alit manuartha (@alitmanuartha) 's Twitter Profile
alit manuartha

@alitmanuartha

warga sipil

ID: 105775658

calendar_today17-01-2010 12:45:19

23,23K Tweet

1,1K Followers

526 Following

Zen RS (@zenrs) 's Twitter Profile Photo

Dia tahu persis humor bisa mencairkan suasana, tapi entah dia tahu apa tidak pelajaran penting dari Gus Dur ttg humor: Humor terbaik adl menertawakan diri sendiri; dan humor terburuk adl menertawakan mereka yg daif, yg lemah, yg tak berkuasa.

Watchdoc Documentary (@watchdoc_id) 's Twitter Profile Photo

Pada rezim Soeharto, Orde Baru, militerisme digunakan untuk menopang stabilitas politik. Tujuannya untuk kemakmuran ekonomi. Namun ini semu, karena didasari oleh hutang luar negeri, budaya korupsi, kolusi, nepotisme.

Fedi Nuril (@realfedinuril) 's Twitter Profile Photo

Kepala Komunikasi Presiden Hasan Nasbi diminta tanggapan tentang wartawati tempo.co yang dikirimkan kepala babi, dijawab dengan “udah, dimasak aja”. Lagi2 pemerintah menunjukkan komunikasi yang buruk dengan tidak bersimpati 🤦🏻 Ingat, Bang. Mulut Anda adalah mulut presiden!

reaction videos id (@findormeme) 's Twitter Profile Photo

eh the ehh indonesian um cabinet and ministry mmm lady talking in a forum nervously minister of tourism thinking hard not knowing what to say looking up and smiling

izzy (@vngnc) 's Twitter Profile Photo

📕 baru inget gue punya 1 edisi album Erik Prasetya, isinya foto-foto beliau circa 1998. ngeliat situasi sekarang, ngganjel rasanya kalau nggak share beberapa foto dan cerita yg gue rasa penting utk dijadikan pengingat. 📰🥀 foto-foto lain favorit gue pribadi ada di bawah ⬇️

📕 baru inget gue punya 1 edisi album Erik Prasetya, isinya foto-foto beliau circa 1998.

ngeliat situasi sekarang, ngganjel rasanya kalau nggak share beberapa foto dan cerita yg gue rasa penting utk dijadikan pengingat.

📰🥀 foto-foto lain favorit gue pribadi ada di bawah ⬇️
Dex Glennıza (@dexglenniza) 's Twitter Profile Photo

Negara sok suci. Judi, prostitusi, narkoba—semua ditolak secara moral, tapi diam-diam dinikmati. Doyan sama duitnya yg banyak tapi gak mau dianggap penjahat. Sebuah utas: Solusi buat negara munafik kayak gini memang harus punya “korban” decision maker yg dijadikan penjahat.