Bebunyian Nusantara.

Kisah tentang Jaap Kunst yang mencari, mendengar, dan merekam musik-musik tradisi Nusantara 1919-1934. Apa yang harus kita kerjakan selanjutnya? 

Majalah <a href="/NGIndonesia/">Nat Geo Indonesia</a> edisi Maret 2022, Renjana Bebunyian Nusantara.
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Bincang Redaksi-44: Jaap Kunst, Renjana Bebunyian Nusantara. Jap Kunst mencari, mendokumentasikan, dan merefleksikan musik tradisi Nusantara. Mari menelusuri jejaknya hari ini. Senin, 14 Maret 2022 19.30 - 20.30 WIB Nat Geo Indonesia Nusi MNI @MuseumNasional

Bincang Redaksi-44: Jaap Kunst, Renjana Bebunyian Nusantara. 

Jap Kunst mencari, mendokumentasikan, dan merefleksikan musik tradisi Nusantara. Mari menelusuri jejaknya hari ini.

Senin, 14 Maret 2022
19.30 - 20.30 WIB

<a href="/NGIndonesia/">Nat Geo Indonesia</a> <a href="/Nusi_LE/">Nusi MNI</a> @MuseumNasional
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Bincang Redaksi-47: Sejarah Alam Gunung Merapi dalam Lukisan. Mengungkap sederet lukisan aktivitas vulkaniknya sepanjang 1800-1930. Menyelisik sumbangan salah satu pelukisnya yang terlupakan, Abdullah Suriosubroto. 🔓Silakan mendaftar: bit.ly/bincangredaksi…

Bincang Redaksi-47: Sejarah Alam Gunung Merapi dalam Lukisan. Mengungkap sederet lukisan aktivitas vulkaniknya sepanjang 1800-1930. Menyelisik sumbangan salah satu pelukisnya yang terlupakan, Abdullah Suriosubroto. 

🔓Silakan mendaftar: bit.ly/bincangredaksi…
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Misi menemukan kembali makam para pejuang Aceh yang terlupakan di Ereveld Ancol. Salah satunya Konsul Muhammadiyah pertama di Aceh, Teuku Muhammad Hasan Geulumpang Payung. Tewas dieksekusi Jepang di Pancur Batu, lalu awalnya dimakamkan di Brastagi. nationalgeographic.grid.id/read/133628360…

mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Pasca Geger Pacinan, VOC membangun benteng di Lasem, meski tak sebesar Fort Rembang. Di mana lokasinya? Kapan benteng itu direbut orang-orang Jawa? Simak "Para Kesatria di Balik Wiracarita Lasem" di Intisari edisi Februari 2023.

Pasca Geger Pacinan, VOC membangun benteng di Lasem, meski tak sebesar Fort Rembang. Di mana lokasinya? Kapan benteng itu direbut orang-orang Jawa? Simak "Para Kesatria di Balik Wiracarita Lasem" di Intisari edisi Februari 2023.
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Seorang spandrig Koninklijk Nederlands Indisch Leger sedang piket jaga di Batalion XII, Meester Cornelis, Batavia, sekitar 1940. Voor vorst en vaderland!

Seorang spandrig  Koninklijk Nederlands Indisch Leger  sedang piket jaga di Batalion XII, Meester Cornelis, Batavia, sekitar 1940.

Voor vorst en vaderland!
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Koninklijk Nederlands-Indisch Leger, 1940. Serdadu kelas dua memberi hormat senjata kepada serdadu kelas satu yang melintas hendak memasuki markas.

Koninklijk Nederlands-Indisch Leger, 1940. Serdadu kelas dua memberi hormat senjata kepada serdadu kelas satu yang melintas hendak memasuki markas.
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Selamat berlebaran, selamat Idulfitri. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan saya. Semoga Gusti Allah menerima amalan saya dan amalan Anda.

Selamat berlebaran, selamat Idulfitri. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan saya. Semoga Gusti Allah menerima amalan saya dan amalan Anda.
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Saya berimpresi KNIL akhir 1930-an, berdiri di dekat perbatasan Dusun Jengkelingan dan Dusun Tangkilan. Ketika Perang Jawa, sekitar 1827, Letnan Jenderal Hendrik Merkus De Kock membangun benteng medan-tempur darurat di kedua dusun itu untuk menjepit gerak Dipanagara.

Saya berimpresi KNIL akhir 1930-an, berdiri di dekat perbatasan Dusun Jengkelingan dan Dusun Tangkilan. Ketika Perang Jawa, sekitar 1827, Letnan Jenderal Hendrik Merkus De Kock membangun benteng medan-tempur darurat di kedua dusun itu untuk menjepit gerak Dipanagara.
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Rumah Nyai Ontosoroh Undangan makan siang di Wonokromo, Surabaia. Masih menanti kedatangan tuan rumah, Nyai Ontosoroh. Nyai pernah bilang, "Hidup dapat memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima."

Rumah Nyai Ontosoroh

Undangan makan siang di Wonokromo, Surabaia. Masih menanti kedatangan tuan rumah, Nyai Ontosoroh.

Nyai pernah bilang, "Hidup dapat memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima."
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Lo Wong Chiu dikenal sebagai arak masak, hasil fermentasi beras ketan. Kadar alkohol arak beras cenderung lebih tinggi dari minuman fermentasi anggur. Kata Silampukau: Hidup ini tambah keras Semenjak naiknya harga miras Anggur, vodka, arak beras Lebih hemat campur potas

Lo Wong Chiu dikenal sebagai arak masak, hasil fermentasi beras ketan. Kadar alkohol arak beras cenderung lebih tinggi dari minuman fermentasi anggur. 

Kata Silampukau: 
Hidup ini tambah keras Semenjak naiknya harga miras
Anggur, vodka, arak beras 
Lebih hemat campur potas
mahandis (@mahandisyoanata) 's Twitter Profile Photo

Bagi saya, pameran lukisan karya alodia yap bertajuk "Swara Terubus" telah membangkitkan kembali kesadaran ekologis kita sebagai manusia. Sanubari kita merindukan sapaan dan sentuhan puspa dan satwa sehingga berhenti sejenak menjadi cara untuk mengembalikan irama harmoni alam.

Bagi saya, pameran lukisan karya <a href="/alodiaYAP/">alodia yap</a> bertajuk "Swara Terubus" telah membangkitkan kembali kesadaran ekologis kita sebagai manusia. Sanubari kita merindukan sapaan dan sentuhan puspa dan satwa sehingga berhenti sejenak menjadi cara untuk mengembalikan irama harmoni alam.