a concerned citizen 🇮🇩🇮🇩 (@widiatis279) 's Twitter Profile
a concerned citizen 🇮🇩🇮🇩

@widiatis279

Warga biasa yg ingin negara ini dipimpin oleh orang2 baik yg amanah, kerja nyata dan jujur....😘😘

ID: 831537612141703172

calendar_today14-02-2017 16:16:30

86,86K Tweet

918 Takipçi

729 Takip Edilen

Dede Budhyarto (@kangdede78) 's Twitter Profile Photo

Video lawas ini muncul lagi karena faktanya jelas: ijazah itu ada, autentik, dan sudah pernah diperlihatkan sejak dulu. Fitnah boleh diproduksi berkali-kali, tapi kebenaran tidak berubah hanya karena ada yg tak suka.

Dedy Nur (@dedynurpalakka) 's Twitter Profile Photo

Biasanya bencana itu menyatukan, menguatkan solidaritas kebangsaan. Tapi ada saja orang-orangan yang suka bermain atau bahkan menuding sana sini, naik atas panggung mainkan rumus pecah belah. Aktivitas seperti itu jelas tidak baik. Yang baik adalah berfokus memberi bantuan

Vëe Kyoshi🀄 (@xquitavee) 's Twitter Profile Photo

Itulah gara gara selalu serang pak Joko Widodo masalah Bandara Khusus IMIP Akhirnya terkuak kerjasama Pendirian Kawasan IMIP itu era Pepo 😂😂 lagian Bandara IMIP bukan Bandara ilegal dan tidak ada penerbangan ke atau dari luar negeri Suka jd mendadak begok kalo soal umbar hoax

Itulah gara gara selalu serang pak <a href="/jokowi/">Joko Widodo</a> masalah Bandara Khusus IMIP 

Akhirnya terkuak kerjasama Pendirian Kawasan IMIP itu era Pepo 😂😂 lagian Bandara IMIP bukan Bandara ilegal dan tidak ada penerbangan ke atau dari luar negeri 

Suka jd mendadak begok kalo soal umbar hoax
D4NT3 (@g0liath87) 's Twitter Profile Photo

Di jagat media sosial, Pak Jokowi dicaci, dihina, difitnah dijatuhkan. Di dunia nyata beliau duduk santai berbincang hangat dengan Duta Besar Uni Emirat Arab, H.E. Abdulla Salem AlDhaheri, di peringatan Hari Nasional ke-54 UEA. Sebuah kenyataan yang membuka mata...TUHAN MAHA

Vëe Kyoshi🀄 (@xquitavee) 's Twitter Profile Photo

Buzzer banci kaleng kebo lobet selalu menebar kebencian Saat lg musibah pun dia terus buat hoax serang keluarga pak Joko Widodo Cari cuan gini amat emx duit endorse obat pelangsing perut dikit ya 😂😂😂 pantes nya endorse pembalut aje cong

♏💤🇯🇵🅰️🇱🅴❎™️✪ⓃⓀⓇⒾ🇮🇩 (@tham878) 's Twitter Profile Photo

Di otak para pembencinya, Jokowi itu seperti kambing hitam abadi tiap ada masalah, tinggal tunjuk beliau. Mrk bicara tdk pake data, fakta & logika pokoknya Pak Jokowi wajib salah.

Dede Budhyarto (@kangdede78) 's Twitter Profile Photo

Tetap semangat Pak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution Lima hari tidak pulang & tetap berada di titik bencana adalah bentuk dedikasi yg tidak semua orang mampu lakukan. Melihat langsung kondisi warga yg terdampak banjir & longsor memang tidak mudah—ada duka, kepedihan, dan

Tekarok 007 (@tekarok007) 's Twitter Profile Photo

Mereka sudah lelah, mau bikin narasi Pemerintah tidak peduli kepada Sumatra gagal terus. Akhirnya hal-hal kecil seperti ini pun diributin. Mereka maunya bantuannya polosan tidak ada stempel apapun, jadi mau dikorupsi gampang, mau di buat narasi itu bukan bantuan dari presiden

Dede Budhyarto (@kangdede78) 's Twitter Profile Photo

Instruksi Presiden Prabowo Subianto jelas: tidak boleh ada daerah yg terputus. Karena itu truk BBM, logistik, dan alat berat dipaksa menembus jalur darat yg masih digenangi banjir menuju Aceh Tamiang. Negara harus hadir, bahkan ketika jalannya separuh hilang. Bencana besar butuh respon

Sigit Widodo (@sigitwid) 's Twitter Profile Photo

Banyak yang bertanya mengapa bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera tidak ditetapkan sebagai bencana nasional. Agar yang bertanya bisa tercerahkan, saya sarankan untuk membaca informasi ini. 🙏

#99 (@partaisocmed) 's Twitter Profile Photo

29 Mei 2006 terjadi awal luapan lumpur Lapindo. Aburizal Bakrie yg saat itu menjadi Menko Kesra lalu jadi Ketum Golkar menggerakkan kader2nya di DPR utk memaksa pemerintah SBY agar kejadian itu dijadikan Bencana Nasional. Dgn begitu perusahaannya tdk harus bertanggungjawab penuh

29 Mei 2006 terjadi awal luapan lumpur Lapindo. Aburizal Bakrie yg saat itu menjadi Menko Kesra lalu jadi Ketum Golkar menggerakkan kader2nya di DPR utk memaksa pemerintah SBY agar kejadian itu dijadikan Bencana Nasional. Dgn begitu perusahaannya tdk harus bertanggungjawab penuh