SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile
SerpihanKata

@larik_kata

✍🏻✍🏻

ID: 1461897059728904194

calendar_today20-11-2021 03:20:34

275 Tweet

43 Takipçi

19 Takip Edilen

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Menyusuri sunyi Dengan puisi sepi Demi sepenuhnya mengerti Bahwa kamu benar ada di dalam nadi Meski aku harus tertatih untuk sebuah pasti 🐾🐾

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

dan, apa yang menarik dari puisi yang tanpa kamu di dalamnya? tidak ada! puisiku tanpa nama hanya bertuan sarat makna sebab kamu hidup di sana 🐾🐾

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Aku terjebak, terbelenggu di sudut paling gelap. Sedang mereka yang berdiri di tempat terang berkata : "apa kau tidak bisa melihat cahaya? Berjalanlah, ikuti cahaya itu" Pemetik Aksara

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Aku memiliki banyak luka, namun air mata dan darahku tak cukup untuk rasa sakit. Lalu semesta melimpah aku dengan tinta pekat Dan sekarang.... Dengan tinta yang ada padaku, aku menangis dan berdarah di atas kertas Pemetik Aksara

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Milikku masih berupa puisi, dan aku baik-baik saja dengan hal itu. Hanya orang-orang terlalu sibuk — seolah aku, puisi dan dia merupakan masalah bagi hidup mereka Aish....

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Ini tentang bagaimana beberapa orang kehilangan minat setelah membaca beberapa lembar halaman Entah karena tidak sesuai ekspektasi Entah karena membosankan Entah karena tidak menarik lagi Tidak ada yang salah Hanya belum bertemu yang selaras Bukan tentang buku Pemetik Aksara

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Bulan pun berganti Dengan sisa semoga yang tersengal Sebab hati tak sengaja terbawa pergi Berharap kembali meski berupa kepingan Tak apa Akan aku susun kembali Tanpa menuntut keadilan semesta Sebab hati memilih mengecap cinta sendiri Pemetik Aksara

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Mencintai atau dicintai? Aku tidak tahu manakah yang lebih penting Yang terjadi; aku mencintaimu dengan harapan bahwa suatu saat nanti....harapan itu sendiri yang membunuh cintaku Pemetik Aksara

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Bukankah bintang-bintang sejalan dengan malam? Lantas permainan apa yang tengah dimainkan oleh takdir? Aku ditaruh dalam gelap tanpa ada setitik cahaya Pemetik Aksara

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Aku terbakar Sementara kamu datang hanya untuk menyalahkan aku atas kekacauan yang terjadi Hingga aku menjadi abu Sementara kamu sampai akhir gagal mengenali bahwa dirimu adalah nyala api 🔥🔥

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Aku menenggelamkan jiwaku dalam tinta kesedihan Menelan setiap kepedihan Meneguk semua kepahitan Namun aku tidak berhenti berdarah Aku duduk di hadapan Sang Pencipta Dengan pengaduan yang tak terkatakan 🥀🥀

SerpihanKata (@larik_kata) 's Twitter Profile Photo

Kepada rasa sakit Benar, engkau telah membuat tanganku gemetar dan penaku terguncang Untuk sejenak puisiku berhenti bersajak Engkau membuatku memilih menggigit perasaanku Datangmu seperti badai Yakinku, engkau akan ditenangkan oleh ikhlas Dan diredakan oleh waktu 🥀🥀