180323 (@ataszea) 's Twitter Profile
180323

@ataszea

en.apu.ac.jp/som/
Indonesia Et cetera

ID: 1244528690232307712

calendar_today30-03-2020 07:35:49

4,4K Tweet

140 Takipçi

331 Takip Edilen

180323 (@ataszea) 's Twitter Profile Photo

Public parks, fresh air, good roads for cycling, safe space to bring your children and walk around your pet. Bukankah ini bare minimum yang society kita lebih butuhkan? Ketimbang jalanan yang prioritize private transportation, malls, and other pollution cause infrastructure

Public parks, fresh air, good roads for cycling, safe space to bring your children and walk around your pet. Bukankah ini bare minimum yang society kita lebih butuhkan? Ketimbang jalanan yang prioritize private transportation, malls, and other pollution cause infrastructure
180323 (@ataszea) 's Twitter Profile Photo

Ini yang kucita-citakan dari dulu, sedang coba terus kubangun. Offline talkshow, no political or brand promotion gimmicks, pure interaction, good place with nice coffee and vibe with people who's taking notes. Alhamdulillah

Ini yang kucita-citakan dari dulu, sedang coba terus kubangun. Offline talkshow, no political or brand promotion gimmicks, pure interaction, good place with nice coffee and vibe with people who's taking notes. Alhamdulillah
180323 (@ataszea) 's Twitter Profile Photo

This built community gabakal bisa jalan kalo aku ga disupport orang" keren juga. 2 creative head, Salma yang bisa terjemahin dan ngehold ide" absurd kepalaku, sama keshia yang detailnya sampe bisa ngehitungin lubang" tikus terkecil sekalipun

This built community gabakal bisa jalan kalo aku ga disupport orang" keren juga. 2 creative head, Salma yang bisa terjemahin dan ngehold ide" absurd kepalaku, sama keshia yang detailnya sampe bisa ngehitungin lubang" tikus terkecil sekalipun
txtdaritax (@txtdaritax) 's Twitter Profile Photo

Zonasi bikin sekolah2 negeri unggulan kayak SMAN 8 Jakarta turun kualitas. Tapi menariknya di Yogya, kualitas SMA Negeri masih bisa bersaing. Apakah bedanya zonasi di Jogja dan daerah lain?

180323 (@ataszea) 's Twitter Profile Photo

Sebagai penggunaan bentuk hak kritik partisipatif warga, Minggu, 1 Maret 2026, lokasi di Superindo Yogyakarta, specifically di parkir difabelnya. Saya cinta TNI dan ingin ada perbaikan mulai dari hal" remeh seperti ini

Sebagai penggunaan bentuk hak kritik partisipatif warga, Minggu, 1 Maret 2026, lokasi di Superindo Yogyakarta, specifically di parkir difabelnya. Saya cinta TNI dan ingin ada perbaikan mulai dari hal" remeh seperti ini
bayuamus (@bayuamus) 's Twitter Profile Photo

Romantisasi kemiskinan, dan bagaimana negara secara heroik "hadir" dengan menyuapi rakyatnya makanan seharga 7.500 - 10.000 rupiah (sebelum dikorupsi), padahal negara berpotensi membangun perekonomian warganya sehingga cukup buat hidup mandiri -- bukan sekedar buat beli makan

Angga Fauzan  (@angga_fzn) 's Twitter Profile Photo

Dari Novel Negeri 5 Menara: Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan Berlelah-lelah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan Jika mengalir menjadi

180323 (@ataszea) 's Twitter Profile Photo

Niat pulang ke rumah sebenarnya. Tapi kok rasanya seperti sedang bertamu dan vakansi untuk sementara. Sejak menginjakkan kaki pertama keluar rumah untuk merantau, rasa itu yang terus menggentayangi pikiran. This house doesn't belong to me anymore

180323 (@ataszea) 's Twitter Profile Photo

Sedikit dokumentasi atas kerja keras kami, sekumpulan mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di jepang, untuk mengglobalize-kan brand lokal ke kancah yang lebih tinggi lagi. Didorong oleh passion, kami percaya bahwa our local brands deserve more recognition from world wide

180323 (@ataszea) 's Twitter Profile Photo

Membudayakan lingkungan shooting sehat, brainstorming ga berantem, konsumsi real food, bebas asap rokok, dan semua sesuai jadwal

Kadam Sidik (@aghaarxx) 's Twitter Profile Photo

Tadi saya duduk di masjid IIUM menunggu Maghrib. Saat itu, tak terlintas sedikit pun untuk membaca Al-Qur’an. Yang ada justru keinginan membuka X dan IG. Di depan saya, ada seorang pria asal Afrika yang sedang khusyuk membaca Al-Qur’an. Entah kenapa, saya merasa malu. Akhirnya,

Tadi saya duduk di masjid IIUM menunggu Maghrib. Saat itu, tak terlintas sedikit pun untuk membaca Al-Qur’an. Yang ada justru keinginan membuka X dan IG.

Di depan saya, ada seorang pria asal Afrika yang sedang khusyuk membaca Al-Qur’an. Entah kenapa, saya merasa malu. Akhirnya,