Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile
Eko Sanjaya Tamba

@ekotamba

Jalan jalan dan makan makan. Sesekali baca baca, seringnya bercerita

ID: 69778881

linkhttp://www.ekosanjayatamba.wordpress.com calendar_today29-08-2009 03:38:27

42,42K Tweet

899 Takipçi

320 Takip Edilen

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Data Resmi pemerintah luas lahan sawit itu 16,7 jt Ha. Sudah disita 4 juta, ini bakal disita lagi 4 - 5 juta. ini maksudnya semua lahan mau dinasionalisasi ya?

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Street food di Jakarta itu kurang ok beda banget kayak Bkk yg surga makanan. Yang berkembang di Jkt malah kuliner kekinian di Blok M, ga otentik.

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Di kampung saya SPPG itu punya org yang deket dengan kekuasaan, yang kerja di SPPG nya adalah org dekat mereka jg. Bukan lapangan kerja baru juga, soalnya mereka sebelumnya sudah bekerja di tempat lain.

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Dalam tradisi adat batak makan di tempat meninggal itu lumrah, apalagi jika yg meninggal saur matua (smua anaknya dah nikah). Yg menyiapkan tentunya gotong royong keluarga, tetangga dan kumpulan marga. Pelayat pasti menyerahkan uang (taken list). Smua keluarga urunan biayain

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Kalau di adat batak yg aku tau, setelah si ibu menikah dengan pria lain maka dia tidak berhak ada di pelaminan mendampingi pengantin dan tidak punya andil dalam acara adat. Yang mendampingi Tommy harusnya istri yang baru jika ada. Bukan gitu bang Toga Nainggolan

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Bisa liat kan bedanya driver Transportasi Jakarta 4C dan 9D markir di pemberhentian Dukuh Atas. Kondisi lagi ga ada bus yg mau masuk lagi. Coba kalau ada, bakal ketahuan mana yg ga ngasi space bus lain buat drop off penumpang. Transport for Jakarta - FDTJ

Bisa liat kan bedanya driver <a href="/PT_Transjakarta/">Transportasi Jakarta</a>  4C dan 9D markir di pemberhentian Dukuh Atas. 

Kondisi lagi ga ada bus yg mau masuk lagi. Coba kalau ada, bakal ketahuan mana yg ga ngasi space bus lain buat drop off penumpang. 
<a href="/TfJakarta/">Transport for Jakarta - FDTJ</a>
Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Lepas ibadah di HKBP Rawamangun, melipir ke depannya, Soto Padang Rajawali. Lontong Pical, Bakwan, Kue Talam dan Ketan. Ketan ini enaknya dimakan pake goreng pisang, tp td goreng pisangnya ga okay.

Lepas ibadah di HKBP Rawamangun, melipir ke depannya, Soto Padang Rajawali. 
Lontong Pical, Bakwan, Kue Talam dan Ketan. 
Ketan ini enaknya dimakan pake goreng pisang, tp td goreng pisangnya ga okay.
Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Gimana mau bersatu sementara kebijakan pemerintah bikin geleng kepala. Meritokrasi yg digembar gemborkan malah seperti pungguk merindukan bulan.

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Program begini harus disupport pemerintah jg. Biar makin terbuka akses bukan cuma Papua, tapi NTT, Maluku dan daerah 3T lainnya

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Kadang suka heran dgn org yg kelamaan di luar negeri, karena sudah merasakan kemajuan, jd antipati sama negeri sendiri. Mereka ga menurunkan standardnya pas mau ke Indonesia. Mencerca pemerintah. Padahal cuma karena perbedaan standard. Bukan mereka sbg korban langsung kezoliman

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Setuju sih ini. Ga perlu jg Maudy Ayunda, Tasya Kamila dapat LPDP LPDP fokus aja ke dosen dan peneliti Indonesia. Biar ga cape cape tuh awardeenya nuntut pemerintah soal pekerjaan

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Pemerintah memberikan Dana Tunggu Hunian bagi korban bencana di Sumatera. Di desa Hutanabolon Kec Tukka Kabupate Tapanuli Tengah, dana disalurkan lewat Bank Sumut. Penerima harus ada rek Bank Sumut, kalau ga ada harus bikin. Pemaksaan ga langsung ini

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Kota kota di Indonesia sedang riuh. Adanya perlawanan warga. Di Jakarta sedang heboh penolakan lapangan padel, di Medan heboh penolakan SE Walikota perihal penjualan daging Babi.

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Setuju saja pengaturan penjualan daging babi di Medan agar lebih tertata. Medan itu sudah jadi kota Metropolitan. Pemerintah ajak dulu pedagang diskusi untuk mencari solusi, bukan tiba tiba keluarkan surat edaran. Fokusnya harusnya semua daging, bukan cuma daging babi.

Eko Sanjaya Tamba (@ekotamba) 's Twitter Profile Photo

Bakal bermanfaat sekali kalau Kemenhub RI dan Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi bangun jembatan dari St Jatinegara (lt 2) ke Halte Bus Transportasi Jakarta Flyover Jatinegara. Jadi penumpang bisa langsung terhubung di dua moda transportasi tersebut.