Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile
Agung prihatna

@agung_prihatna

Index Indonesia. Pollsters. Numbers, Sharing Knowledge

ID: 207904515

calendar_today26-10-2010 08:10:05

2,2K Tweet

345 Takipçi

466 Takip Edilen

Hilmi Firdausi (@hilmi28) 's Twitter Profile Photo

Anak saya pingin masuk UI ikut abinya. Pingin kuliah sampe jadi doktor juga. Tapi keinginan mereka seperti terpatahkan ketika melihat video pidato Presiden yg mengatakan ada menteri yg juga ketua umum Partai, tapi kuliah di kampus yg ga ada di google dan sama sekali ga bisa

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Kalau anggota DPRD 40 orang misalnya. Cabup/Cawalkot siapkan 25 M utk 25 anggota, plus 2 M utk ketua partai tkt Kab/Kota 3 M ketua partai tkt provinsi dan 5 M Dpp. Tetap 35 M habis. Sedikit org menikmatinya. Kalo menang tetap kurang semangat.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Ini bagian dari teknik marketing ide Pilkada oleh DPRD. Orang2 hebat dan ternama diminta bicara untuk membentuk opini publik. Tokoh politik sampai tokoh agama didaulat bicara.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Tokoh sekaliber ini juga dipancing bicara. Framingnya jelas pilkada langsung buruk. Petugas komunikasi penguasa sudah bekerja. Cair deh.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Yang bicara Pilkada langsung banyak mudaratnya, saya pastikan dia cuma baca berita ala kadaranya. Pilkada langsung membuat jalan2 mulus di desa2, dan banyak bantuan ke rakyat. Karena kepala daerah fokus cari muka ke rakyat.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Bagi anda yang waktu S1 lulus Sipenmaru atau UMPTN atau istilah lain untuk masuk perguruan tinggi negri tidak usah terlalu bangga. Bangsa ini diatur bukan oleh kalian. Sepandai apapun, kalian hanya jadi tim hore. Coba cek pendidikan Presiden, Wapres dan Ketum2 Partai.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Dari Presiden, Wapres dan ketum2 parpol, hanya Muhaimin Iskandar dan Anas Urbaningrum yang waktu S1 lulus Sipenmaru/UMPTN. Muhaimin UGM dan Anas Unair.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Tapi harus diakui mereka yang lulus jalur Sipenmaru, UMPTN atau sejenisnya adalah putra putri terbaik karena tes-nya sulit dan tidak mungkin pakai ordal. Sebagian mereka yang aktif organisasi terasah pengetahuan sosial, politik, demokrasi dan HAM.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Ini riwayat pendidikan sarjana pemimpin politik kita. Prabowo (Presiden/Ketum Gerindra) Akademi Militer. Gibran (Wapres) berijazah Management Development Institute of Singapore (kalau di Indonesia sama seperti sekolah manajemen PPM, sekolahnya di bundaran Patung Pak Tani).

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Muhaminin Iskandar, Ketum PKB, UGM. Megawati, Ketum PDIP, pernah kuliah di Unpad (tidak lulus). Bahlil Lahadalia, Ketum Golkar, STIE Port Numbay Jayapura. Surya Paloh, Ketum NasDem, Universitas Islam Sumatera Utara. Iqbal Said, Ketum Partai Buruh, Politeknik UI.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Anis Matta, Ketum Partai Gelora, Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta. Ahmad Heryawan, Plt Presiden PKS, LIPIA Jakarta. Osman Sapta, Ketum Hanura, Univ. Ibnu Khaldun. Zulkifli Hasan, Ketum PAN, Univ. Krisnadwipayana. Fahri Bachmid, Ketum PBB, UMI Makassar.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Agus H. Yudhoyono, Ketum Partai Demokrat, Akademi Militer. Kaesang Pangarep, Ketum PSI, Singapore University of Social Science. Harry Tanoe, Ketum Perindo, Carleton University Kanada. Muhammad Mardiono, Ketum PPP, SLTA di Yogyakarta. Ridho Rahmadi, Ketum Partai Ummat, UII Yogya.

Agung prihatna (@agung_prihatna) 's Twitter Profile Photo

Hai orang-orang pinter yang pernah lulus test PTN dan selesai dengan predikat cumlaude, masuklah ke partai politik. Jangan justru alergi politik. Karena pada akhirnya partai politik yang mengatur kita semua. Kalau tidak kalian jadi tim hore.