Lili (@axelotsofjoy) 's Twitter Profile
Lili

@axelotsofjoy

#nanxel

ID: 1468881533280788483

calendar_today09-12-2021 09:53:50

3,3K Tweet

288 Takipçi

351 Takip Edilen

naraaa (@rhedemptionarc) 's Twitter Profile Photo

hasilnya: • ribuan anak-anak keracunan • 13 orang meninggal karena 1312 (selama aug-sep) • hampir 1000 orang dijadikan tersangka • tni masuk posisi sipil • banyak satwa endemik mati • banjir bandang di sumatra, ratusan meninggal tapi nggak ditetapkan sbg bencana nasional

Aurora ★ (@auroraiga) 's Twitter Profile Photo

"Pak Presiden sudah baik loh mau datang ke lokasi bencana, tapi masyarakat yang iri dengki masih saja menyalahkan Presiden. Harusnya kalian itu ya berterima kasih!" Sayangnya ketika hendak berterima kasih, aku teringat perkataan seorang penulis dari Palestina, Ghassan Kanafani:

"Pak Presiden sudah baik loh mau datang ke lokasi bencana, tapi masyarakat yang iri dengki masih saja menyalahkan Presiden. Harusnya kalian itu ya berterima kasih!"

Sayangnya ketika hendak berterima kasih, aku teringat perkataan seorang penulis dari Palestina, Ghassan Kanafani:
Mj- (@freakintrash) 's Twitter Profile Photo

And that BBM from Riau but you give no fcks about our elephants & tigers. At this point, every sentences from the government going to make Sumatera people angrier than before. The responds always comes late, the latest.

Nabiyla Risfa Izzati (@nabiylarisfa) 's Twitter Profile Photo

Sepakat. Meski terlihat sepele, narasi yg diulang terus akan membekas di kepala. Lebih tepat: “Presiden MEMILIH gak tau apa-apa” / “Presiden MEMINTA informasi ke dia difilter” karena kita menempatkan Presiden pada posisi yg punya kuasa terhadap semua info yg masuk padanya.

aji (@croixsanct) 's Twitter Profile Photo

Desember D nya apa??? Deforestation is an accumulation of bad political decisions and policies by state officials who prefer to serve the interests of the capitalists who loves to cripple the environment over serving the people.

Nabiyla Risfa Izzati (@nabiylarisfa) 's Twitter Profile Photo

“Ini tiga provinsi dari 38 provinsi” is such a vile argument to address by a president in this situation. If a PROVINCE is not even important for him, imagine how unimportant he sees one person.

Soe Tjen Marching (@soetjenmarching) 's Twitter Profile Photo

Penghinaan terhadap Presiden & Wapres? Bagaimana dengan penghinaan terhadap rakyat? Siapa sj yg nyawanya telah dihilangkan & tak kunjung diusut, tp malah ngurusi pasal remeh-temeh? Akan saya mulai & mohon lanjutkan: Wiji Thukul, Munir, Marsinah, Salim Kancil, Udin . . .

Soe Tjen Marching (@soetjenmarching) 's Twitter Profile Photo

Banyak rakyat diteror? ~ Biarkan! Banyak aktifis hilang? ~ Biarkan! Banyak wartawan dibunuh? ~ Biarkan! Ada yang menghina pejabat? ~ TANGKAP!!! Bila perlu kerahkan seluruh kepolisian, pejabat, tentara, BIN, seluruh aparat negara.

Lone Wolf (@mythicalforest) 's Twitter Profile Photo

Yes, you read it right Polisi gak cukup mengkriminalisasi warga yang kritis, mereka juga mengolok korban yang mereka kriminalisasi At this point, polisi gak layak disebut penegak hukum Mereka cuma bandit berseragam yang dilindungi impunitas dan gak segan main kuasa