Zainal Arifin Mochtar
@zainalamochtar
FH UGM
ID: 176644520
10-08-2010 02:08:44
6,6K Tweet
93,93K Takipçi
480 Takip Edilen
Pre Order 27 Mei-2 Juni Kronik Otoritarianisme Indonesia : Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia Ditulis oleh mas Zainal Arifin Mochtar & tuk4n9kl1p1n912 Buku Mojok Puthut EA Tebal 694 hlm Ukuran: 15,5x23cm Penerbit : EA books Harga normal Rp. 200.000 Harga pre order Rp.180.000
Kronik Otorianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia Penulis: Zainal Arifin Mochtar & tuk4n9kl1p1n912 Tebal Isi: xii + 694 halaman Ukuran: 15,5 x 23 cm ISBN: 978-623-5280-22-6 Cetakan pertama, Mei 2025. Harga Normal 200.000 Pra Pesan 150.000 Surabaya. Sila DM.
Muhammad.Taufik.R Titi Anggraini feri amsari Bivitri Susanti Zainal Arifin Mochtar Perludem Public Virtue Research Institute Dirty Vote Alamsyah Saragih Komisi Informasi Pusat RI Transparency International Good Governance Institute KPU RI semakin tdk transparan. Padahal ini prinsip penting dlm penyelenggaraan pemilu. Harusnya data pribadi sj yg tdk dipublikasikan, bkn keseluruhan dokumen. Misalnya salinan ijazah yg menunjukan kelulusan calon tetap perlu dipublikasikan, namun tidak nilai2 pelajarannya
Paul Suluh Pergerakan diciduk dgn cara brutal, tanpa surat penangkapan & langsung ditetapkan tersangka dgn tuduhan berlapis: pasal 160, 170, 187, 55 KUHP, tentang penghasutan, pengrusakan fasilitas umum, pembakaran, & aktor/intelektual. Jangan diam! Dan lawan! Utas kronologi
Baca tulisan ini untuk berefleksi kenapa hari2 aktivis ditahan serampangan. Negara sedang pake logika guilty by association: orang dianggap salah bukan karena apa yg ia lakukan, tapi karena apa yg ada di dekatnya, buku bacaannya, atau orang yg ia kenal. open.substack.com/pub/thethirdso…
Sejak Dirty Vote pertama, tulang punggung film ini adalah tim riset. Sebuah kehormatan kali ini kami dibantu 3 jurnalis kawakan: mardimar Aqwam Fiazmi Hanifan dan Mawa Kresna. Hormat diberi.
membedah dirty vote bareng Zainal Arifin Mochtar youtu.be/_Pe3FsLpOoY
Mas Prastowo Yustinus tadi sy minta ngajar di kelas saya di FH UGM, khususnya bicara filsafat keadilan Rawls dan relevansi pada kebijakan hukum. Tengah ngajar, ia termenung, mendapat info ayahnya meninggal dunia. Mas, titip salam buat ayah, cepat atau lambat kita semua akan menyusul.