Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile
Fedya Ainur

@fedyaainur

Hanya seorang tamu dalam wujud kata, sejenak mampir tuk menghiburmu, menguatkanmu, menegurmu, dan membersamaimu dengan sedikit omelan dan pesan makna.

ID: 1160421946024087554

linkhttps://linktr.ee/fedyaainur calendar_today11-08-2019 05:25:26

301 Tweet

4,4K Followers

49 Following

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Coba periksa lagi dosa yang sampai saat ini masih kau rutinkan. Barangkali dari sanalah sebab munculnya banyak kendala dan kesulitan.

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Kadang kita diuji dengan kebuntuan, ketidakberdayaan, hingga bingung apa yg seharusnya dilakukan. Semua itu agar kita tidak menyandarkan urusan kepada diri kita atau orang lain, melainkan hanya kepada Allah kita berserah dan meminta pertolongan.

Kadang kita diuji dengan kebuntuan, ketidakberdayaan, hingga bingung apa yg seharusnya dilakukan. 

Semua itu agar kita tidak menyandarkan urusan kepada diri kita atau orang lain, melainkan hanya kepada Allah kita berserah dan meminta pertolongan.
Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Adakalanya perjuangan itu lebih indah ketimbang setelah kita mendapatkan apa yg kita inginkan. Karena di dalam perjuangan, ada usaha dan pengorbanan yg hanya Allah yg mengetahuinya. Karena di dalam perjuangan, ada jatuh bangun yg hanya Allah yg Maha adil dalam menilainya.

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Carilah hobi yg tak sekadar menghiburmu, tapi carilah hobi yang... 1. Membantumu mendapatkan uang 2. Membantumu untuk berkarir 3. Membantumu untuk lebih kreatif 4. Membantumu menambah wawasan (terutama dalam agama) 5. Membantumu lebih dewasa dalam berpikir dan membuat keputusan.

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Hidup bukan tentang seberapa lama kita menjalani kehidupan, berapa banyak harta yang kita kumpulkan, atau berapa ramai perhatian yang kita dapatkan. Tapi tentang bagaimana kita belajar dan memperoleh kebahagiaan.

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Ternyata, yang penting dalam hubungan bukan sekadar komunikasi, tetapi juga intonasi. Ternyata, yang penting dalam hubungan bukan hanya membanggakan kelebihan pasangan, tetapi juga menoleransi kekurangan.

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Belajar agama memang kadang menjemukan, tapi bukan berarti harus memilih penceramah karena lawakan dan banyolan. Kita belajar agama untuk melembutkan hati. Jika yang dicari hanya jenaka, bukankah terlalu banyak tertawa justru akan mengeraskan hati?

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Jangan sekali-kali coba berbohong. Karena satu kebohongan sudah cukup membuat orang lain tidak lagi memercayai kita. Sedangkan untuk dipercayai, kita butuh banyak kejujuran.

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Tuntunan hanya dijadikan tontonan, sedangkan tontonan justru dijadikan tuntunan. Agama itu yang dicari adalah ilmiahnya, bukan hanya karena banyak yang melakukannya.

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Siapa kita? Yg baru rajin beribadah, ketika sudah dikepung masalah. Siapa kita? Yg banyak mintanya, tapi beribadah semaunya. Siapa kita? Yg diberi banyak nikmat, tapi membalasnya dengan maksiat. Siapa kita berani terus-terusan begitu? Bukankah harusnya kita malu dan berbenah?

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Wahai yang menginginkan keselamatan, manfaatkan waktu senggangmu, gunakanlah tenagamu untuk kebaikan, isilah masa mudamu dengan ibadah, agar kelak saat usia senja, hatimu sudah terlatih untuk taat dan ragamu sudah terbiasa jauh dari maksiat.

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

“Sayang banget, kok bisa dia begitu, ya. Padahal ganteng, loh.” “Dih, sudah jelek, nggak bisa apa-apa pula, kesel banget lihatnya.” “Ya ampun, gemes banget. Nggak papa deh lemot, yang penting cantik.” “Rajin, sih. Baik, sih. Pinter, sih. Tapi biasa banget wajahnya.”

Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Bahagia bisa dari mana saja, pun itu hanya sementara. Sedangkan ketenangan, ia tak datang kecuali dari Allah. Mungkin saja seseorang sedang bersedih saat ini karena masalahnya, tapi ia tetap tenang karena yakin Allah juga pasti sudah menyiapkan pertolongan-Nya.

Bahagia bisa dari mana saja, pun itu hanya sementara. Sedangkan ketenangan, ia tak datang kecuali dari Allah.

Mungkin saja seseorang sedang bersedih saat ini karena masalahnya, tapi ia tetap tenang karena yakin Allah juga pasti sudah menyiapkan pertolongan-Nya.
Fedya Ainur (@fedyaainur) 's Twitter Profile Photo

Akhirnya masing-masing dari kita akan sibuk dengan dunianya. Dulu begitu dekat, sekarang sudah bersekat. Bahkan prioritas pertemanan bukan lagi yang selalu ada, tapi siapa yang bertahan di dunia dan hingga di surga.

Akhirnya masing-masing dari kita akan sibuk dengan dunianya. Dulu begitu dekat, sekarang sudah bersekat.

Bahkan prioritas pertemanan bukan lagi yang selalu ada, tapi siapa yang bertahan di dunia dan hingga di surga.