Baygon._.serbuk (@waysandhila) 's Twitter Profile
Baygon._.serbuk

@waysandhila

Membui di Samudra

ID: 1245742337419952129

calendar_today02-04-2020 15:58:43

1,1K Tweet

23 Followers

112 Following

Uly Siregar (@sheknowshoney) 's Twitter Profile Photo

Kenapa kaum beragama fokus ke dosa selangkangan. Soal “living together” yang dipikir pertama bagian ngewe aja. Padahal orang living together yah kayak manusia normal aja: kerja, ngurus rumah, bermasyarakat, beribadah, dsb. Sama kek ngelihat eljibiti, sex aja yg di otak mereka.

au (@ahawudreii) 's Twitter Profile Photo

inilah pentingnya berfikir logika hukum, narasi ‘si cowok baper diberi perhatian lebih sama si korban lalu obsess’ kemudian ‘ternyata itu cowoknya si korban’ TIDAK SERTA MERTA MENGHAPUSKAN TINDAK PIDANA YANG DIA LAKUKAN! point nya unsur pidana itu terpenuhi secara hukum,

Erasmus Napitupulu (@erasmus70) 's Twitter Profile Photo

Saya menolak pidana mati utk alasan apapun Salh satu Alasannya? Kita kasih kewenangan mencabut nyawa, pada sistem yg haus darah tapi minim integritas, sistem yg sama yg dianggap korup dan menyalahkan angin utk kematian ratusan orang Tinggal tunggu aja kita miskin dan apes

benny womack (@52ndstreets) 's Twitter Profile Photo

udah sering, kan? contoh gampang deh, kalo lu liat pengemudi goblok di jalan, pasti hal pertama yang lu pikirin adalah: "cewe kali ya". dan kalo memang ternyata cewe: "oh pantes cewe". padahal pengemudi tolol yang cowo juga banyak, tapi kalo kita yang dikritik skillnya

Geoffrey 🇵🇸🇺🇦🇦🇲 (@footycinephile) 's Twitter Profile Photo

Gw harap elu semua yg: -ngepost ini -ngelike ini -ngereply setuju Untuk tidak pernah dibacok, supaya aib lu gak disebar dan dijadiin bahan pembelajaran coli ego masyarakat umum.

Amirah Wahdi (@amirahwahdi) 's Twitter Profile Photo

Membayangkan alternate reality kalo perempuan boleh membacok laki-laki yang selingkuh... Apa tidak pengsan kecapean semua dokter bedah di negara ini? 🙏🏼🙏🏼🙏🏼

Jurnal Perempuan (@jurnalperempuan) 's Twitter Profile Photo

Mimin mau mengangkat kembali clip Podcast JP ini untuk menanggapi perkembangan isu yang ada. Dalam kasus femisida, sayangnya masyarakat selalu mempertanyakan, “Korbannya salah apa ya sampai pelaku marah?” Hal itulah yang dimaksud sebagai normalisasi femisida.

Langit Amaravati (@elamaravati) 's Twitter Profile Photo

Oke, let me make it clear. Dalam buku panduan penanganan kekerasan seksual, hal pertama harus kita lakukan adalah: BERPIHAK PADA KORBAN. Kemudian, mendorong pihak berwenang untuk menyelidiki. Apakah kita salah karena "tertipu" oleh Audrey? TIDAK. Sebagai masyarakat, kita sudah

 zi speaks now (@kleponwajik) 's Twitter Profile Photo

Betul, terlalu banyak dari kalian yang "nggak ngapa-ngapain". Tongkrongan bikin guyonan melecehkan perempuan nggak ditegur, ada yang nyebarin video tanpa persetujuan dibiarin, diam saat ada yang ketahuan jadi pelaku KDRT, dan berbagai "nggak ngapa-ngapain" lainnya. You all suck.

Lily Gilly (@floatinbloom) 's Twitter Profile Photo

Ketika laki-laki selingkuh, yang habis dikata-katain perempuan yang jadi selingkuhan. Ketika perempuan selingkuh lalu dibacok sampe sekarat, perempuan juga yang habis dikata-katain, laki-laki selingkuhan yang ngebacok malah langsung ada fans-nya.

great_white_fleet (@great_fleet) 's Twitter Profile Photo

Dunia sebelum Perang Dunia II, laki dan perempuan dibagi dalam peran gender kaku. Lalu perang pecah... Laki2 ikut perang dan industri kekurangan pekerja, lalu perempuan disuruh masuk. BOOM! Ternyata perempuan bisa kerja berat, bisa produktif, dan menggerakkan perekonomian.

Rizki Salminen💜 (@tilehopper) 's Twitter Profile Photo

Oh jadi cowok temper tantrum sampe bunuh orang itu wajar dan bukan berarti ada masalah dengan pria di Indonesia ga bisa jaga emosinya buat ga sampe bunuh orang?

aya🍉 (@wijayasasnaa) 's Twitter Profile Photo

laki-laki dan male-centered woman loyo alay tantrum perkara denger perempuan ngomong "benci laki-laki", tapi energinya ga pernah sama ketika menghardik pelaku. nanya trauma soal laki dan bawa² bapak, ketakutan perempuan jelas sbg kel rentan, penyintas & bacain berita seperti ini.

Ellena (@diamondicecake) 's Twitter Profile Photo

Overgeneralisasi banget sih. Faktanya, mayoritas cowok yg bahas seks masih berkutat di objectifying perempuan, body count, bahkan normalize sexual coercion. Yg genuinely bahas consent, boundaries, sama mutual respect? Gak banyak. Dan faktanya, secara historis perempuan yg

Marliana `vitasari (@marliana_vtsr) 's Twitter Profile Photo

saatnya mengeluarkan ini, laki kl ga ada yg nyiapin printilan kerja lu pada lewat kerja domestik yg diampu perempuan jg ga bisa berangkat, gausah pasangan, makanan aja masih disiapin emak lu. gausah sosoan paling roda-roda ekonomi.

saatnya mengeluarkan ini, laki kl ga ada yg nyiapin printilan kerja lu pada lewat kerja domestik yg diampu perempuan jg ga bisa berangkat, gausah pasangan, makanan aja masih disiapin emak lu. gausah sosoan paling roda-roda ekonomi.