[♉] (@aldy_angga) 's Twitter Profile
[♉]

@aldy_angga

• Love radically - Live sympathetically - Judge slowly •

ID: 56742689

calendar_today14-07-2009 16:35:58

35,35K Tweet

768 Takipçi

335 Takip Edilen

Semesta Sains (@semestasains) 's Twitter Profile Photo

Keindahan Transit Venus saat Matahari terbenam, 5 Juni 2012. Transit (Astronomi) adalah saat objek yg lebih kecil berada diantara objek yg lebih besar dan pengamat. 🔭: Hang Yourtevels via astro_taner.

Jalaluddin Rumi (@ruminstitute) 's Twitter Profile Photo

Larilah dari hal-hal yang membuatmu nyaman. Lupakan hal-hal yang membuatmu aman, Hiduplah saat kamu takut untuk hidup. Rusaklah reputasimu. Jadilah terkenal karena keburukanmu. Aku sudah lama mencoba bersikap bijaksana. Mulai saat ini aku akan gila

sumantri suwarno (@mantriss) 's Twitter Profile Photo

Orang Islam boleh shalat di mana saja, termasuk bundaran HI. Sebagian yang non muslim -- bahkan sembahyang di rumah ibadahnya pun dilarang.

Ivan Lanin (@ivanlanin) 's Twitter Profile Photo

Kata seperti "bapak", "ibu", "mas", dan "mbak" yang dipakai dalam penyapaan atau pengacuan diawali huruf kapital, baik ketika diikuti nama maupun tidak. Contoh: - Selamat pagi, pak. ❌ - Apa kabar, pak Eko? ❌ - Silakan, Pak. ✔️ - Masuk, Pak Eko. ✔️

kristiadipr (@romokristiadipr) 's Twitter Profile Photo

Ucapan selamat dari Buya Syafii Maarif untuk Mgr Haryo yang terpilih sebagai Kardinal baru. Terimakasih, Buya. Tabik. 🙏🙏🙏. #KardinalBaru Komunitas Katolik Garis Lucu

M (@nkri__1) 's Twitter Profile Photo

Penduduk Yaman: Jika Bendera Hitam Mulai Tersebar di Negara Kalian, Pertanda Awal Semua Kekacauan muslimoderat.net/2018/10/pendud…

Azmi Abubakar (@azmiabubakar12) 's Twitter Profile Photo

"Untuk Papua beliau ibarat Merah Putih yang selalu berkibar." Dokter Lie Tek Bie Dharmawan mendatangi pasiennya di tempat2 tak terjangkau peralatan medis dan mengobatinya secara gratis. Lie menjual rumahnya sbg modal awal membuat R.S. Apung, yang beroperasi di Indonesia Timur.

"Untuk Papua beliau ibarat Merah Putih yang selalu berkibar."

Dokter Lie Tek Bie Dharmawan mendatangi pasiennya di tempat2 tak terjangkau peralatan medis dan mengobatinya secara gratis.

Lie menjual rumahnya sbg modal awal membuat R.S. Apung, yang beroperasi di Indonesia Timur.