Alih-alih menuntut pertanggungjawaban atas kejahatan perang, Indonesia malah ikut-ikutan gabung ke Board of Peace, dan harus bayar pula (berasa banyak duit aja).
Secara gak langsung, kita ikut jadi enabler normalisasi genosida terhadap rakyat Gaza.
Memalukan!
Gokil ! Diserang oleh eggi sudjana dan DHL, dibungkam oleh jokowi lewat parcok dengan cara dijadiin tersangka, bukannya takut, Roy Suryo dan Rismon Sianipar hari ini malah jualan buku 'Gibran End Game' di CFD 🫣
Mana laris manis lagi jualannya mul Joko Widodo 🤣🤣
perkara komedi aja sampe segitunya... dapat salam dari keluarga alm.
Affan Kurniawan,
Andika Lutfi Falah,
Iko Juliant Junior,
Muhammad Akbar Basri, Muhammad Farhan Hamid,
Reno Syahputradewo,
Rheza Sendy Pratama, Rusdamdiansyah,
Sarina Wati,
Septinus Sesa,
Sumari,
yang mengkhawatirkan dari penguasa yang mentolerir pelaku genosida, adalah kemungkinan penguasa itu punya visi yang sama dalam menggunakan kekerasan demi mencapai tujuan.
Sering terjadi persaingan dagang yg tidak sehat dalam mencari uang di masyarakat kita, padahal ga usah takut, rejeki sudah ada yg atur, endingnya malah tertangkap kan ‼️
Penyaluran bantuan dari Penggalangan dana rekan-rekan sedang menuju lokasi. Terimakasih yang tiada hentinya untuk kalian semua🙏
*Untuk struk pembelian kami lampirkan di komen bawah
The 50-year-old man, Sudrajat, recounts how he was mistreated by the two officers who accused him of selling unsafe ice treats:
“They (the officers) bought es hunkwe (‘es gabus’) and said, ‘Hey, bang, buy four.’ Then they stomped on the ice and threw it at me. I was punched and