Mirlim (@matbeka01) 's Twitter Profile
Mirlim

@matbeka01

Peminat unsur bahasa

ID: 1805166448589033472

calendar_today24-06-2024 09:10:13

306 Tweet

3 Takipçi

44 Takip Edilen

Layaraktima (@layaraktima) 's Twitter Profile Photo

Realisasi fonetik untuk perkataan bahasa Melayu Malaysia "kisah" bukannya [ki.sah] tetapi [kɪ.sah] (formal) ataupun [ke.sah] (kebiasaan penutur dialek Johor-Selangor). Ini contoh perendahan bunyi vokal /i/ pada suku kata terbuka (KV) tetapi di awal satu kata dasar.

واريث اوون فاطمة (@udashafiq) 's Twitter Profile Photo

Melencong sedikit. ‘Proto-Malayic’; Kamus Dewan menterjemahkannya selaku “Melayik Purba”. Hemat Uda kata ‘Malayic’ menunjuk sifat kemelayuan (khususnya bahasa) yang dikendong bersama oleh seluruh rumpunnya. kemelayuan → Melayuan Jadi moleklah padanannya “Melayuan Purba”.

Melencong sedikit.

‘Proto-Malayic’; Kamus Dewan menterjemahkannya selaku “Melayik Purba”.

Hemat Uda kata ‘Malayic’ menunjuk sifat kemelayuan (khususnya bahasa) yang dikendong bersama oleh seluruh rumpunnya.

kemelayuan → Melayuan

Jadi moleklah padanannya “Melayuan Purba”.
azarimy (@azarimy) 's Twitter Profile Photo

I'm gonna share a few more common borrowed words that have made its way to BM, but evolved into its own spelling/pronunciation. I collected these during my stint as admin of Tukang Apa Hari Ini group on FB. You can see the bahasa pasar on top, and the actual words in all caps.

I'm gonna share a few more common borrowed words that have made its way to BM, but evolved into its own spelling/pronunciation. I collected these during my stint as admin of Tukang Apa Hari Ini group on FB. 

You can see the bahasa pasar on top, and the actual words in all caps.
seroja (@evolcel) 's Twitter Profile Photo

Malaysians who cannot speak in BM will give you 101 reasons why they don’t want to learn BM rather than try to learn and speak in BM

Kucing Schrödinger 🌠🌌🪐 (@soraonekun) 's Twitter Profile Photo

Ada juga satu lagi panggilan motor yang khusus untuk Suzuki GP100 — Jipang, popular semasa era 80-90 an, dan dimasyhurkan juga di dalam majalah Gila-Gila.

واريث اوون فاطمة (@udashafiq) 's Twitter Profile Photo

Tengah malam nanti, lebih kurang, hujan ribut tropika Senyar diramalkan bakal singgah berlabuh di pantai barat Semenanjung. Baru saja dapat nama. Bayangkan siku kau tersinggung benda keras dan rasa gelenyar geranyam pun menjalar kat lengan. Senyar〜

Tengah malam nanti, lebih kurang, hujan ribut tropika Senyar diramalkan bakal singgah berlabuh di pantai barat Semenanjung.

Baru saja dapat nama. Bayangkan siku kau tersinggung benda keras dan rasa gelenyar geranyam pun menjalar kat lengan. Senyar〜
Mirlim (@matbeka01) 's Twitter Profile Photo

mari doh piyang recok, hujang dok breti bretok langik jo'ong gelak 'gugguk, gelak glemak, gelak 'kattuk (ha sambung🫴)

SejaFi 🇲🇾 | #FreeOrPartition 🇵🇸 (@sjfi_twider) 's Twitter Profile Photo

Kemungkinan jarak antara perkataan dalam Bahasa Melayu hatta Rumi dan Jawi malah tulisan2 pengaruh India pun lahir dari sini. Kalau kita tengok manuskrip2 lama, langsung tak ada jarak sampai pening nak baca.

SejaFi 🇲🇾 | #FreeOrPartition 🇵🇸 (@sjfi_twider) 's Twitter Profile Photo

Kebanyakan nama2 daging ni dipinjam dari Bahasa Perancis. Ini kerana England dijajah William Si Penakluk dari Normandy, Perancis. Jadi Bahasa Perancis ketika itu menjadi bahasa elit dan Bahasa Inggeris menjadi bahasa rakyat kebanyakan.

꧇ꦨꦼꦂꦠꦶ꧇ꦗꦺꦴꦂꦗ꧀꧇꧖꧇ꦮꦶꦟ꧀ꦢ꧀ꦱꦺꦴꦂ/Dustin ꦢꦯ꧀ꦠꦶꦤ꧀ (@gratisoliebol) 's Twitter Profile Photo

Cakep Malayu KBBI masih banyak memuat etimologi kata yang sudah bukan menjadi teori yang termutakhir. Misal, KBBI masih menganggap "mati" berasal dari bahasa Arab, padahal ia kata murni Austronesia, berdasarkan kognat-kognat pada bahasa Austronesia lain, e.g. Maori "mate".

Mario El Saad🇵🇸🇾🇪 (@mario_elfando) 's Twitter Profile Photo

Yang menarik dari bahasa Melayu klasik: meskipun kata "kamu" digunakan untuk orang kedua jamak, bentuk pendek dari "kamu" (yaitu -mu) digunakan untuk orang kedua tunggal. Misal: Ke mana engkau melarikan dirimu? Sebagai subjek, pakai "engkau". Tapi untuk kepemilikan, pakai "-mu"

Mario El Saad🇵🇸🇾🇪 (@mario_elfando) 's Twitter Profile Photo

Sudah mafhum dalam semantik bahwa hampir tak ada kata yg 100% bersinonim. Saya penasaran dgn beberapa konjungsi yg bersinonim dlm bahasa Indonesia dan kerap kita gunakan secara tumpang tindih: jika, kalau, apabila, bila, bilamana, seandainya... Apa perbedaannya? #kamusalternatif

Sudah mafhum dalam semantik bahwa hampir tak ada kata yg 100% bersinonim. Saya penasaran dgn beberapa konjungsi yg bersinonim dlm bahasa Indonesia dan kerap kita gunakan secara tumpang tindih: jika, kalau, apabila, bila, bilamana, seandainya... Apa perbedaannya?

#kamusalternatif