Ahli SuFi (@sukafilm5) 's Twitter Profile
Ahli SuFi

@sukafilm5

hanya sebatas suka film

ID: 1287900937923645440

calendar_today28-07-2020 00:01:51

2,2K Tweet

28 Followers

49 Following

Ahli SuFi (@sukafilm5) 's Twitter Profile Photo

Sungguh suatu tindakan yang tidak bijak dari pak RT. Mohon maaf buat rekan2 Katolik. Mohon maaf, masih ada umat kami yg tidak bisa menerapkan ajaran rahmat dan toleransi beragama. Sepakat, para provokator dan pelaku penusukan untuk ditindak pidana.

Ahli SuFi (@sukafilm5) 's Twitter Profile Photo

Basis penelitian ttg spektrum seksual juga self report, hasilnya tetep konstruksi sosial. Tidak bisa digeneralisir. Beda kultur akan beda hasilnya.

Penerka Mimpi (@fiatsawala) 's Twitter Profile Photo

miw. Jangan sampai kejadian barat di sana juga terjadi di indo, kaum kelamin jadi-jadian memicu banyak masalah kaya kekerasan seksual, ingat, orang yang mengaku trans puan pun bisa mengaku lesb*

<a href="/lilaccountz/">miw.</a> Jangan sampai kejadian barat di sana juga terjadi di indo, kaum kelamin jadi-jadian memicu banyak masalah kaya kekerasan seksual, ingat, orang yang mengaku trans puan pun bisa mengaku lesb*
Ahli SuFi (@sukafilm5) 's Twitter Profile Photo

Ada yang unik ttg nama Jawa ini. Ada satu nama yg di Jawa banyak digunakan laki2 tapi jadi Perempuan saat di Indonesia-kan. Ada yang tahu?

RIZ (@rizkidwika) 's Twitter Profile Photo

Assalamualaikum pemirsa !nsert Bosen sama yang santen-santen? BERTEMU LAGI DALAM AJANG METGALA MOSLEM #LEBARANARTIS 1446 H!!!! Inilah kurasi fesyen keluarga selebritas Indonesia di kala Hari Raya #Lebaran 2025✨ — a thread —

Ahli SuFi (@sukafilm5) 's Twitter Profile Photo

Nggak tahu apa sudah ada yg bilang. Tapi, gini pak. Anda bilang "Orang Miskin karena malas" namun argumen yg anda berikan lebihbtepat kalau simpulannya adalah "orang malas menyebabkan miskin". Mirip, tapi maknanya berbeda sama sekali. Semoga paham.

Ahli SuFi (@sukafilm5) 's Twitter Profile Photo

Yg masih menjadi masalah adalah, standar lulusan yg dipakai masih sama antara sekolah unggulan dan non unggulan. Kalau sekolah unggulan seharusnya standar lulusan yang digunakan berbeda dg standar nasional. Dengan demikian PBM-nya juga harus lebih advance.