Maverich (@erichermansyah) 's Twitter Profile
Maverich

@erichermansyah

Longarts

ID: 112680692

calendar_today09-02-2010 10:22:40

12,12K Tweet

496 Followers

615 Following

Maverich (@erichermansyah) 's Twitter Profile Photo

Saya kayaknya kebanyakan mengerjakan pedoman gender perempuan, tapi jadinya 2 anak laki-laki 😅 Alias kalau mau pasti jenis kelamin nya, ya pakai bayi tabung.

Maverich (@erichermansyah) 's Twitter Profile Photo

Emang udah benar, kalau ke tempat umum keramaian dan ruang tertutup seperti mal atau transum, untuk orang rentan seperti ibu hamil, lansia, atau anak2, sebaiknya pakai masker. Kita nggak pernah tahu kalau ada orang goblok yang bawa penyakit menular seenaknya nggak pakai masker.

Ivan S Jayawan, PhD (@ivanjayawan) 's Twitter Profile Photo

"Tubuh kita diberikan sistem imun yg kuat oleh Tuhan" Kata kuncinya di sini adalah SISTEM IMUN YANG KUAT Sementara itu measles dapat menyebabkan kondisi "immune amnesia" dimana virus campak menyerang dan menyebabkan sistem imunitas kita terganggu hms.harvard.edu/news/inside-im…

Ivan S Jayawan, PhD (@ivanjayawan) 's Twitter Profile Photo

Jadi gini, kalo ditanya bagaimana dengan efek samping dari vaksin MMR? Oke, yuk kita bahas Mendapatkan imunitas measles tapi kena efek samping vaksin MMR vs. Mendapatkan imunitas secara natural dengan terjangkit campak

Jadi gini, kalo ditanya bagaimana dengan efek samping dari vaksin MMR?

Oke, yuk kita bahas

Mendapatkan imunitas measles tapi kena efek samping vaksin MMR
vs.
Mendapatkan imunitas secara natural dengan terjangkit campak
Tubagus Siswadi W (@tb_siswadi) 's Twitter Profile Photo

"Dok, kenapa komposisi vaksin dirahasiakan? Pasti ada zat berbahaya buat depopulasi (pengurangan penduduk) dunia kan! Terus kenapa banyak anak tiba-tiba autis/kejang habis divaksin?!" Tarik napas panjang. Tuduhan ini ngerinya luar biasa, tapi dasar logikanya sangat rapuh. Mari

Ivan S Jayawan, PhD (@ivanjayawan) 's Twitter Profile Photo

"Badan ya badan gw, anak ya anak gw, suka-suka gw donk mau vaksin / engga, kenapa lu yg sewot?" Ini tentunya sering kita dengar ya akhir2 ini, tapi tahu gak pola pikir seperti ini dari segi kesehatan publik ini sebenarnya egois & berbahaya? Loh kenapa?