' (@a1_feri) 's Twitter Profile
'

@a1_feri

ID: 968298100849770497

calendar_today27-02-2018 01:33:52

8,8K Tweet

4,4K Followers

123 Following

BADMINTON INDONESIA (@inabadminton) 's Twitter Profile Photo

Keluarga besar PP PBSI mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya Namrih Suroto hari ini (4/12) di India. Namrih Suroto adalah pelatih yang pernah menjadi bagian dari ganda putri pelatnas. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan

Keluarga besar PP PBSI mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya Namrih Suroto hari ini (4/12) di India.

Namrih Suroto adalah pelatih yang pernah menjadi bagian dari ganda putri pelatnas.

Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan
' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Tentu saja bukan sebuah kebetulan klo Indonesia juga sudah 3x beruntun lolos ke Final Thomas Cup, di ajang yg levelnya lebih tinggi dibandingkan Sea Games. Walaupun kali ini cukup mengejutkan melihat Malaysia tdk berkutik di Final, langsung kalah 3-0, dan semua kalah dg 2 game.

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Dg capaian All Indonesian Final patut diapresiasi, walaupun di Sea Games tentunya blm bisa jd patokan untuk serta merta menembus level top dunia. Tp kedua pemain muda ini memang memberikan harapan untuk regenerasi di MS. Semoga terus berkembang dan dihindarkan dr cedera yg aneh".

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Sabar/Reza ibaratnya vitamin booster untuk team, karena memang rencana awalnya dg menyisipkan pemain muda. Tp kelihatannya ada kekhawatiran target tdk tercapai, dan terutama melihat lawan"nya yg juga full team, akhirnya yg lebih senior dipanggil. Dan ternyata perubahannya sukses.

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Keluarga Popov bisa jd contoh yg unik dan menarik. Pemain yg berasal dr produk kepelatihan keluarganya sendiri, ternyata juga bisa berhasil di level top dunia. Apalagi ini kejadiannya benar" murni dilatih dr sejak kecil hingga sekarang. Sangat jarang terjadi.

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Hal yg patut dibanggakan oleh Chou Tien Chen. Tdk banyak pemain yg bisa bertahan di ranking top dunia di usia 35+, terutama di sektor tunggal. Klo bisa menyebutkan nama juga hanya pemain" legendaris seperti Lin Dan, Lee Chong Wei, Peter Gade saja yg pernah mencapai hal tsb.

BADMINTON INDONESIA (@inabadminton) 's Twitter Profile Photo

Selamat Hari Natal πŸŽ„βœ¨ Semoga damai dan kasih Natal hadir di tengah kita semua, mempererat kebersamaan, dan membawa semangat baru yang penuh harapan πŸ™

Selamat Hari Natal πŸŽ„βœ¨

Semoga damai dan kasih Natal hadir di tengah kita semua, mempererat kebersamaan, dan membawa semangat baru yang penuh harapan πŸ™
' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Untuk ukuran pemain yg ibaratnya sudah setengah pensiun, hanya aktif di kompetisi lokal. Tp permainannya Momota boleh juga, malah kelihatannya lebih bagus dibandingkan saat" terakhir sebelum pensiun dr turnamen bwf, hehe. Apalagi yg dilawan adalah pemain terbaik dunia saat ini.πŸ‘

Untuk ukuran pemain yg ibaratnya sudah setengah pensiun, hanya aktif di kompetisi lokal. Tp permainannya Momota boleh juga, malah kelihatannya lebih bagus dibandingkan saat" terakhir sebelum pensiun dr turnamen bwf, hehe. Apalagi yg dilawan adalah pemain terbaik dunia saat ini.πŸ‘
' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Setidaknya sudah tdk seperti Kluivert yg rekam jejaknya dipertanyakan sejak awal dipilih. Mungkin karena sekarang Dirteknya sudah bekerja, tdk seperti yg lalu mengandalkan Ketum. Awal yg baik. Semoga sukses.

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Netizennya saja yg ramai, padahal pemain"nya malah biasa" saja, mungkin saat sudah selesai juga ketawa" itu di belakang, hehe

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Memang ada benarnya, harus ada "nakalnya" pasangan ini, biar lebih keluar permainannya. Tp sejauh ini sudah sangat bagus. Semoga mereka bisa terus jd dirinya sendiri saja, dan termasuk tahan dg perkataan" yg tdk enak, apalagi klo sedang kalah, pasti akan lebih jahat" lagi itu.

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Turut berbelasungkawa atas berpulangnya Coach Kurniahu, Ayahanda dr Marcus Fernaldi Gideon. Pelatih yg punya dedikasi tinggi untuk Bulu Tangkis Indonesia, dr sejak dulu melatih di PB Tangkas dan hingga akhirnya mendirikan Gideon Badminton Academy. RIP. πŸ™

Turut berbelasungkawa atas berpulangnya Coach Kurniahu, Ayahanda dr Marcus Fernaldi Gideon. Pelatih yg punya dedikasi tinggi untuk Bulu Tangkis Indonesia, dr sejak dulu melatih di PB Tangkas dan hingga akhirnya mendirikan Gideon Badminton Academy. RIP. πŸ™
' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Bagus untuk mencari tantangan dan pengalaman baru. Harry juga sudah cukup lama di Pelatnas dan termasuk ikut mengurus di Exist. Mungkin ke depannya bisa dicari lagi pelatih yg tergolong muda dan dipromosikan untuk melatih di Pelatnas, seperti selayaknya Harry di zaman dulu.

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Bisa dipuji ketahanan mentalnya Ubed. Bermain di kandang lawan, dg intensitas permainan yg tinggi, dan dr game 1 hingga 3 juga hampir selalu tertinggal poinnya, tp tetap terus bisa mengejar dan berakhir dg Juara. πŸ‘πŸ‘

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Klo kalah dg cara seperti ini, pemainnya sedang sakit/cedera, mungkin bisa diwajarkan. Tp klo sebaliknya pemainnya ternyata sehat" saja, tdk terbayang pelatihnya marah" seperti apa itu di belakang. πŸ€”

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Modal ngeyelnya sudah ada pemain yg satu ini. Tp dg posturnya yg terbilang kecil untuk pemain tunggal, termasuk untuk ukuran pemain Indonesia sekalipun. Mungkin kecepatannya memang perlu dipoles lagi agar jd spesialisasinya, benar" harus extraordinary klo ingin di top dunia.

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Jonatan, Alwi, Ubed, Fajar/Fikri, Sabar/Reza. Untuk sementara, komposisi terbaiknya di Thomas Cup adalah seperti ini. Mungkin klo Ginting bisa tambah fit, dia bisa" saja jd cadangan yg berbahaya untuk MS ke-3. Sementara di MD ke-3 jujur saja blur klo melihat performa di BATC.

' (@a1_feri) 's Twitter Profile Photo

Terlalu dramatis Final Piala Asia Futsal, sudah luar biasa perjuangannya Indonesia. Saya yg tdk terlalu mengerti Futsal saja ikut lemas setelah selesai, karena adrenalinnya terpacu terus. Tp Iran ini memang keseringan Juara, kelihatan selebrasinya tergolong biasa" saja, hehe.