Zainal Arifin Mochtar (@zainalamochtar) 's Twitter Profile
Zainal Arifin Mochtar

@zainalamochtar

FH UGM

ID: 176644520

calendar_today10-08-2010 02:08:44

6,6K Tweet

93,93K Takipçi

480 Takip Edilen

Zainal Arifin Mochtar (@zainalamochtar) 's Twitter Profile Photo

Aduh pak, perih perut saya dgn pernyataan ini. Mau belain Presiden hrs cerdas dikit pak. Mohon baca pasal 20 UUD, nda ada kata pemerintah dlm pasal legislasi, adanya Presiden. Jadi, UU TNI itu pasti maunya Presiden dan DPR, krn Presiden yg membahas dan menyetujui bersama DPR 😁

Aduh pak, perih perut saya dgn pernyataan ini. Mau belain Presiden hrs cerdas dikit pak. Mohon baca pasal 20 UUD, nda ada kata pemerintah dlm pasal legislasi, adanya Presiden. Jadi, UU TNI itu pasti maunya Presiden dan DPR, krn Presiden yg membahas dan menyetujui bersama DPR 😁
Zainal Arifin Mochtar (@zainalamochtar) 's Twitter Profile Photo

Memberi kesempatan wawancara tanpa potongan dan pertanyaan arahan adalah hal yang bagus. Harus dipuji. Tapi melihat beberapa jawaban, maap, pantesan kita khawatir dengan negara ini, kayak punya fantasi sendiri terhadap realitas.

Moh. Syahri (@syahri_ii) 's Twitter Profile Photo

Pre Order 27 Mei-2 Juni Kronik Otoritarianisme Indonesia : Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia Ditulis oleh mas Zainal Arifin Mochtar & tuk4n9kl1p1n912 Buku Mojok Puthut EA Tebal 694 hlm Ukuran: 15,5x23cm Penerbit : EA books Harga normal Rp. 200.000 Harga pre order Rp.180.000

Pre Order 27 Mei-2 Juni

Kronik Otoritarianisme Indonesia : Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia
Ditulis oleh mas <a href="/zainalamochtar/">Zainal Arifin Mochtar</a>
&amp; <a href="/dahlan_muhidin/">tuk4n9kl1p1n912</a>
<a href="/BukuMojok/">Buku Mojok</a>
<a href="/Puthutea/">Puthut EA</a>
Tebal 694 hlm
Ukuran: 15,5x23cm
Penerbit : EA books

Harga normal Rp. 200.000
Harga pre order Rp.180.000
nabb (@sipalingbw) 's Twitter Profile Photo

Kronik Otorianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia Penulis: Zainal Arifin Mochtar & tuk4n9kl1p1n912 Tebal Isi: xii + 694 halaman Ukuran: 15,5 x 23 cm ISBN: 978-623-5280-22-6 Cetakan pertama, Mei 2025. Harga Normal 200.000 Pra Pesan 150.000 Surabaya. Sila DM.

Kronik Otorianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun
Ketatanegaraan Indonesia

Penulis: <a href="/zainalamochtar/">Zainal Arifin Mochtar</a> &amp; <a href="/dahlan_muhidin/">tuk4n9kl1p1n912</a>

Tebal Isi: xii + 694 halaman
Ukuran: 15,5 x 23 cm
ISBN: 978-623-5280-22-6
Cetakan pertama, Mei 2025.

Harga Normal 200.000
Pra Pesan 150.000
Surabaya. Sila DM.
Nabiyla Risfa Izzati (@nabiylarisfa) 's Twitter Profile Photo

Berangkat ke LN buat nemenin anak. Dibikinin surat pakai kop kementerian untuk minta pendampingan KBRI. Terus yang bakal dicari yang nyebarin surat. Ini gwa yang bingung apa gimana sih 😭

Hadar Nafis Gumay (@hadarng) 's Twitter Profile Photo

Muhammad.Taufik.R Titi Anggraini feri amsari Bivitri Susanti Zainal Arifin Mochtar Perludem Public Virtue Research Institute Dirty Vote Alamsyah Saragih Komisi Informasi Pusat RI Transparency International Good Governance Institute KPU RI semakin tdk transparan. Padahal ini prinsip penting dlm penyelenggaraan pemilu. Harusnya data pribadi sj yg tdk dipublikasikan, bkn keseluruhan dokumen. Misalnya salinan ijazah yg menunjukan kelulusan calon tetap perlu dipublikasikan, namun tidak nilai2 pelajarannya

Hadar Nafis Gumay (@hadarng) 's Twitter Profile Photo

Di Balik KPU Sewa Pesawat Jet, Efisiensi atau Gaya Hidup Mewah?. Baca di kompas.id/artikel/di-bal… Apapun alasannya, KPU RI mlanggar Permenkeu ttg standar biaya perjalanan dinas. Mrengek wkt sempit?, lho thpn & jdwl pmilu sdh dittpkan sendiri sjk 9/6/2022. Banyak wkt tuk persiapn.

Hadar Nafis Gumay (@hadarng) 's Twitter Profile Photo

Dlm sidang pmriksaan DKPP_RI terungkap agt KPU RI Betty E Idroos satu2nya yg tdk pernah gunakan private jet. Respect! Smentara yg lain menggunakan, Kom. Parsadaan Harahap yg trbanyak. Lbh parah lagi pswt digunakn selain peruntukannya. Parah! Sblm tambah rusak, sgera DPR RI #ResetKPU

Roy Murtadho (@murtadhoroy) 's Twitter Profile Photo

Paul Suluh Pergerakan diciduk dgn cara brutal, tanpa surat penangkapan & langsung ditetapkan tersangka dgn tuduhan berlapis: pasal 160, 170, 187, 55 KUHP, tentang penghasutan, pengrusakan fasilitas umum, pembakaran, & aktor/intelektual. Jangan diam! Dan lawan! Utas kronologi

Paul <a href="/suluhpergerakan/">Suluh Pergerakan</a> diciduk dgn cara brutal, tanpa surat penangkapan &amp; langsung ditetapkan tersangka dgn tuduhan berlapis: pasal 160, 170, 187, 55 KUHP, tentang penghasutan, pengrusakan fasilitas umum, pembakaran, &amp; aktor/intelektual.

Jangan diam! Dan lawan! 

Utas kronologi
Nabiyla Risfa Izzati (@nabiylarisfa) 's Twitter Profile Photo

Baca tulisan ini untuk berefleksi kenapa hari2 aktivis ditahan serampangan. Negara sedang pake logika guilty by association: orang dianggap salah bukan karena apa yg ia lakukan, tapi karena apa yg ada di dekatnya, buku bacaannya, atau orang yg ia kenal. open.substack.com/pub/thethirdso…

Gandjar Bondan (@gandjar_bondan) 's Twitter Profile Photo

Satu bulan setelah kematian AFFAN dilindas barrakuda: - Kapolri, Kapolda, dan Kakor Brimobnya masih sama; - proses pertanggungjawaban hukum pidananya belum ada; - proses etiknya belum final, putusan yang ada malah merusak logika; Ketika negara tak menghargai nyawa, bubar saja!

Zainal Arifin Mochtar (@zainalamochtar) 's Twitter Profile Photo

Mas Prastowo Yustinus tadi sy minta ngajar di kelas saya di FH UGM, khususnya bicara filsafat keadilan Rawls dan relevansi pada kebijakan hukum. Tengah ngajar, ia termenung, mendapat info ayahnya meninggal dunia. Mas, titip salam buat ayah, cepat atau lambat kita semua akan menyusul.

Mas <a href="/prastow/">Prastowo Yustinus</a> tadi sy minta ngajar di kelas saya di FH UGM, khususnya bicara filsafat keadilan Rawls dan relevansi pada kebijakan hukum. Tengah ngajar, ia termenung, mendapat info ayahnya meninggal dunia. Mas, titip salam buat ayah, cepat atau lambat kita semua akan menyusul.