bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile
bukangunawan

@bukangunawan

#KostPakSardhi | Milanisti

ID: 96926319

calendar_today15-12-2009 06:17:22

10,10K Tweet

268 Followers

356 Following

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Seumur2 gw kerja baru di ambekin cowok gegara kerjaan. AS*, dulu sih pernah di ambekin partner (cowok) krn beda visi bisnis, tp bisa di kelarin sama cewek ny partner gw it. Kalo sekarang?diemin susah, dikasih tau rame. Ngalir aja kyk air, lg musim kemarau gini #jumatkesel

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Anji** lah sampai kapan ini, gw inget dl pernah kejadian trus baikan, sekarang kumat lagi. Masalahny ttp sama gtu2 aja kurang laki!masak perlu di aduin ke bos nya, lebih kurang laki!baretin motor ny pakai jarum masuk pidana gak -_- #jumatkesel

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Belum bisa tidur, mari bercerita sedikit. Dalam berhubungan denga pasangan lebih memilih terbuka atau saling percaya?gw salin dari orang yang gw follow dan gw sependapat dengan itu

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Dalam berhubungan dengan pasangan, terbuka endingnya adalah percaya, kan memang terbuka tidak ada yang di tutup2in. Jadi secara otomatis terjadi secara alamiah

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Dalam berhubungan dengan pasanga, percaya endingnya akan ada potensi untuk kecewa, memang tidak benar 100%, tapi kesempatan terjadi kecewa benar ada. Kan percaya aja dengan apa yang di lakukan pasangan. Kata2 gw di baca pelan2 biar clear dulu maksud dan pengertiannya

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Terus tidak ada privasi dong?bahasa kasarnya adalah privasi milik orang jomblo, ketika sudah punya pasangan privasi sudah tidak berlaku. Ya apa guna punya pasangan kalau masih ada privasi. Itu bahasa kasarnya ya. Kembali ke topik di awal dengan pasangan terbuka vs percaya

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Gw tau konsep manusia adalah makhluk sosial, berdampingan, tidak bisa sendiri. Otomatis privasi akan hilang dengan sendirinya karena sifat terbuka dengan pasangan yang ujungnya adalah kepercayaan aka saling percaya

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Tapi kalau konsep manusia sebagai makhluk sosial, berdampingan, berpasangan adalah percaya. Ya percaya aja sedang jalan dengan siapa, percaya sedang telp siapa, percaya sedang berhubungan dengan siapa (yg bukan pasangannya), endingnya adalah potensi sakit hati

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Jadi privasimasih kepakai gak dengan konsep terbuka vs percaya? Gw pikir akan bertolak belakang. Kalau pilih terbuka gak kepakai, Kalau pilih percaya jadi bahasa andalan

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Terus yang bener yang mana?kembali ke 2 orang masing2 yang menjalani hubungan. Mikirnya gak usah pakai hati, ini lebih cocok di pikir pakai logika. Kyk gini, beli jam tangan mahal bisa awet atau beli jam tangan murah belum tentu gak awet. Terggantung cara orang pakai

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Kalau gw condong kemana?gw sih lebih terbuka. Endingnya adalah percaya, buat apa di tutupin privasi gw, kan tujuan gw punya pasangan adalah berbagi hal pribadi yang gak gw share selain ke pasangan gw. Bukan kah kita ini manusia sebagai makhluk sosial, bukan makhluk individu

bukangunawan (@bukangunawan) 's Twitter Profile Photo

Logika lagi. Jd pas masih jomblo cari pasangan biar bisa berbagi cerita2, curhat2, sayang2an. Privasi gak kepakai kan?giliran udah punya pasangan, muncul lagi kata harus punya privasi dong. Nah muter2 terus doong.. logika ya ini