Kenny Farisan Badri (@kenny_badri) 's Twitter Profile
Kenny Farisan Badri

@kenny_badri

Hatinya tertutup, celananya terbuka.

ID: 368001087

calendar_today04-09-2011 22:43:10

9,9K Tweet

211 Followers

235 Following

Kompas.com (@kompascom) 's Twitter Profile Photo

PT KAI Commuter memperbolehkan penumpang berbuka puasa di dalam kereta selama bulan Ramadhan. ~LL #KRL #BukaPuasa #Ramadhan megapolitan.kompas.com/read/2025/03/0…

Hallo nder🍉 || #TolakRUUTNI (@guemaungeluh) 's Twitter Profile Photo

kawan kawan, biar aku jelasin secara singkat kenapa KITA PERLU MENOLAK revisi UU TNI ini. kalau kalian kenal sejarah reformasi 98, salah satu amanat reformasi 98 adalah MEMISAHKAN ruang lingkup militer dengan sipil. antara tentara dengan kita, rakyat. kenapa harus dipisahin?

kawan kawan, biar aku jelasin secara singkat kenapa KITA PERLU MENOLAK revisi UU TNI ini. kalau kalian kenal sejarah reformasi 98, salah satu amanat reformasi 98 adalah MEMISAHKAN ruang lingkup militer dengan sipil. antara tentara dengan kita, rakyat. kenapa harus dipisahin?
Kompas.com (@kompascom) 's Twitter Profile Photo

Kantor Tempo mendapatkan kiriman kepala babi dengan kondisi kedua telinganya sudah terpotong | #Tempo #KepalaBabi megapolitan.kompas.com/read/2025/03/2…

Kompas.com (@kompascom) 's Twitter Profile Photo

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dituntut untuk menyampaikan permintaan maaf karena menyebut tidak ada pemerkosaan massal pada kerusuhan Mei 1998. / #FadliZon #Mei1998 nasional.kompas.com/read/2025/06/1…

zhil (@zhil_arf) 's Twitter Profile Photo

Pada Maret dan April 1980, Soeharto melakukan aksi menggegerkan. Di depan pimpinan ABRI, Soeharto tiba-tiba meracau seperti penjahat super yang bermonolog di film kartun. Dalam monolog itu, Soeharto mengancam akan menculik dan membunuh anggota DPR/MPR yang berani menentangnya.

Pada Maret dan April 1980, Soeharto melakukan aksi menggegerkan.

Di depan pimpinan ABRI, Soeharto tiba-tiba meracau seperti penjahat super yang bermonolog di film kartun.

Dalam monolog itu, Soeharto mengancam akan menculik dan membunuh anggota DPR/MPR yang berani menentangnya.