Abdul (@farhan2humanity) 's Twitter Profile
Abdul

@farhan2humanity

Hanya Seorang Cisgay (He/Him) Muslim Kabupaten | 🇮🇩 🏳️‍🌈 | Guru Bahasa | Buzzer Kemanusiaan | Bingung nemu cisgay muslim? Baca artikel di bawah ini 👇🏽

ID: 1627630848769142787

linkhttps://www.mpvusa.org/sexual-diversity calendar_today20-02-2023 11:27:06

29,29K Tweet

626 Followers

336 Following

Sophie Molly 🏳️‍🌈🏳️‍⚧️ (@sophiemolly_off) 's Twitter Profile Photo

Calling a trans woman a man/male is transphobic. Calling a trans man a woman/female is transphobic. Calling a non-binary individual by their birth sex is transphobic.

Boze the Library Owl 😴🧙‍♀️ (@sketchesbyboze) 's Twitter Profile Photo

People are reading AI-generated synopses of books and then claiming they read 100 books in a book. This is how the abolition of books began in Fahrenheit 451: classics were condensed into five-minute summaries for those too busy to do the reading. Later came the burnings.

konsonan langit ultrasfeng (@granatvietcong) 's Twitter Profile Photo

Kartini tuh feminis yang sangat radikal, sekuler, dan sosialis. gua kesel sama pemerintah indonesia yang framing kartini jadi tradwife jawa ningrat yang kebetulan pro pendidikan perempuan. Ide-ide Kartini jauh lebih tajam daripada itu.

🅲🅷🆄🅲🅺 (@benigma2017) 's Twitter Profile Photo

Every time you read about a billionaire making a "donation" remember that if they just paid their fair share of taxes we wouldn't need their narcissistic handouts.

Steph Richards: (She/her) - Say NO to hate. (@pompeysteph) 's Twitter Profile Photo

Actually, the deputy prime minister of Belgium is a trans woman. Most processors in YOUR mobile phone are designed by a trans woman, and the Stonewall uprising was led by trans women. Most women realise that those achievements are pretty remarkable.

Dewi N. Sutrisno (@dewisutrisno_) 's Twitter Profile Photo

If we’re talking about “bubur diaduk or tidak diaduk”, then yes. But if we’re talking about being NEUTRAL on Palestine or any form of injustice in this country, then absolutely not. I want your “keberpihakan”.

izzy (@vngnc) 's Twitter Profile Photo

probably an unpopular take: "indonesian" animation films should not be obliged to make it all about our nationality, medieval stories, and things that were taught in history class.

konsonan langit ultrasfeng (@granatvietcong) 's Twitter Profile Photo

ini kutipan dari Habis Gelap Terbitlah Terang. Kalo gue ngetwit “nikah dibilang azab juga masih terlalu halus. pernikahan cuma memenuhi keperluan laki laki saja dengan penderitaan perempuan”, dengan standar jaman sekarang gue pasti masih dikatain liberal westernized 😹

ini kutipan dari Habis Gelap Terbitlah Terang. 

Kalo gue ngetwit “nikah dibilang azab juga masih terlalu halus. pernikahan cuma memenuhi keperluan laki laki saja dengan penderitaan perempuan”, dengan standar jaman sekarang gue pasti masih dikatain liberal westernized 😹
konsonan langit ultrasfeng (@granatvietcong) 's Twitter Profile Photo

TO BE FAIR buku kartini (habis gelap terbitlah terang) tuh bukan manifesto politik atau nonfiksi seperti buku feminis kebanyakan. jangan expect isinya kayak buku simone de beauvoir. buku kartini lebih mirip diary Anne Frank. isinya curhatan personal yang tertuang dalam surat

konsonan langit ultrasfeng (@granatvietcong) 's Twitter Profile Photo

kartini gak eksplisit nyebut istilah “feminis” “sosialis” “sekuler” tapi kenapa gue bisa bilang demikian? krn buah pikir kartini tuh dipengaruhi buku” yang eksplisit judulnya “perempuan sosialis”, dll. selain itu juga ya isi curhatan kartini memang align dgn ideologi” ini.

Abdul (@farhan2humanity) 's Twitter Profile Photo

Ni orang kritis cuman karena mau jualan doang emg, bukan karena peduli kemaslahatan atau kebebasan SEMUA masyarakat. Liat aja bentuk kritikannya. Sekalinya berhadapan dgn isu kelompok yg beneran tertindas d Indonesia, diem melompong atau bahkan jadi bagian dr permasalahannya. .

Abdul (@farhan2humanity) 's Twitter Profile Photo

Sains di kita tu tools bkn worldview. Tu posisi yg fair2 ja sebenarnya, toh hasil penemuan sains bkln digunakan as tool jg cuman karenanya, ia berkorelasi dgn nihilnya penciptaan tools itu sendiri, gk inovatif karena jrg dipikirin, palagi jd falsafah tindak-tutur-pikir kita. .

konsonan langit ultrasfeng (@granatvietcong) 's Twitter Profile Photo

walah rame, nitip pesen satu: sempetin baca buku tokoh sejarah. sekolah cuma ngajarin versi bosenin dan ga akurat demi kepentingan politis. baca buku yang langsung ditulis figur tsb. tulisan asli kartini, soekarno, hatta, dll. apalagi skrg negara mau menulis ulang sejarah 🙏

konsonan langit ultrasfeng (@granatvietcong) 's Twitter Profile Photo

TRUST ME baca buku mereka rasanya ga kaya belajar pkn yang poinnya repetitif dan itu-itu aja. banyak bgt insight yang beneran bikin gue melihat negara ini dari perspektif yang sangat berbeda. dan biar ga gampang dibegoin juga sama politisi 😇 nyarinya dmn?shopee / Minke Akik .

Mikael Dewabrata 📊 (@mikaeldewabrata) 's Twitter Profile Photo

Jika sudah niat cari kerja di luar negeri, harus extra hati-hati. Riset yang dalam. Lihat reputasi perusahaannya. Cek proses visa atau work permit. Kalau misalnya lewat agen, cek juga kredibilitas mereka. Dan, jauh-jauh deh buat kerja di negara2 trtntu. 🇰🇭.

Jika sudah niat cari kerja di luar negeri, harus extra hati-hati.

Riset yang dalam.

Lihat reputasi perusahaannya. Cek proses visa atau work permit. Kalau misalnya lewat agen, cek juga kredibilitas mereka.

Dan, jauh-jauh deh buat kerja di negara2 trtntu. 🇰🇭.
Abdul (@farhan2humanity) 's Twitter Profile Photo

Terutama soal LGBT. Isu ini suka banget jadi pengecualian di setiap diskursus ini. Anti penindas tapi netral thdp/jadi penindas itu sendiri kalau isunya LGBT.