Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile
Calista

@calista_1212

ID: 1186544112754757632

calendar_today22-10-2019 07:25:52

14,14K Tweet

5,5K Takipçi

1,1K Takip Edilen

Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Hai.... Lama aku tak menyapamu Bukan karena aku lupa kamu Hanya tidak tahu pintu mana yang harus aku ketuk untuk menemukanmu ——

Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Sebelum aku berjarak denganmu, hujan hanya sebatas air langit, senja hanya sebatas matahari yang tergelincir, dan rembulan hanya sebatas pemanis dikala gelap. ——

Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Fajar melahap rakus gelap Menyisakan gurat rindu Menjalar akar di sepanjang nadi Meski riuh coba mengecoh Sibuk berusaha mengambil alih Detak jantung mencengkram kuat Tak suka kesayangan direnggut Mesik yang tersisa hanya sebuah nama Hatiku tak main-main—ketika jatuh cinta

Fajar melahap rakus gelap
Menyisakan gurat rindu
Menjalar akar di sepanjang nadi
Meski riuh coba mengecoh
Sibuk berusaha mengambil alih
Detak jantung mencengkram kuat
Tak suka kesayangan direnggut
Mesik yang tersisa hanya sebuah nama

Hatiku tak main-main—ketika jatuh cinta
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

manyar Terdapat celah antara langit dan bumi Tempat bertemu doaku dan sujudmu Teruji hati yang meletakkan asa di kaki langit Tertuai janji yang dirawat setia Termanis buah yang dipetik dari kesabaran Teramat rindu aku Terlampau dalam menghayati kamu ——

<a href="/Magnoolia02/">manyar</a> Terdapat celah antara langit dan bumi
Tempat bertemu doaku dan sujudmu
Teruji hati yang meletakkan asa di kaki langit
Tertuai janji yang dirawat setia
Termanis buah yang dipetik dari kesabaran

Teramat rindu aku
Terlampau dalam menghayati kamu
——
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Malam menyentuh kulitku Sunyi membelai rambutku Namun tak kunjung kantuk menyapa mataku Sedang ragaku telah berjubah lelah Dan kepalaku bermahkota penat Sungguh aku ingin lelap Ditimang nyenyak hingga pagi mengunjungiku ——

Malam menyentuh kulitku
Sunyi membelai rambutku
Namun tak kunjung kantuk menyapa mataku
Sedang ragaku telah berjubah lelah
Dan kepalaku bermahkota penat

Sungguh aku ingin lelap
Ditimang nyenyak hingga pagi mengunjungiku
——
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Mendung menggantung di langit senja Belum menangis hanya bermuka suram Dan inilah hal terkonyolku; Aku merayu langit agar tetap jingga Kemudian terbakar aku Sebab inginku tak di-indahkan Murung aku semalam-malaman Seolah langit begitu kejam membuang jingga dari ujung jubahnya —

Mendung menggantung di langit senja
Belum menangis hanya bermuka suram
Dan inilah hal terkonyolku;
Aku merayu langit agar tetap jingga
Kemudian terbakar aku
Sebab inginku tak di-indahkan

Murung aku semalam-malaman
Seolah langit begitu kejam membuang jingga dari ujung jubahnya
—
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Waktu mengusangkan peristiwa Menjadi serpihan yang lambat-laun samar Namun kamu masih di sini —hatiku tetap bergetar saat mengingat namamu Aku berdiri di puncak rindu ——

Waktu mengusangkan peristiwa
Menjadi serpihan yang lambat-laun samar
Namun kamu masih di sini
—hatiku tetap bergetar saat mengingat namamu

Aku berdiri di puncak rindu
——
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Semesta begitu dingin menulis hari yang berbelum terlangkahi, bahkan akhir pun ada dalam tintanya. Tanpa mencegah, tanpa menghalangi dan tak juga melebihkan hiasan. Tepat setelah dilahirkan, kematian pun sudah dituliskan. ——

Semesta begitu dingin menulis hari yang berbelum terlangkahi, bahkan akhir pun ada dalam tintanya. Tanpa mencegah, tanpa menghalangi dan tak juga melebihkan hiasan.

Tepat setelah dilahirkan, kematian pun sudah dituliskan.
——
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Embun di ujung ilalang Semburat jingga sebelum fajar menetas Elok pagi yang dirangkum oleh sejuk Berbisik sebuah bait di antara kicau burung Aku dan rindu Padamu Satu waktu, di antara tak terhingga–ku ———

Embun di ujung ilalang
Semburat jingga sebelum fajar menetas
Elok pagi yang dirangkum oleh sejuk
Berbisik sebuah bait di antara kicau burung

Aku dan rindu
Padamu

Satu waktu, di antara tak terhingga–ku
———
👀Raga ku Nurmansya♓ (@irwannurmansya7) 's Twitter Profile Photo

Calista Rinduku ... Pada hati sang BAJA... Semburat ego tak menepi... Engkau kah tanya yg kan kembali atau dengan hati yg tlah tebagi.... Kan ku hadapi rindu mu walau dalam kias senja atau pagi..

Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

__Bahkan ketika aku berdiri di puncak kesedihan, kekacauan dan kerapuhan—aku masih punya tempat untuk menyisipkan namamu di sela-sela doa dan air mata. ——

__Bahkan ketika aku berdiri di puncak kesedihan, kekacauan dan kerapuhan—aku masih punya tempat untuk menyisipkan namamu di sela-sela doa dan air mata.
——
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Merayap hitam diantar lembayung Angin berlari kecil menapak di dedaunan Mataku mengais sisa-sisa cahaya Melahirkan kerumunan aksara di kepalaku Dan yang paling ribut adalah "aku rindu" ———

Merayap hitam diantar lembayung
Angin berlari kecil menapak di dedaunan
Mataku mengais sisa-sisa cahaya
Melahirkan kerumunan aksara di kepalaku
Dan yang paling ribut adalah "aku rindu"
———
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Kamu adalah bagian lembut dari kesibukan hari-hariku Kehangatan dari hal-hal dingin yang menusuk tulangku Ketenangan dari kekacauan yang bersarang di dalam pikiranku Sudut yang riuh ketika kesepian menebar jalanya Kamu adalah kegemaranku beberapa tahun ini—dan tahun berikutnya

Kamu adalah bagian lembut dari kesibukan hari-hariku
Kehangatan dari hal-hal dingin yang menusuk tulangku
Ketenangan dari kekacauan yang bersarang di dalam pikiranku
Sudut yang riuh ketika kesepian menebar jalanya

Kamu adalah kegemaranku beberapa tahun ini—dan tahun berikutnya
Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Aku melukismu setiap hari dengan warna yang baru, dan menggantungnya di dinding hatiku Rindu menjadi jalan yang aku tempuh setiap hari, dan aku selalu berakhir di tempat yang sama ——

Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Dan, jika rindu ini aku ungkapkan dengan kesedihan Maka jangan dengarkan keluhannya sebagai kelemahan Sebaliknya, jadikan perasaannya sebagai pelipur Ketika dunia mengkhianatimu ——

Calista (@calista_1212) 's Twitter Profile Photo

Aku melihat ke belakang Heranlah aku tentang yang telah lalu Nyata aku bisa melewatinya Aku menatap ke depan Tentang terjal, aku mengakuinya Tapi aku percaya di sela-selanya ada lapang Aku bisa mendirikan tenda dan beristirahat sejenak Untuk semuanya, aku puas dengan Tuhanku

Aku melihat ke belakang
Heranlah aku tentang yang telah lalu
Nyata aku bisa melewatinya
Aku menatap ke depan
Tentang terjal, aku mengakuinya
Tapi aku percaya di sela-selanya ada lapang
Aku bisa mendirikan tenda dan beristirahat sejenak

Untuk semuanya, aku puas dengan Tuhanku