קראָו אויגן (@tatayaid) 's Twitter Profile
קראָו אויגן

@tatayaid

דער גרויסער חכם גלייך צום הימל

ID: 535106544

calendar_today24-03-2012 05:09:50

29,29K Tweet

790 Takipçi

434 Takip Edilen

tata khoiriyah (@tatakhoiriyah) 's Twitter Profile Photo

Seorang teman cerita. Dia ikut mendampingi rombongan Gerakan Nurani Bangsa berkunjung ke Polda Metro Jaya. Agendanya bertemu dg Delpedro & beberapa org yg ditahan sejak protes sebulan lalu. Teman saya menangis, karena salah satu yg ditahan adl ibu muda yg terpaksa putus menyusui.

BBC News Indonesia (@bbcindonesia) 's Twitter Profile Photo

Kekerasan 1965 telah melahirkan praktik perampasan tanah besar-besaran oleh tentara, memanfaatkan sentimen terhadap PKI setelah G30S. Bagaimana taktiknya dan untuk apa lahan-lahan yang dirampas itu? Simak penjelasan berikut.

Erasmus Napitupulu (@erasmus70) 's Twitter Profile Photo

Tragedi 65 itu genosida. Hanya secara legal, identitas korban dibatasi tidak termasuk kelompok identitas politik seperti komunis di Indonesia. Semua tindakan pemerintah saat itu sampai sekarang, termasuk menggunakan tangan pihak lain, adalah tindakan genosida.

Indra (@frimawan) 's Twitter Profile Photo

Dukanya hilang Namanya kembali terlupakan Hashtagnya tenggelam Suporter kembali bersorak Tetapi ibunya? Seumur hidup akan membenci sepakbola

YayasanLBHIndonesia (@ylbhi) 's Twitter Profile Photo

Kita lanjutkan cuitan ini ya... YLBHI punya 5 catatan kritis untuk perkapolri nomor 4 tahun 2025 ini: 1.⁠ ⁠Peraturan ini merupakan level peraturan internal (Perkapolri) namun mengatur jauh mengenai legitimasi penambahan kewenangan untuk tindakan Upaya paksa yang berdampak

Project Multatuli (@projectm_org) 's Twitter Profile Photo

Lagi-lagi, kriminalisasi terhadap masyarakat adat! Jauh di sana, di Halmahera Timur, Maluku Utara, sebanyak 11 masyarakat adat Maba Sangaji menjadi tersangka karena mempertahankan hutan adatnya. projectmultatuli.org/babak-kriminal…

BandungBergerak (@bdgbergerakid) 's Twitter Profile Photo

Kisah yang menimpa Ve ini hanyalah satu dari sekian banyak kisah yang terjadi pada aksi demonstrasi kemarin. Keluarga berharap Ve bisa bebas tanpa syarat, terlebih dirinya adalah tulang punggung keluarga. Baca artikelnya di BandungBergerak! bandungbergerak.id/article/detail…

Kisah yang menimpa Ve ini hanyalah satu dari sekian banyak kisah yang terjadi pada aksi demonstrasi kemarin. Keluarga berharap Ve bisa bebas tanpa syarat, terlebih dirinya adalah tulang punggung keluarga. 

Baca artikelnya di BandungBergerak! 

bandungbergerak.id/article/detail…
Vincentius Azvian (@vincentazvian) 's Twitter Profile Photo

Lu pada tau ga sih orang2 yg pada ditangkep pas demo agustus kemarin tuh sampe sekarang masih pada belom pulang njir dan nambah terus yg ditangkep polisi

BBC News Indonesia (@bbcindonesia) 's Twitter Profile Photo

Jumlah korban meninggal dunia akibat runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, telah mencapai 36 orang setelah ada penambahan temuan sebanyak 22 jenazah sejak Jumat (04/10) hingga Minggu (05/10) pukul 03.24 WIB. bbc.in/48gdth4

קראָו אויגן (@tatayaid) 's Twitter Profile Photo

praktik feodal di sekolah teh sebenernya jadi salah satu hal yang perlu diperhatiin juga. kadang feodalisma ini tuh jadi salah satu penghambat untuk mengaplikasikan beberapa teori pembelajaran yang bagus.

Dandhy Laksono (@dandhy_laksono) 's Twitter Profile Photo

Di negara nasionalis-korup-religius seperti Indonesia, institusi agama hidup dalam simbiosis mutualisme dengan pejabat negara dan politikus. Mereka sama-sama memakai doktrin dan kepatuhan untuk mendapatkan dukungan, tanpa pertanyaan. Apalagi sanggahan.

Di negara nasionalis-korup-religius seperti Indonesia, institusi agama hidup dalam simbiosis mutualisme dengan pejabat negara dan politikus.

Mereka sama-sama memakai doktrin dan kepatuhan untuk mendapatkan dukungan, tanpa pertanyaan. Apalagi sanggahan.
LBH JAKARTA (@lbh_jakarta) 's Twitter Profile Photo

KITA MENANG! Butuh waktu 16 tahun untuk mendengar kata “menang.” Warga Kampung Semper akhirnya memenangkan peninjauan kembali di Mahkamah Agung atas penggusuran paksa tahun 2009, yang diajukan bersama LBH Jakarta. Negara dinyatakan bersalah.

KITA MENANG!

Butuh waktu 16 tahun untuk mendengar kata “menang.”

Warga Kampung Semper akhirnya memenangkan peninjauan kembali di Mahkamah Agung atas penggusuran paksa tahun 2009, yang diajukan bersama LBH Jakarta.

Negara dinyatakan bersalah.