gia ginanjar (@giaontweet) 's Twitter Profile
gia ginanjar

@giaontweet

ID: 58244606

calendar_today19-07-2009 17:26:38

11,11K Tweet

548 Takipçi

780 Takip Edilen

Dennish Ari (@encepdenis) 's Twitter Profile Photo

Kalau di keilmuan atmosfer dan laut, fenomena ini biasa terjadi saat terjadi upwelling (naiknya air dingin dari perairan dalam ke permukaan). Sepanjang perairan Selatan Jawa nampak anomali suhu muka laut (SST) negatif.

Kalau di keilmuan atmosfer dan laut, fenomena ini biasa terjadi saat terjadi upwelling (naiknya air dingin dari perairan dalam ke permukaan).
Sepanjang perairan Selatan Jawa nampak anomali suhu muka laut (SST) negatif.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Update: Hujan deras terpantau di Jakarta. Merata. Hujan deras juga teramati di Boyolali, Salatiga, Magetan, Madiun. Apakah telah tiba musim hujan? Secara angin, masih konsisten Monsun timuran atau kemarau. Meski demikian, pelemahan siklon tropis di utara bikin konvergensi di RI.

Update: Hujan deras terpantau di Jakarta. Merata. Hujan deras juga teramati di Boyolali, Salatiga, Magetan, Madiun. Apakah telah tiba musim hujan? Secara angin, masih konsisten Monsun timuran atau kemarau. Meski demikian, pelemahan siklon tropis di utara bikin konvergensi di RI.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Meskipun demikian, pertumbuhan badai vorteks yang dapat terjadi mulai dasarian kedua November 2024 dapat meningkatkan hujan deras yang bersifat sporadis di barat Indonesia.

Meskipun demikian, pertumbuhan badai vorteks yang dapat terjadi mulai dasarian kedua November 2024 dapat meningkatkan hujan deras yang bersifat sporadis di barat Indonesia.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Konveksi yg luas di Laut Jawa berperan menghubungkan hujan di Jawa dan Kalimantan dlm satu sistem hujan yg besar dan meluas; diturunkan dari klaster awan skala meso (MCC) sehingga hujan di darat berpotensi awet hingga tengah malam nanti.

Konveksi yg luas di Laut Jawa berperan menghubungkan hujan di Jawa dan Kalimantan dlm satu sistem hujan yg besar dan meluas;  diturunkan dari klaster awan skala meso (MCC) sehingga hujan di darat berpotensi awet hingga tengah malam nanti.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Mengapa hujan persisten terjadi di wilayah berikut ini? Gabungan antara fenomena MJO fase 4 yg kemungkinan tertahan (MJO no-propagation) di Indonesia karena suhu muka laut yg memanas di selatan Jawa dan prakondisi 3 vorteks sebabkan hujan persisten selama dasarian ke-1 Desember.

Mengapa hujan persisten terjadi di wilayah berikut ini? Gabungan antara fenomena MJO fase 4 yg kemungkinan tertahan (MJO no-propagation) di Indonesia karena suhu muka laut yg memanas di selatan Jawa dan prakondisi 3 vorteks sebabkan hujan persisten selama dasarian ke-1 Desember.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Banjir bandang terjadi di Mekkah pada 6 Januari 2025, dipicu pembentukan squall line yang persisten dan stasioner dari wilayah Jeddah lalu bergeser ke Mekkah dari sore hingga malam hari. Squall line terbentuk memanjang di pesisir-laut wilayah Mekkah dsk.

Banjir bandang terjadi di Mekkah pada 6 Januari 2025, dipicu pembentukan squall line yang persisten dan stasioner dari wilayah Jeddah lalu bergeser ke Mekkah dari sore hingga malam hari. Squall line terbentuk memanjang di pesisir-laut wilayah Mekkah dsk.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Kalau modifikasi dilakukan dg tujuan mengurangi intensitas hujan di Jakarta padahal kini sedang banyak MCC meluas di laut utara Jakarta, itu bakal menuju kemana? Jateng-Jatim yg bakal paling parah kena dampak awan MCC yg masuk dari laut utara dan selatan Jawa. Awan tak punya KTP!

Kalau modifikasi dilakukan dg tujuan mengurangi intensitas hujan di Jakarta padahal kini sedang banyak MCC meluas di laut utara Jakarta, itu bakal menuju kemana? Jateng-Jatim yg bakal paling parah kena dampak awan MCC yg masuk dari laut utara dan selatan Jawa. Awan tak punya KTP!
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Modifikasi cuaca, sekali lagi adalah cara paling instan dan sangat lokal yg tak disarankan ketika kondisi cuaca ekstrem karena gangguan sinoptik sedang menguat. Menggeser awan di atas Jakarta padahal kini sedang banyak awan rendah yg bergerak cepat, bukan tindakan tepat.

Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Update: Awan MCC intensif terpantau di Sumatra jelang tengah malam ini, timbulkan huder di Sumatra bagian barat, utara, selatan. MCC diadveksi dari Samudra Hindia, efek bibit siklon 93S yg picu vortek dekat Sumatra. MCC Sumatra ini akan terus menjalar menuju Jawa dan Kalimantan.

Update: Awan MCC intensif terpantau di Sumatra jelang tengah malam ini, timbulkan huder di Sumatra bagian barat, utara, selatan. MCC diadveksi dari Samudra Hindia, efek bibit siklon 93S yg picu vortek dekat Sumatra. MCC Sumatra ini akan terus menjalar menuju Jawa dan Kalimantan.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Update: Squall Line (SL) terpantau di utara Pekalongan-Kendal-Semarang, dapat masuk ke darat oleh angin barat laut. Imbasnya, huder masuk wilayah tsb disertai angin. Wilayah lain di pantura Jatim juga huder dan MCC terbentuk di Sumatra-Jawa timbulkan hujan meluas persisten.

Update: Squall Line (SL) terpantau di utara Pekalongan-Kendal-Semarang, dapat masuk ke darat oleh angin barat laut. Imbasnya, huder masuk wilayah tsb disertai angin. Wilayah lain di pantura Jatim juga huder dan MCC terbentuk di Sumatra-Jawa timbulkan hujan meluas persisten.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Update: hujan dinihari terjadi di Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, yg merupakan efek penjalaran konveksi dari Lampung. Peningkatan hujan di Sumatra berkaitan dg pertumbuhan bibit vortek Samudra Hindia. Kondisi ini akan persisten hingga dasarian 1 Maret.

Update: hujan dinihari terjadi di Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, yg merupakan efek penjalaran konveksi dari Lampung. Peningkatan hujan di Sumatra berkaitan dg pertumbuhan bibit vortek Samudra Hindia. Kondisi ini akan persisten hingga dasarian 1 Maret.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Seluruh pihak agar waspada selama 10 hari di bulan Ramadhan terhadap banjir-banjir yg bisa terjadi imbas meluapnya DAS Ciliwung karena hujan persisten yg mengguyur di sepanjang aliran DAS, dari Bogor hingga Jakarta. Agar selalu siaga dg potensi banjir besar di Jakarta.

Seluruh pihak agar waspada selama 10 hari di bulan Ramadhan terhadap banjir-banjir yg bisa terjadi imbas meluapnya DAS Ciliwung karena hujan persisten yg mengguyur di sepanjang aliran DAS, dari Bogor hingga Jakarta. Agar selalu siaga dg potensi banjir besar di Jakarta.
Dennish Ari (@encepdenis) 's Twitter Profile Photo

Laporan SYNOP stasiun BMKG Citeko/Puncak tercatat curah hujan sangat deras. 115 & 127 mm. Sistem hujan berdurasi panjang, sejak sore hingga dini hari. Peningkatan debit dari hulu DAS Bekasi (Cikeas, Cileungsi) dan juga DAS Ciliwung, sehingga menyebabkan banjir di hilir.

Laporan SYNOP stasiun BMKG Citeko/Puncak tercatat curah hujan sangat deras. 115 & 127 mm.
Sistem hujan berdurasi panjang, sejak sore hingga dini hari. Peningkatan debit dari hulu DAS Bekasi (Cikeas, Cileungsi) dan juga DAS Ciliwung, sehingga menyebabkan banjir di hilir.
Dennish Ari (@encepdenis) 's Twitter Profile Photo

Peta isohyet hujan menunjukkan hujan terjadi merata di wilayah hulu, hujan ekstrem tercatat di: Katulampa: 225 mm (03/03) Cibeureum: 168 mm (02/03) Debit sungai atau tingkat keparahan diprakirakan dapat melebihi kejadian banjir 2020.

Peta isohyet hujan menunjukkan hujan terjadi merata di wilayah hulu, hujan ekstrem tercatat di:
Katulampa: 225 mm (03/03)
Cibeureum: 168 mm  (02/03)

Debit sungai atau tingkat keparahan diprakirakan dapat melebihi kejadian banjir 2020.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Untuk wilayah Jakarta, Tangerang, Tangsel dsk, bahkan tidak akan mengalami musim kemarau karena kriteria musim kemarau tidak terpenuhi. Hujan baru akan berkurang signifikan mulai 3 Juni untuk Jakarta (lihat Gambar).

Untuk wilayah Jakarta, Tangerang, Tangsel dsk, bahkan tidak akan mengalami musim kemarau karena kriteria musim kemarau tidak terpenuhi. Hujan baru akan berkurang signifikan mulai 3 Juni untuk Jakarta (lihat Gambar).
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Update: ini sih mirip banget dengan karakteristik hujan Januari ketika terjadi propagasi hujan dari laut Jawa menuju darat, bahkan menyerupai squall line (intensitas tinggi) tampak di utara Jakarta, Cirebon, dan Pekalongan. Waspada huder dinihari bisa picu banjir.

Update: ini sih mirip banget dengan karakteristik hujan Januari ketika terjadi propagasi hujan dari laut Jawa menuju darat, bahkan menyerupai squall line (intensitas tinggi) tampak di utara Jakarta, Cirebon, dan Pekalongan. Waspada huder dinihari bisa picu banjir.
Prof. Dr. Erma Yulihastin (@eyulihastin) 's Twitter Profile Photo

Mei rasa Januari: Merekam Jakarta rasa Puncak pada hari ini (21/5). Analisis penyebabnya untuk periode kali ini, akan saya share via tempo.co. instagram.com/reel/DJ6uWHqyx…